Jum10Mei201916:26

Tips Pencegahan Serta Pengobatan Penyakit Sifilis

Pengobatan penyakit sifilis dilakukan oleh dokter bergantung pada tahapan yang dialami penderitanya. Sifilis atau biasa disebut dengan raja singa ini merupakan salah satu penyakit menular seksual. Penyakit ini bisa diderita oleh pria maupun wanita yang aktif secara seksual. Penyebab utama munculnya penyakit sifilis pada seseorang adalah bakteri bernama Treponema pallidum.
pengobatan penyakit sifilis
pengobatan penyakit sifilis

Gejala yang Ditimbulkan Akibat Infeksi Sifilis

Penyakit sifilis dapat dibedakan menjadi tiga tahap dengan gejala yang bervariasi. Tahapan penyakit ada yang menular, seperti fase primer, sekunder, dan terkadang fase laten awal. Fase terakhir atau tersier tidak menular, namun merupakan gejala yang paling berbahaya. Beberapa gejala sifilis berdasarkan tahapan yang dialami, adalah sebagai berikut:



• Sifilis primer, biasanya ditandai dengan munculnya lesi atau luka berbentuk seperti gigitan serangga di organ kelamin dan dalam atau sekitar mulut.
 
• Sifilis sekunder, akan memunculkan beberapa gejala berupa ruam merah pada telapak, demam, menurunnya nafsu makan, radang tenggorokan, dan kutil kelamin.
 
• Sifilis laten, umumnya tidak menunjukkan gejala apapun selama dua tahun, namun akan berlanjut pada tahap yang paling serius atau berbahaya.
 
• Sifilis tersier, biasanya akan berdampak serius pada tubuh seperti kelumpuhan, kebutaan, demensia, masalah pendengaran, impotensi, hingga kematian.
 
Penyakit sifilis paling mudah menular ketika berada di tahap primer dan sekunder. Karena itu, pengobatan penyakit sifilis harus segera dilakukan guna memastikan diagnosis yang lebih tepat. Semakin cepat pengobatan penyakit sifilis dilakukan, maka kemungkinan perkembangan bakteri juga semakin kecil.


Apa Saja Pengobatan Tepat Pada Penyakit Sifilis?

Sebelum pengobatan penyakit sifilis dilakukan, dokter akan mendiagnosis kondisi penderita berdasarkan sejarah medis dan pemeriksaan tubuh. Untuk mendapatkan hasil diagnosis yang lebih tepat, tes darah diperlukan guna menentukan apakah terdapat antibodi untuk melawan infeksi dalam darah. Pengobatan penyakit sifilis sangat mudah dilakukan karena hanya menggunakan obat antibiotik untuk meredakan gejalanya.
 
Bagi penderita sifilis tahap primer dan sekunder, pengobatan penyakit sifilis dengan antibiotik diberikan melalui suntikan atau injeksi selama kurang lebih 14 hari. Sementara untuk sifilis laten dan tersier perlu penambahan dosis serta memakan waktu yang lebih lama. Selama masa perawatan, penderita disarankan untuk tidak melakukan hubungan seksual hingga infeksi dipastikan sembuh total. Beberapa cara mencegah penularan penyakit sifilis, antara lain:
 
• Tidak bergonta ganti pasangan atau setia pada satu pasangan saja.
• Hindari minuman yang mengandung alkohol dan obat-obatan terlarang.
• Hentikan segala aktivitas seksual dalam jangka waktu yang lama.
• Cuci tangan sesering mungkin untuk menghindari penyebaran infeksi.
• Gunakan pelindung atau kondom ketika melakukan hubungan intim.
• Bicarakan secara terbuka mengenai riwayat seksual dengan pasangan.
• Periksakan diri Anda dan pasangan jika terinfeksi penyakit kelamin lain.


Segera Konsultasikan Bersama Klinik Utama Sentosa

Pengobatan penyakit sifilis bisa Anda dapatkan setelah berkonsultasi bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin terpercaya di daerah Jakarta. Melakukan penanganan di klinik ini, Anda akan ditangani oleh dokter ahli berpengalaman dengan menggunakan peralatan medis yang canggih serta berteknologi modern.
 
Klinik Utama Sentosa juga memiliki fasilitas unggulan, seperti layanan konsultasi online dan gratis. Melalui konsultasi ini, Anda dapat mengetahui penyebab penyakit secara pasti dan jenis perawatan yang cocok untuk dilakukan. Untuk informasi mengenai penyakit kulit dan kelamin lainnya, segera lakukan konsultasi atau hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878.