Sen28Jan201915:29

Perawatan Pada Ruam Sifilis

Ruam sifilis biasanya muncul setelah penyakit berlanjut pada tahap yang lebih serius. Sifilis atau raja singa merupakan penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri bernama Treponema pallidum. Infeksi bakteri mudah menginfeksi seseorang yang aktif secara seksual dan menyebar karena melakukan hubungan intim tanpa pelindung atau kondom. Hubungan seksual yang menyebabkan penularan penyakit sifilis, dapat berupa oral, anal, maupun vaginal.

ruam sifilis
ruam sifilis

>>>klik untuk konsultasi 24 jam gratis<<<

Bagaimana Dokter Mendiagnosis Sifilis?

Gejala penyakit sifilis muncul secara ringan sehingga banyak penderita yang tidak menyadari telah terinfeksi bakteri. Pada umumnya, gejala dapat dibedakan berdasarkan tahapannya, yakni tahap primer, tahap sekunder, tahap laten, dan tahap tersier. Pada awal infeksi, gejala hanya berupa luka atau tukak hingga ruam sifilis. Namun, jika penyakit dibiarkan akan berlanjut pada tahap yang paling serius, yakni menyebabkan kerusakan pada otak, jantung, pembuluh darah, hati, dan sendi.
 
Karena itu, untuk mengetahui penyakit sifilis lebih mendalam biasanya dokter akan melakukan diagnosis berdasarkan sejarah medis. Pemeriksaan fisik juga bisa dilakukan dengan memperhatikan keadaan beberapa organ tubuh, seperti organ kelamin, mulut, dan anus. Beberapa pemeriksaan atau tes terhadap penyakit sifilis lainnya, antara lain:.


• Pemeriksaan darah

Tes darah atau biasa dikenal dengan VDRL adalah salah satu pemeriksaan yang dilakukan guna menentukan ada tidaknya antibodi di dalam darah. Antibodi merupakan zat yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi terhadap bakteri penyebab ruam sifilis.


• Pemeriksaan cairan luka

Pemeriksaan cairan luka atau tukak pada pasien dilakukan jika sudah berada di tahap primer atau sekunder, yaitu terdapatnya luka. Dokter biasanya mengambil beberapa sampel cairan dari luka penderita sifilis guna mengetahui keberadaan bakteri yang menjadi penyebab penyakit sifilis.


Perawatan Tepat Pada Penyakit Sifilis

Ruam sifilis yang menjadi pertanda gejala dapat disembuhkan jika dilakukan saat infeksi baru masuk pertama kali. Perawatan dini terhadap ruam sifilis sangat penting karena dapat menghindari komplikasi jangka panjang. Bakteri dibiarkan menyebar dapat mengakibatkan kerusakan serius pada organ tubuh hingga akibat fatal, seperti kematian. Karena itu, pada tahap primer, sekunder, atau laten, penderitanya harus diberikan suntikan antibiotik oleh dokter.
 
Sementara pada sifilis tahap tersier suntikan antibiotik diberikan dalam dosis yang lebih banyak dan dilakukan setiap minggunya. Penanganan pada infeksi sifilis bertujuan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada tubuh penderitanya. Namun, umumnya tidak akan mengembalikan kerusakan organ tubuh yang telah terjadi. Selain perawatan bersama dokter, beberapa upaya pencegahan guna mengurangi risiko penyakit sifilis yang bisa Anda lakukan, yaitu:
 
• Hindari penggunaan mainan seks yang sama.
• Hindari kebiasaan bergonta ganti pasangan seksual.
• Gunakan selalu pelindung atau kondom.
• Hindari konsumsi minuman beralkohol.

>>>lakukan konsultasi online dengan dokter Kami<<<


Segera Konsultasikan Diri Anda dengan Klinik Utama Sentosa

Cara terbaik untuk mengatasi ruam sifilis adalah berkonsultasi dengan Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa termasuk salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin terpercaya di daerah Jakarta. Melakukan perawatan di klinik ini, Anda akan ditangani oleh dokter yang telah ahli dan berpengalaman di bidangnya dengan menggunakan peralatan medis canggih serta modern.
 
Klinik Utama Sentosa memiliki pelayanan medis yang dilakukan secara maksimal dalam menangani segala macam penyakit mengenai Ginekologi, Andrologi, dan Penyakit Menular Seksual. Karena itu, perawatan dan pemeriksaan rutin dapat berjalan dengan cepat serta mudah. Anda bisa langsung menghubungi hotline Kami di nomor 0813 6665 7878 dan lakukan perawatan lebih spesifik dengan Klinik Utama Sentosa.