Sab12Jan201916:43

Penyakit Sipilis Pada Wanita

Penyakit sipilis pada wanita adalah salah satu penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri bernama Treponema pallidum. Bakteri penyebab penyakit sipilis pada wanita maupun pria ini dapat masuk ke dalam tubuh melalui kontak langsung secara seksual. Sipilis atau lebih dikenal dengan nama raja singa ini merupakan salah satu penyakit menular seksual yang berbahaya dan harus segera ditangani dengan tepat sebelum menyebabkan bahaya lebih serius.

penyakit sipilis pada wanita
penyakit sipilis pada wanita

Penyebab utama penularan penyakit sipilis pada wanita bisa berasal dari kebiasaan bergonta-ganti pasangan seksual. Bakteri akan masuk ke dalam tubuh penderitanya melalui hubungan seksual baik secara oral, anal, maupun vaginal. Penyakit sipilis pada wanita atau pria yang tidak ditangani dengan baik bisa menyebabkan terjadinya kerusakan pada otak dan sistem saraf terutama jantung.

>>>klik disini untuk melakukan konsultasi<<<

Gejala Penyakit Sipilis Berdasarkan Tahapannya

Seorang wanita yang sedang menderita sipilis dan dalam keadaan hamil dapat menularkan infeksi kepada bayi yang dikandung. Sipilis yang diakibatkan oleh bawaan lahir ini akan meningkatkan risiko keguguran atau kematian bayi setelah dilahirkan. Penyakit sipilis mudah diatasi jika sudah terdeteksi di tahap awal. Karena itu, sangat penting untuk mengetahui gejala penyakit sipilis pada wanita sejak dini. Penyakit ini biasanya berkembang secara bertahap dan memiliki gejala yang berbeda setiap tahapannya. Beberapa gejala sipilis yang diketahui, antara lain:


• Gejala Sipilis Tahap Pertama

Penyakit sipilis pada wanita yang baru memasuki tahap pertama biasanya akan menimbulkan sariawan kecil kemerahan yang tidak terasa sakit. Sariawan atau chancre ini muncul di labia atau bibir luar organ kelamin, rektum atau bukaan anus, di dalam mulut, dan di dalam kelamin wanita. Chancre ini dapat hilang dengan sendirinya, namun akan menularkan infeksi pada orang lain yang telah melakukan kontak langsung dengan penderitanya.


• Gejala Sipilis Tahap Kedua

Gejala yang akan muncul pada penyakit sipilis tahap kedua atau sekunder adalah ruam kemerahan pada kulit. Ruam ini terdiri dari lesi kulit yang sedikit terangkat dan berwarna cokelat kemerahan. Gejala pada tahap sekunder yang menyertai lainnya, berupa sakit pada tenggorokan, menurunnya berat badan, mengalami demam ringan, pembengkakan pada kelenjar getah bening, dan munculnya bercak putih di hidung, mulut, serta organ kelamin.


• Gejala Sipilis Tahap Ketiga

Infeksi yang tidak segera ditangani dapat berlanjut ke tahap ketiga atau laten. Tahap laten ini ditandai dengan gejala berupa kerusakan pada sejumlah sistem organ. Selain itu, infeksi akan menyebabkan kerusakan pada otak yang akan berakibat munculnya masalah lain, seperti stroke, meningitis, gangguan pada saraf, pembuluh darah, dan kematian sebagai komplikasi dari akibat kerusakan organ.


• Gejala Sipilis Tahap Akhir

Pada tahap akhir ini, wanita yang menderita sipilis akan mengalami infeksi kambuhan yang dapat terjadi beberapa kali. Namun, jika kekambuhan sudah menghilang maka penularan infeksi tidak akan terjadi. Berbeda dengan tahap laten karena wanita masih bisa menularkan infeksi kepada bayi yang dikandung sehingga dapat menyebabkan keguguran atau bayi mati saat proses persalinan.


Penanganan Penyakit Sipilis Pada Penderitanya

Penanganan untuk menghindari penularan infeksi penyebab penyakit sipilis lebih lanjut adalah dengan mengonsumsi beberapa obat-obatan antibiotik. Obat antibiotik ini dapat diberikan kepada pasien dengan cara disuntik atau minum sesuai anjuran dari dokter. Penderita yang sudah memasuki tahap kedua dan ketiga bisa diberikan antibiotik dengan dosis yang lebih banyak dan dilakukan dalam waktu lama.
 
Selain itu, penyakit sipilis pada wanita bisa ditangani dengan bantuan tindak pencegahan secara mandiri. Sipilis dapat dicegah dengan mengubah pola gaya hidup menjadi lebih sehat. Tindak pencegahan ini dilakukan guna mengurangi risiko terjangkitnya infeksi penyebab penyakit sipilis. Beberapa pencegahan yang dapat Anda lakukan secara mandiri, antara lain:

• Gunakan pelindung atau kondom.
• Tidak bergonta-ganti pasangan.
• Lakukan pemeriksaan secara rutin.
• Hindari alkohol dan obat-obatan terlarang.

Konsultasikan dengan Klinik Utama Sentosa

Cara terbaik untuk menangani penyakit sipilis adalah mengonsultasikan dengan dokter Kami di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik terbaik yang ada di wilayah Jakarta. Klinik kesehatan khusus penyakit Ginekologi, Andrologi, dan Penyakit Kelamin ini sudah terpercaya karena menggunakan peralatan medis yang canggih dan modern. Anda dapat langsung menghubungi hotline Kami di nomor 0813 6665 7878 dan lakukan perawatan lebih spesifik mengenai penyakit kulit dan kelamin lainnya dengan Klinik Utama Sentosa.