Min13Jan201915:46

Penyakit Sifilis

 

Penyakit sifilis atau biasa disebut penyakit raja singa adalah penyakit menular seksual (PMS) yang disebabkan oleh kegiatan seksual serta bakteri Treponema Pallidum. Penyakit menular seksual ini banyak menyerang orang yang aktif dalam kegiatan seksual yang bergonta-ganti pasangan, melakukan hubungan seksual yang tidak aman, serta melakukan hubungan seksual dengan orang yang mengidap penyakit sifilis. Sebaiknya hindarilah tempat yang merupakan sumber untuk penularan penyakit kelamin agar terhindar dari berbagai penyakit menular seksual (PMS) termasuk sifilis.

penyakit sifilis
penyakit sifilis


Jika penyakit sifilis terdeteksi lebih awal, maka penyakit ini akan lebih mudah untuk disembuhkan serta tidak akan menyebabkan kerusakan permanen pada tubuh yang terinfeksi. Akan tetapi, jika sifilis tidak segera ditangani dapat menyebabkan kerusakan yang serius pada otak hingga pada sistem saraf dan organ lainnya, termasuk juga jantung.

 
<<KONSULTASI ONLINE 24 JAM HANYA DI KLINIK UTAMA SENTOSA>>

Apa penyebab penyakit sifilis?

Faktor penyebab penyakit sifilis adalah infeksi bakteri yang bernama Treponema pallidum. Infeksi ini pada umumnya terjadi karena adanya kontak seksual. Dalam kasus yang jarang dietemukan, bakteri dapat melewati celah luka pada kulit setelah menyentuh orang yang terinfeksi penyakit sifilis. Penyakit sifilis atau raja singa tidak dapat menular melalui bak mandi, penggunaan toilet yang sama, peralatan makan atau pakaian, kolam renang serta pemandian air panas.

Penderita penyakit HIV sangat rentan terhadap penularan serta penyebar penyakit sifilis. Sekali tertular sifilis bukan berarti akan kebal terhadap infeksi yang sejenis. Penularan penyakit sifilis juga dapat menular melalui ibu hamil kepada bayinya.

 
<<KONSULTASI ONLINE 24 JAM HANYA DI KLINIK UTAMA SENTOSA>>

Gejala dan tanda penyakit sifilis

Penyakit sifilis dapat menyebabkan kerusakan pada organ tubuh. Jika sudah stadium lanjut, penyakit sifilis dapat menyebabkan kematian pada penderitanya. Penyakit kelamin yang satu ini tidak boleh dianggap remeh. Perlu diketahui bahwa penyakit sifilis akan menggerogoti sistem kekebalan pada tubuh penderita, sehingga penderitanya akan sangat mudah untuk terkena penyakit serta bertambah parah karena infeksi bakteri penyebab sifilis menyebar dengan sangat cepat. Gejala penyakit sifilis atau penyakit raja singa berbeda tergantung pada tahapannya.

Penyakit sifilis atau raja singa dibedakan menjadi empat kategori atau tahap, diantaranya adalah:

  1. Tahap primer

Gejala penyakit sifilis pada kelamin adalah munculnya luka seperti sariawan pada penis, luka ini biasanya muncul tanpa disertai gejala nyeri atau gatal. Gejala sifilis pada tahap primer muncul sekitar 3 minggu setelah kontak dengan faktor risikonya. Luka ini akan bertahan selama 3 hingga 6 minggu bila tidak melakukan tindakan pengobatan.

  1. Tahap sekunder

Penyakit sifilis pada tahap sekunder sering terjadi setelah 4 sampai 10 minggu setelah infeksi tahap primer. Sementara pada tahap sekunder dapat dikenal dengan ciri-ciri yang nyata, gejala yang umum dapat berkaitan dengan kulit, pada selaput lendir, serta nodus limfa.

  1. Tahap laten

Awal sifilis pada tahap laten dapat mempunyai gejala kambuh. Akhir dari penyakit sifilis tahap laten adalah asimptomatik.

  1. Tahap tersier

Jika infeksi tidak mendapatkan pengobatan, maka sifilis akan berkembang pada tahapan akhir yaitu tahap tersier. Pada tahapan ini, infeksi akan memberi efek yang serius pada tubuh. Beberapa akibat infeksi penyakit sifilis pada tahap ini berupa kelumpuhan, masalah pada pendengaran, impotensi dan bahkan kematian jika tidak ditangani dengan tepat.

Gejala penyakit sifilis pada pria

  • Sering merasakan nyeri ketika berhubungan seksual.
  • Nyeri pada saat buang air kecil.
  • Keluar cairan atau kotoran dari penis.
  • Luka merah tanpa rasa sakit di daerah kelamin.
  • Urin atau air kencing berwarna cenderung lebih gelap.
  • Bengkak pada kelenjar limfe.
  • Keringat terjadi pada malam hari serta berat badan yang cenderung akan menurun.

Gejala penyakit sifilis pada wanita

  • Keluar cairan abnormal (tidak normal) dari saluran kencing.
  • Timbul keputihan banyak, berbau tidak sedap, serta warnanya yang cenderung putih kehijauan.
  • Nyeri ketika buang air kecil.
  • Nyeri ketika berhungan seksual.
  • Timbul rasa gatal pada alat kelamin atau sekitarnya serta menjadi luka di kelamin.
  • Perubahan pada warna kulit dan komplikasi bartolonitis, yaitu kelenjar Bartolin membengkak menyebabkan sulit berjalan karena nyeri.

Jika mengalami gejala sifilis ini, maka sebaiknya segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan, tidak menunda untuk melakukan pemeriksaan adalah cara terbaik untuk mengatasi penyakit sifilis Anda saat ini. Gejala yang sudah muncul tetapi tidak diatasi akan menimbulkan efek bagi Anda akibat penyakit sifilis dan akan semakin bertambah parah. Disarankan untuk tidak menggunakan pengobatan sembarangan, sebaiknya konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan medis intensif bagi Anda.

 <<KONSULTASI ONLINE 24 JAM HANYA DI KLINIK UTAMA SENTOSA>>

Akibat penyakit sifilis pada pria dan wanita

Para pria yang mungkin kini mengalami penyakit sifilis dan tetap menunda untuk melakukan pemeriksaan serta pengobatan, ketahuilah bahwa penyakit sifilis merupakan penyakit menular seksual yang akan mampu merusak pada organ tubuh yang lain jika tidak segera mendapat penanganan. Pengobatan penyakit sifilis tidak dapat ditunda dan harus segera diatasi agar penyebaran pada orang disekitar tidak terjadi. Pengobatan penyakit intensif dan efektif untuk mengatasi penyakit sifilis dengan melakukan konsultasi dahulu dengan dokter untuk langkah serta pengobatan yang tepat untuk penyakit.

Wanita penderita penyakit sifilis akan berisiko mengalami komplikasi serius yang lain, tanpa tergantung dari gejala atau seriusnya gejala yang terjadi. Maka jika saat ini Anda mengalami penyakit ini sebaiknya segera atais sejak dini untuk menghindari berbagai akibat penyakit sifilis yang akan mengganggu kesehatan Anda. Sebab, penyakit yang sudah parah tentu akan membutuhkan penanganan dan proses penyembuhan yang akan lebih lama, selain itu akan mempengaruhi biaya pengobatan yang akan semakin mahal.


 SIMAK CARA UNTUK MENCEGAH PENYAKIT SIFILIS* KLIK DISINI

Mengalami penyakit sifilis? Konsultasikan pada Klinik Utama Sentosa

Jika saat ini Anda sedang mencari tempat pengobatan untuk mengatasi penyakit sifilis Anda, Klinik Utama Sentosa adalah jawabannya. Klinik Utama Sentosa adalah salah satu klinik kulit dan kelamin terbaik yang berada di Jakarta, Indonesia. Membantu mengatasi penyakit menular seksual (PMS), Andrologi dan Ginekologi, termasuk penyakit sifilis yang saat ini Anda alami. Di Klinik Utama Sentosa Anda akan langsung ditangani oleh dokter ahli profesional yang sudah berpengalaman bidang penyakit kelamin dan sudah banyak menyembuhkan penyakit sifilis. Dengan langkah pengobatan dan metode terbaru di dukung peralatan medis modern yang canggih, dengan biaya yang relatif terjangkau.

Klinik Utama Sentosa memberikan pelayanan serta perawatan medis intensif untuk mengatasi penyakit sifilis hingga penyakit benar-benar sembuh. Mengutamakan kenyamanan selama menjalani proses pengobatan, kesehatan dan kesembuhan penyakit setiap pasien adalah prioritas kami.

Untuk informasi lebih lanjut untuk mengatasi penyakit yang saat ini Anda derita, silahkan hubungi hotline kami di Nomor 0813 6665 7878.