Min14Jul201913:53

Cara Mencegah Sifilis Tahap Awal

Berbagai cara mencegah sifilis yang baru memasuki tahap awal harus segera dilakukan agar penyakit tidak menyebabkan komplikasi lebih lanjut. Sifilis merupakan penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri bernama Treponema pallidum. Bakteri penyebab sifilis bisa masuk ke dalam tubuh melalui luka kecil, ruam pada kulit, ataupun selaput lendir.
cara mencegah sifilis
cara mencegah sifilis

Faktor Risiko Serta Gejala Penyakit Sifilis


Penyakit sifilis mudah menular akibat melakukan hubungan seksual yang tidak aman dengan penderitanya. Karena itu, cara mencegah sifilis yang paling tepat adalah tidak berhubungan intim terutama tanpa pelindung atau kondom. Penularan sifilis tak hanya terjadi akibat kontak seksual, namun juga kontak fisik dengan luka sifilis termasuk pada wanita hamil. Bayi yang baru lahir bisa terinfeksi sifilis saat masa kehamilan maupun ketika proses persalinan dilakukan.



Melihat cara penularannya, terdapat beberapa kondisi yang bisa membuat seseorang berisiko tertular penyakit, di antaranya sering bergonta ganti pasangan, berhubungan seksual tanpa kondom, memiliki pasangan seksual dengan masalah sifilis, dan positif terinfeksi HIV. Agar cara mencegah sifilis dapat diketahui, pemeriksaan serta diawali dengan diagnosis harus dijalani penderita. Sebelum diagnosis dilakukan, gejala sifilis perlu dikenali, seperti:

  • Sifilis primer, ditandai dengan munculnya luka kecil pada kulit atau chancre yang tidak terasa sakit.
  • Sifilis sekunder, biasanya akan muncul ruam pada bagian tubuh manapun, terutama telapak tangan dan kaki.
  • Sifilis tersier, tidak menunjukkan gejala namun akan terjadi kerusakan pada pembuluh darah, jantung, hati, serta persendian.
  • Sifilis kongenital, akan menyebabkan komplikasi serius saat kehamilan, seperti keguguran atau kematian janin dalam kandungan.

cara mencegah sifilis

Segera Obati Penyakit Sifilis Sebelum Komplikasi Muncul

Untuk mengetahui cara mencegah sifilis tahap awal atau primer, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter ahli. Dokter akan memberikan pengobatan berdasarkan diagnosis yang telah dilakukan. Pengobatan dilakukan dengan memberikan suntikan antibiotik dalam dosis yang berbeda-beda. Jika sifilis masih berada di tahap awal, maka antibiotik cukup diberikan sebanyak satu kali. Sementara untuk sifilis tahap lanjut perlu penambahan dosis sesuai petunjuk dokter.
 
Pengobatan yang dilakukan dengan segera merupakan salah satu cara mencegah sifilis berkembang menjadi komplikasi. Jika pengobatan tak segera ditangani, beberapa komplikasi mungkin akan muncul seperti benjolan kecil atau gumma, infeksi HIV, gangguan pada saraf, gangguan organ jantung, serta terjadi komplikasi kehamilan. Selain ditangani dengan obat, Anda perlu melakukan beberapa cara mencegah sifilis, seperti berikut ini:

  • Gunakan pelindung atau kondom ketika berhubungan seksual.
  • Tidak mengonsumsi alkohol atau memakai obat-obatan terlarang.
  • Cuci tangan sesering mungkin untuk menghindari penyebaran infeksi.
  • Periksakan kesehatan seksual Anda dan pasangan secara rutin.
  • Usahakan tidak berhubungan seksual sebelum dinyatakan sembuh total.


Lakukan Pengobatan Bersama Klinik Utama Sentosa

Cara mencegah sifilis bisa Anda ketahui dengan berkonsultasi bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin terpercaya di daerah Jakarta. Melakukan penanganan di klinik ini, Anda akan ditangani oleh dokter ahli berpengalaman dengan menggunakan peralatan medis yang canggih serta berteknologi modern.
 
Klinik Utama Sentosa juga memiliki fasilitas unggulan, seperti layanan konsultasi online dan gratis. Melalui konsultasi, Anda dapat mengetahui penyebab penyakit, cara mencegah sifilis, dan jenis perawatan yang cocok untuk dilakukan. Untuk informasi mengenai penyakit kulit dan kelamin lainnya, segera lakukan konsultasi atau hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878.