Jum01Mar201913:22

Bagaimana Gejala Awal Penyakit Sifilis?

Gejala awal penyakit sifilis pada pria atau wanita, muncul berbeda-beda pada setiap tahapan. Penderita penyakit sifilis dapat dengan mudah menularkan infeksi penyakit ini sebab banyak penderita yang hanya mengalami gejala penyakit sifilis yang ringan sehingga tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi.
Bagaimana Gejala Awal Penyakit Sifilis?
Bagaimana Gejala Awal Penyakit Sifilis?
Penyakit sifilis atau disebut penyakit raj singa adalah infeksi yang disebabkan bakteri Treponema Pallidum yang merupakan salah satu penyakit menular seksual. Infeksi ini pada umumnya menular melalui hubungan seksual. Selain menular melalui hubungan seksual, bakteri penyabab penyakit ini jga dapat menular melalui cairan tubuh penderita, misalnya melalui darah.




Penularan penyakit sifilis juga dapat terjadi dari seorang wanita hamil penderita penyakit sifilis kepada bayinya. Kondisi ini dikenal dengan penyakit sifilis kongenital. Gejala awal penyakit sifilis muncul sekitar tiga minggu setelah bakteri penyebab masuk ke dalam tubuh. Infeksi penyakit sifilis terbagi dalam empat tahapan, antara lain:

1. Sifilis Tahap Primer
Gejala awal penyakit sifilis di tahap ini dimulai dengan lesi atau luka di alat kelamin. luka berbentuk seperti gigitan serangga tapi tidak menimbulkan adanya rasa sakit. Di tahap ini, jika orang yang telah terinfeksi melakukan hubungan seksual dengan orang lain, penularan akan sangat mudah terjadi.

2. Sifilis Tahap Sekunder
Setelah gejala awal penyakit sifilis muncul tanpa adanya tindakan pengobatan, maka akan berlanjut pada tahap sekunder. Pada tahap ini, gejala muncul berupa ruam merah seukuran koin kecil, umumnya ruam ini muncul pada telapak tangan dan kaki. gejala lain yang mungkin muncul adalah demam, nafsu makan berkurang, kutil kelamin, serta radang tenggorokan.

Simak: Tips Penyembuhan Sifilis* Klik Disini

3. Sifilis Tahap Laten
Setelah melewati tahap sekunder, penyakit sifilis seakan-akan menghilang dan tidak menimbulkan adanya gejala sama sekali. Tahap laten ini bertahan dalam tubuh, dan kemudian akan berlanjut pada tahap yang paling berbahaya, yaitu tahap tersier.

4. Sifilis Tahap Tersier
Setelah gejala penyakit sifilis menghilang walau tanpa pengobatan, dan jika tidak diobati akan berkembang pada tahap akhir yaitu sifilis tersier. Pada tahap ini, infeksi dapat memberi efek yang sangat serius bagi tubuh. Akibat infeksi pada tahap ini berupa kelumpuhan, masalah pendengaran, impotensi, bahkan kematian jika tidak ditangani.

Penyakit sifilis yang paling mudah menular adalah pada yahap sifilis primer dan sekunder. Maka jika Anda mengalami adanya gejala penyakit sifilis, segera lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis. Penyakit sifilis yang terdeteksi sejak dini akan memperkecil kemungkinan untuk berkembang menjadi penyakit serius.




Lalu, bagaimana cara mengatasi penyakit sifilis?

Tindakan pengobatan untuk mengatasi penyakit sifilis tergantung pada tahapan dan tingkat keparahan penyakit. Jika penyakit sifilis terdeteksi pada tahap pertama dan gejala awal penyakit sifilis ini terdeteksi, maka tindakan pengobatan akan lebih mudah.

Maka sebaiknya segera lakukan pemeriksaan jika Anda mencurigai terinfeksi penyakit kelamin agar dapat diatasi sejak dini. Penyakit sifilis tidak bisa diabaikan begitu saja mengingat beragam komplikasi yang akan ditimbulkannya.

Jika saat Anda mengalami penyakit kelamin, silahkan kunjungi Klinik Utama Sentosa untuk mengatasi masalah penyakit kelamin. klinik utama Sentosa adalah klinik kulit kelamin yang khusus menangani penyakit menular seksual (PMS), Andrologi dan ginekologi. Sehingga Anda tidak perlu khawatir, kami memberikan perawatan medis prima yang di dukung peralatan medis modern canggih dan laboratorium yang steril.

Untuk informasi lebih lanjut terkait gejala awal penyakit sifilis yang mungkin saat ini Anda alami, silahkan klik website kami untuk konsultasi, atau hubungi kami di 081366657878.