Sel22Jan201913:30

Akibat Penyakit Sifilis

Bahaya atau komplikasi serius dapat terjadi akibat penyakit sifilis. Sifilis atau raja singa merupakan salah satu penyakit menular seksual yang menginfeksi penderitanya melalui hubungan seksual. Penyakit kelamin satu ini disebabkan oleh bakteri bernama Treponema pallidum. Sifilis termasuk penyakit yang cukup berbahaya sehingga jika tidak ditangani dengan tepat dapat menyebabkan munculnya masalah lain dalam tubuh.

akibat penyakit sifilis
akibat penyakit sifilis

>>>klik untuk konsultasi 24 jam gratis<<<

Penyebab Utama Infeksi Penyakit Sifilis


Penyebab utama penularan penyakit sifilis bisa dipicu akibat memiliki kebiasaan bergonta-ganti pasangan seksual. Bakteri ini akan masuk ke dalam tubuh penderitanya melalui hubungan seksual baik dengan cara anal, oral, dan vaginal. Akibat penyakit sifilis lainnya karena yang tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan kerusakan pada otak dan sistem saraf terutama jantung.

Pada beberapa kasus, sifilis dapat ditularkan dari ibu ke janin selama masa kehamilan atau ketika bayi dilahirkan melalui proses persalinan normal. Bakteri akan masuk melalui celah atau luka pada kulit ketika bersentuhan. Namun, perlu diketahui jika penyakit ini tidak dapat menular karena menggunakan toilet yang sama, memakai peralatan makan secara bergantian, memegang gagang pintu yang sama, dan berada di satu pemandian atau kolam renang.


Diagnosis serta Cara Mencegah Sifilis dengan Tepat

Untuk mengetahui akibat penyakit sifilis lebih lanjut, biasanya dokter akan melakukan diagnosis. Diagnosis untuk penyakit kelamin sifilis umumnya berupa tes darah. Tes ini bertujuan untuk menentukan apakah terdapat antibodi untuk melawan infeksi bakteri penyebab penyakit sifilis di dalam darah. Selain itu, ketika diagnosis dilakukan dokter akan menanyakan beberapa pertanyaan seputar sejarah medis dan memeriksa bagian tubuh pasien.
 
Akibat penyakit sifilis dapat dicegah dengan mengubah pola gaya hidup menjadi lebih sehat. Tak hanya itu, pencegahan juga perlu dilakukan guna menghindari munculnya akibat penyakit sifilis yang lebih berbahaya.Tindak pencegahan berguna untuk mengurangi risiko penyebaran bakteri serta penularan kepada orang lain. Beberapa pencegahan yang dapat Anda terapkan, adalah sebagai berikut:


• Menggunakan pelindung atau kondom

Pencegahan yang paling utama dan mudah adalah menggunakan pelindung atau kondom ketika melakukan hubungan seksual. Hal ini dilakukan guna melindungi luka pada daerah genital agar tidak bersentuhan langsung dengan pasangan karena bisa menyebabkan penularan bakteri sifilis.
 

• Memiliki satu pasangan seksual saja

Memiliki lebih dari satu pasangan seksual berisiko tinggi menyebabkan penularan yang lebih mudah. Untuk itu, Anda dan pasangan harus berkomunikasi secara terbuka mengenai riwayat seksual yang dimiliki.


• Lakukan pemeriksaan secara rutin

Untuk menghindari risiko tertularnya penyakit seksual, terutama sifilis maka sebaiknya lakukan pemeriksaan kesehatan organ genital secara rutin dan berkala. Pemeriksaan ini akan membuat Anda merasa aman dan percaya diri ketika melakukan hubungan seksual.


• Tidak mengonsumi minuman beralkohol

Terlalu sering mengonsumsi minuman berakohol berisiko menyebabkan praktik seksual yang tidak aman. Selain konsumsi alkohol, Anda juga perlu menghindari penggunaan obat-obatan terlarang.

Konsultasikan dengan Klinik Utama Sentosa

Cara terbaik untuk mengatasi penyakit sifilis adalah dengan berkonsultasi bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan terpercaya di daerah Jakarta. Klinik kesehatan khusus menangani penyakit kulit dan kelamin ini sudah menggunakan peralatan medis yang canggih dan modern sehingga perawatan dapat berjalan dengan cepat.
 
Anda bisa segera melakukan konsultasi atau langsung menghubungi hotline Kami di nomor 0813 6665 7878. Membiarkan penyakit berada di dalam tubuh hanya akan membuat kondisi kesehatan semakin memburuk. Karena itu, segera hubungi Klinik Utama Sentosa untuk penanganan lebih lanjut.