Min03Feb201916:21

5 Cara Mencegah Penyakit Sifilis

 

Penyakit sifilis merupakan salah satu infeksi kelamin yang menular, penyakit kelamin dapat diderita oleh siapa saja, baik pria maupun wanita. Penyakit sifilis pada umumnya dapat tertular melalui adanya kontak seksual antara penderita dengan orang lain. Namun, penyakit sifilis juga dapat ditularkan dari ibu penderita sifilis kepada janin yang dikandungnya. Lalu bagaimana cara mencegah penyakit sifilis?

5 Cara Mencegah Penyakit Sifilis
5 Cara Mencegah Penyakit Sifilis

Berikut 5 cara untuk mencegah penyakit sifilis, antara lain:

  1. Setialah pada pasangan dan tidak bergonta-ganti pasangan seksual.
  2. Berhenti melakukan kontak seksual dalam jangka waktu yang lama.
  3. Membicarakan riwayat penyakit kelamin yang dialami pada pasangan.
  4. Menghindari alkohol serta obat-obatan terlarang.
  5. Biasakan untuk menggunakan pengaman atau kondom ketika melakukan aktivitas seksual.

Penyebab utama penyakit sifilis adalah bakteri bernama Treponema Pallidum, ketika seseorang yang terinfeksi penyakit sifilis melakukan hubungan intim berupa anal, oral atau vagina, maka orang tersebut akan menularkan penyakit sifilis kepada pasangan. Penyakit sifilis juga dapat ditularkan dari ibu yang sedang hamil kepada bayinya.


Gejala penyakit sifilis

Sifilis atau dikenal juga dengan penyakit raja singa. Sifilis adalah salah satu penyakit menular seksual (PMS). Setelah mengetahui cara mencegah penyakit seksual sifilis, penting untuk mengetahui gejalanya agar ketika gejala muncul tindakan pengobatan dilakukan sejak dini untuk mencegah komplikasi dan sifilis akan lebih mudah untuk disembuhkan.

Gejala penyakit sifilis berkembang dengan beberapa tahap, antara lain:

  1. Sifilis primer. Penderita penyakit sifilis akan mengalami gejala yang dimulai dengan lesi atau luka di alat kelamin. luka yang terjadi berbentuk seperti gigitan serangga namun tidak menimbulkan rasa sakit. Pada tahap primer, jika orang yang telah terinfeksi berhubungan seks dengan orang lain, penularan akan sangat mudah terjadi. Luka ini akan bertahan selama 1 hingga 2 bulan. Yang pada akhirnya lesi akan sembuh tanpa meninggalkan bekas.
  2. Sifilis sekunder. Penderita penyakit sifilis tahap sekunder mengalami ruam merah seukuran koin kecil dan pada biasanya ruam muncul di telapa tangan dan telapak kaki. Gejala lain yang mungkin akan muncul seperti demam, nafsu makan yang menurun, radang tenggorokan, serta kutil kelamin.
  3. Sifilis laten. Setelah tahpa sekunder, penyakit sifilis seakan-akan hilang dan tidak menimbulkan gejala sama sekali. Masa laten yang tidak diatasi akan berlanjut pada tahap yang paling berbahaya dalam infeksi penyakit sifilis, yaitu tahap tersier.
  4. Sifilis tersier. Jika penyakit sifilis tidak mendapatkan penanganan atau tidak diobati akan berkembang pada tahap akhir, yaitu tersier. Pada tahapan ini infeksi bakteri dapat memberi efek yang serius bagi tubuh. Akibat infeksi pada tahap ini berupa kelumpuhan, kebutaan, masalah pendengaran, impotensi, bahkan kematian jika tidak ditangani dengan tepat.

Diagnosis dan pengobatan penyakit sifilis

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Ya, tindakan untuk mencegah penyakit sifilis sangat penting untuk dilakukan agar tidak tertular penyakit ini. Namun jika Anda merasakan adanya gejala yang muncul atau Anda merupakan orang yang berisiko tertular penyakit sifilis, segera tanyakan ke dokter ahli kelamin untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Sifilis yang terdeteksi sejak dini yang ditangani dan diobati dengan cepat, maka komplikasi berbahaya dapat dihindari, serta peluang untuk sembuh hingga total akan semakin besar.

Dokter akan menanyakan keluhan terkait gejala yang dialami sebelum pemeriksaan fisik secara keseluruhan. Yang terutama pemeriksaan sekitar area kelamin dan anus. Selain itu, dokter kemungkinan akan menyarankan untuk melakukan beberapa tes, diantaranya:

Tes darah. Setelah pemeriksaan fisik, selanjutnya akan dilakukan tes darah untuk memastikan infeksi sifilis di dalam tubuh pasien. Tes darah dapat mendeteksi adanya antibodi yang dihasilkan tubuh untuk melawan sifilis. Tes darah yang spesifik untuk mendeteksi bakter penyebab yaitu Treponema pallidum adalah Treponemal Antobody Test.

Pemeriksaan cairan luka atau tukak. Jika terdapat luka, dokter akan mengambil cairan dari luka tersebut untuk dianalis di laboratorium. Tes ini dilakukan untuk sifilis tahap primer dan sekunder ketika terdapat luka. Samper cairan dapat menunjukkan apakah ada bakteri yang menyebabkan penyakit sifilis.

Untuk mengatasi penyakit sifilis dan tindakan pengobatan yang efektif untuk menyembuhkan sifilis adalah sebaiknya untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter kelamin. cara mengobati penyakit sifilis akan dilakukan berdasarkan gejala yang dialami. Cara mengobati penyakit sifilis pada wanita dan cara mengobati penyakit sifilis pada pria sama-sama membutuhkan tindakan medis yang intensif agar bakteri penyebab mati sepenuhnya.

Tindakan atau cara mengobati sifilis dengan bahan alami atau bahan herbal yang Anda dilakukan hanya akan mengurangi gejala. Walau mungkin sembuh kemungkinan akan berulang sebab bakteri masih tinggal di dalam tubuh. Sebaiknya konsultasikan diri anda untuk mendapatkan pengobatan yang efektif untuk mendapatkan hasil yang maksimal.


Konsultasikan keluhan Anda pada Klinik Utama

Klinik Utama Sentosa adalah klinik kelamin terbaik yang berada di Jakarta, membantu menyembuhkan penyakit kelamin baik pada pria maupun wanita. Disini Anda ditangani langsung oleh dokter ahli kelamin profesional yang telah berpengalaman. Kami hadir dengan metode pengobatan yang efektif untuk mengatasi bakteri penyebab sifilis dan mencegah penyakit sifilis tidak berulang. Di dukung peralatan medis modern yang canggih, laboratorium yang steril, dengan biaya pengobatan yang relatif terjangkau. Anda tidak perlu khawatir sebab dokter sudah banyak menangani penyakit yang sama seperti Anda dan puas dengan pelayanan yang kami berikan.

Untuk informasi lebih terkait cara mencegah penyakit sifilis, untuk mendapatkan penanganan yang efektif, cepat, tepat dan akurat, silahkan klik website kami untuk konsultasi terlebih dahulu dengan dokter, atau hubungi kami 081366657878 .