Sel08Jan201916:31

Gejala Pembesaran Prostat Jinak

Gejala pembesaran prostat jinak yang muncul dengan tonjolan dapat terjadi seiring pertambahan usia. Pembesaran prostat jinak atau benign prostate hyperplasia merupakan kondisi dimana kelenjar prostat yang dimiliki pria membesar. Pembesaran yang terjadi pada kelenjar prostat ini akan menyebabkan dinding kandung kemih menebal sehingga kemampuan untuk mengeluarkan urin menjadi lemah.

gejala pembesaran prostat jinak
gejala pembesaran prostat jinak

Kelenjar ini umumnya terletak di antara kandung kemih dan uretra. Pria dengan usia 50 tahun rentan mengalami gejala pembesaran prostat jinak. Namun, tak menutup kemungkinan dapat dialami oleh pria yang berusia lebuh muda. Karena itu, pencegahan harus dilakukan guna menghindari munculnya gejala pembesaran prostat jinak yang lebih serius.


>>>klik disini untuk melakukan konsultasi<<<

Beberapa Gejala Pembesaran Prostat Jinak

Cairan yang dikeluarkan oleh kelenjar prostat berfungsi untuk menyuburkan dan melindungi sel-sel sperma pria. Saat ejakulasi dini terjadi, kelenjar prostat akan berkontraksi dengan sperma sehingga menghasilkan cairan semen. Namun, jika terdapat masalah pada kelenjar biasanya menunjukkan adanya pembesaran di prostat. Beberapa gejala pembesaran prostat jinak, antara lain:

• Keinginan berlebih untuk berkemih di malam hari.
• Muncul rasa nyeri ketika buang air kecil.
• Mengalami inkontinesia urin atau beser.
• Buang air kecil sering terasa tidak tuntas.
• Aliran urin yang keluar lemah atau tersendat.
• Mengejan saat buang air kecil.
• Urin yang keluar disetai dengan darah.
• Rasa sakit yang parah di perut bagian bawah.


Apa Saja Faktor Risiko Pada Masalah Ini?

Gejala pembesaran prostat jinak akan muncul dengan mudah karena dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko. Faktor yang dapat menyebabkan peningkatan risiko terjadinya pembesaran pada prostat adalah sebagai berikut:


• Faktor Usia

Usia seseorang yang semakin bertambah menyebabkan kelenjar prostat mengalami pembesaran. Sebagian pria yang berada di usia 60 atau 80 tahun biasanya akan mengalami gejala sedang hingga berat.


• Riwayat keluarga

Faktor risiko lain yang menjadi penyebab membesarnya kelenjar prostat adalah riwayat keluarga. Seseorang yang memiliki anggota keluarga dengan masalah prostat berpotensi besar mengalami penyakit ini.


• Kondisi terentu

Penyakit diabetes dan jantung merupakan faktor risiko yang mengakibatkan seseorang menderita penyakit pembesaran prostat. Selain itu, konsumsi obat-obatan yang bertujuan mengurangi aktivitas janutung akan menyebabkan risiko menjadi lebih besar.


• Pola hidup

Gaya hidup yang buruk, seperti konsumsi makanan tidak sehat bisa menimbulkan masalah pada berat badan atau obesitas. Kelebihan berat badan ini akan meningkatkan risiko pembesaran prostat pada pria.

Konsultasikan Bersama Klinik Utama Sentosa

Penanganan terbaik terhadap penyakit pembesaran prostat jinak dapat Anda lakukan di Klinik Utama Sentosa. Klinik ini terletak sangat strategis karena berada di daerah Jakarta. Melakukan perawatan di klinik ini, Anda akan mendapatkan banyak keuntungan karena didukung oleh dokter ahli berpengalaman serta fasilitas yang lengkap.
 
Dokter akan memberikan solusi tepat pada berbagai jenis penyakit yang diderita pasien, seperti perawatan yang cocok dilakukan berdasarkan tingkat keparahannya. Pasien juga tidak perlu khawatir mengenai biaya yang harus dikeluarkan selama melakukan perawatan mengenai penyakit kulit dan kelamin di Klinik Utama Sentosa.
 
Biaya penanganan terhadap penyakit kulit dan kelamin bisa disesuaikan dengan kemampuan pasiennya. Selain itu, berbagai terapi penyembuhan akan dilakukan secara maksimal guna mendapatkan kesembuhan yang optimal. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat berkonsultasi atau langsung menghubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 0813 6665 7878. Penyakit yang tidak segera ditangani dapat memperburuk kesehatan. Karena itu, segera lakukan penanganan di Klinik Utama Sentosa sebelum penyakit bertambah parah.