Sel02Apr201915:55

Trikomoniasis Adalah Jenis PMS, Benarkah?

Trikomoniasis adalah penyakit menular seksual yang terjadi akibat infeksi parasit bernama Trichomonas vaginalis. Penyakit ini dapat diderita oleh pria dan wanita yang aktif secara seksual. Trikomoniasis bukan termasuk infeksi yang fatal, namun bisa menimbulkan komplikasi, seperti ketidaksuburan, infeksi pada jaringan kulit organ kelamin atau selulitis pada pria, masalah pada masa kehamilan, dan tersumbatnya saluran kencing atau uretra pada pria.
trikomoniasis adalah
trikomoniasis adalah

Gejala Umum dari Penyakit Trikomoniasis

Bagi wanita, tanda atau gejala penyakit trikomoniasis adalah adanya bau tidak sedap dari organ kelamin. Selain itu, beberapa gejala lainnya yang mungkin muncul berupa cairan keputihan dari organ kelamin yang berwarna hijau, mengalami rasa gatal hingga ketidaknyamanan, sakit ketika berhubungan seksual, dan terjadi pembengkakan pada organ kelamin. Sementara itu, pria yang mengidap trikomoniasis akan merasakan gejala, seperti:
 

• Meningkatnya keinginan buang air air kecil yang disertai rasa sakit.
• Keluarnya cairan asing berwarna putih dari organ kelamin.
• Terjadi pembengkakan hingga mengakibatkan kemerahan pada ujung kelamin.
• Muncul rasa sakit saat buang air kecil atau ketika berejakulasi.

Penyebab trikomoniasis, yaitu trichomonas vaginalis mudah menular melalui hubungan seksual. Periode inkubasi dari parasit ini biasanya berjalan sekitar 5 hingga 28 hari. Terdapat beberapa faktor risiko seseorang terinfeksi penyakit ini, di antaranya memiliki lebih dari satu pasangan seksual, pernah mengalami infeksi menular seksual sebelumnya, dan tidak menggunakan pelindung atau kondom ketika berhubungan seksual.


Bagaimana Cara Menangani Penyakit Trikomoniasis

Sebelum melakukan pengobatan, cara terbaik yang harus dilakukan untuk penyakit trikomoniasis adalah diagnosis dokter. Diagnosis diperlukan untuk memeriksa sampel cairan dari organ kelamin wanita atau urin pada pria. Jika seseorang terdiagnosis trikomoniasis, maka pengobatan harus dilakukan untuk mengurangi risiko penyebaran infeksi. Biasanya, dokter akan meresepkan obat antibiotik kepada penderita dan harus dikonsumsi selam 5 hingga 7 hari.
 
Selama masa pengoabatan, penderita disarankan untuk menghindari kegiatan seksual sampai benar-benar dinyatakan sembuh. Penderita juga tidak diperbolehkan mengonsumsi alkohol selama 24 jam atau 72 jam setelah mengonsumsi obat karena dapat memicu mual dan muntah. Untuk mendapatkan kesembuhan maksimal, penderita perlu menyertai tindak pencegahan. Beberapa cara mencegah penyakit trikomoniasis adalah sebagai berikut:
 

• Tidak bergonta ganti pasangan seksual atau setia pada satu orang saja.
• Gunakan pelindung atau kondom ketika melakukan hubungan seksual.
• Hindari menggunakan alat seks secara bergantian dengan orang lain.
• Tidak melakukan hubungan seksual jika terdiagnosis trikomoniasis.
• Sarankan pasangan seksual untuk melakukan pemeriksaan ke dokter.

Trikomoniasis harus segera ditangani sebelum menyebabkan komplikasi lebih serius. Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi akibat penyakit trikomoniasis adalah rentan terhadap infeksi virus HIV penyebab AIDS, meningkatkan risiko kelahiran bayi secara prematur, dan berat badan bayi kurang.
 

Konsultasikan Segera Bersama Klinik Utama Sentosa

Cara tepat untuk menangani penyakit trikomoniasis adalah dengan melakukan konsultasi bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik spesialis yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin terpercaya di daerah Jakarta. Melakukan perawatan di klinik ini, berbagai keuntungan bisa Anda dapatkan, seperti layanan konsultasi online.
 
Melalui konsultasi, Anda dapat mengetahui penyebab penyakit serta jenis penanganan yang dapat dilakukan. Proses penyembuhan akan berjalan dengan cepat karena klinik ini telah menggunakan peralatan medis yang canggih serta berteknologi modern. Informasi lebih lanjut penyakit kulit dan kelamin lainnya, Anda bisa segera menghubungi online Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878.