Rab27Mar201915:43

Simak, Cara Penularan Penyakit Klamidia Berikut

Cara penularan penyakit klamidia biasanya terjadi ketika melakukan hubungan seksual yang tidak aman. Klamidia termasuk salah penyakit menular seksual yang terjadi akibat infeksi bakteri bernama Chlamydia trachomatis. Meski bakteri mudah menular pada orang lain, namun gejala kerap tidak terlihat sehingga penanganan sering dilakukan terlambat. Meski sulit dideteksi, gejala umum yang akan muncul dapat berupa adanya rasa sakit pada organ kelamin.
cara penularan penyakit klamidia
cara penularan penyakit klamidia

Penyebab Penyakit Klamidia Serta Penularannya

Berbagai bentuk hubungan seksual dapat menyebabkan bakteri klamidia masuk menginfeksi tubuh. Karena itu, cara penularan penyakit klamidia bisa terjadi melalui seks oral, anal, vaginal, atau saling bersentuhannya organ kelamin. Selain itu, penyakit klamidia juga bisa menular lewat alat bantu seks yang telah terkontaminasi atau tidak dilapisi dengan pelindung. Cara penularan penyakit klamidia lebih mudah terjadi jika memiliki beberapa risiko, seperti:


• Pernah mengidap penyakit menular seksual sebelumnya.
• Memiliki lebih dari satu pasangan atau sering bergonta ganti.
• Melakukan hubungan seksual pelindung atau kondom.
• Sudah aktif secara seksual sejak usia muda atau sebelum 18 tahun.

Terdapat beberapa cara penularan penyakit klamidia yang sering dianggap dapat menyebarkan bakteri. Penyakit klamidia tidak akan menular pada orang lain karena menggunakan dudukan toilet yang sama, berpelukan, memakai peralatan makan yang sama, berada di satu kolam renang dengan penderitanya, berciuman, dan menggunakan peralatan mandi, seperti handuk secara bergantian.


Bagaimana Penanganan Klamidia yang Dapat Dilakukan

Setelah mengetahui cara penularan penyakit klamidia, biasanya penanganan akan lebih mudah dilakukan. Klamidia bisa ditangani dengan menggunakan antibiotik sesuai dengan resep dokter. Pengobatan penyakit klamida memerlukan waktu dua minggu sampai bakteri benar-benar menghilang dari tubuh. Karena itu, sangat penting untuk menuntaskan obat guna mencegah resisten antibiotik dan menghindari kekambuhan penyakit.
 
Selain menggunakan obat, beberapa tindak pencegahan perlu disertai, yakni selalu menggunakan pelindung atau kondom saat berhubungan seksual dan tidak berbagi penggunaan alat bantu seks. Penggunaan pelindung atau kondom memang tidak secara tuntas menghilangkan risiko terkena infeksi, namun cukup efektif dalam mengurangi terjadinya penularan. Beberapa tindak pencegahan lainnya yang bisa Anda lakukan, adalah sebagai berikut:


• Hindari melakukan hubungan seksual selama masa perawatan penyakit.
• Tidak memiliki lebih dari satu pasangan atau setia pada pasangan seksual.
• Komunikasikan riwayat seksual secara jujur bersama dengan pasangan.

Anda dan pasangan dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan dengan rutin karena gejala penyakit terkang tidak muncul dengan jelas. Bagi penderita wanita, membersihkan organ kelamin terlalu sering tidak disarankan karena dapat mengurangi bakteri baik di dalamnya. Jika bakteri baik kian berkurang maka risiko terjadinya infeksi di dalam organ kelamin akan semakin meningkat.


Segera Konsultasikan dengan Klinik Utama Sentosa

Untuk mengetahui cara penularan penyakit klamidia lebih lanjut, segera konsultasikan dengan dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang menangani berbagai penyakit kulit dan kelamin terbaik di daerah Jakarta. Melakukan perawatan di klinik ini, Anda akan ditangani oleh dokter berpengalaman dan berkompeten di bidangnya dengan menggunakan peralatan medis canggih serta modern.

Klinik Utama Sentosa memberikan keringanan biaya sehingga pasien tidak perlu mengkhawatirkan uang yang harus dikeluarkan. Sebelum perawatan dilakukan, pasien dapat berkonsultasi secara online guna mengetahui penyebab penyakit secara pasti dan jenis perawatan yang cocok dilakukan. Untuk informasi mengenai penyakit kulit dan kelamin lainnya, Anda dapat menghubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878.