Sen28Jan201915:19

Penyakit Pada Sistem Reproduksi Wanita

Penyakit pada sistem reproduksi wanita yang paling sering diderita adalah penyakit menular seksual. Penyebab utama seseorang terkena infeksi penyakit ini dikarenakan melakukan hubungan seksual yang tidak aman. Penularan penyakit pada sistem reproduksi wanita sangat mudah terjadi melalui darah, cairan organ kelamin, serta cairan tubuh lainnya. Selain itu, penyebaran dari ibu kepada bayi dalam kandungan juga bisa terjadi.

penyakit pada sistem reproduksi wanita
penyakit pada sistem reproduksi wanita

>>>klik disini untuk melakukan konsultasi<<<

Beberapa Penyakit Pada Sistem Reproduksi Wanita

Gejala akibat adanya penyakit pada sistem reproduksi wanita umumnya ditandai dengan rasa sakit pada perut bagian bawah, merasa selalu ingin buang air kecil, demam, serta terganggunya siklus menstruasi. Biasanya, gejala penyakit seksual akan berdampak besar ketika melakukan aktivitas seksual dengan pasangan. Karena itu, penaganan penyakit pada sistem reproduksi wanita harus segera dilakukan.
 
Gejala penyakit menular seksual pada wanita diawali dengan keputihan yang keluar secara tidak normal. Jika keputihan berwarna kehijauan, keabuan, hingga kuning seperti nanah, maka hal ini patut diwaspadai. Gejala lain dari infeksi penyakit menular seksual biasanya berupa kutil pada organ kelamin. Kutil muncul dengan ukuran kecil dan datar namun dapat berkembang dan menonjol ke atas permukaan kulit. Beberapa gejala penyakit pada sistem reproduksi wanita lainnya, yakni:
 

• Organ kelamin terasa gatal

Biasanya, rasa gatal disebabkan oleh keluarnya cairan keputihan tidak normal dari organ kelamin. Selain itu, keputihan ini akan mengeluarkan bau tidak sedap sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.


• Pendarahan di organ vital

Darah yang keluar ini biasanya terjadi di luar periode haid. Selain itu, pendarahan juga akan muncul ketika melakukan hubungan seksual. Hal ini akan menyebabkan munculnya rasa sakit dan nyeri selama berhubungan seksual.


Penanganan Tepat Pada Gejala yang Muncul

Penanganan terhadap gejala yang muncul dari penyakit menular seksual dapat diredakan dengan rutin mengonsumsi antibiotik atau melalui suntikan yang diberikan oleh dokter. Selain itu, penanganan berupa terapi ekstensif juga bisa dilakukan guna mencegah meluasnya infeksi ke bagian tubuh atau menular kepada orang lain. Pastikan untuk menggunakan pelindung atau kondom ketika berhubungan seksual untuk menghindari penyebaran infeksi lebih lanjut.
 
Pencegahan penyakit kelamin bagi seseorang yang telah aktif secara seksual adalah dengan menggunakan pelindung atau kondom yang tepat. Sementara bagi wanita, penggunaan cairan pembersih organ kelamin atau menyemprotkan parfum ke area genital harus dihindari. Beberapa tips pencegahan pada penyakit menular seksual lainnya, adalah sebagai berikut:

• Bilas organ kelamin setelah buang air besar atau kecil.
• Selalu memperhatikan kebersihan celana dalam.
• Rawat selalu rambut yang tumbuh di sekitar kemaluan.
• Tidak bergonta ganti pasangan atau setia pada satu pasangan saja.
• Gunakan air yang keluar dari keran ketika menggunakan toilet umum.
• Ganti pembalut secara rutin selama masa menstruasi.


Lakukan Penanganan Bersama Klinik Utama Sentosa

Penanganan terbaik terhadap berbagai jenis penyakit pada sistem reproduksi wanita bisa dilakukan di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa adalah salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin, termasuk Andrologi, Ginekologi, dan Penyakit Menular Seksual. Anda akan mendapatkan perawatan bersama dengan dokter ahli yang telah berpengalaman dan berkompeten di bidangnya.
 
Klinik Utama Sentosa memberikan pelayanan medis unggulan karena dilengkapi dengan fasilitas dan peralatan medis canggih berteknologi modern. Karena itu, segera lakukan pemeriksaan serta perawatan sebelum penyakit bertambah parah. Untuk informasi lebih lanjut, mengenai penyakit yang diderita, Anda bisa langsung berkonsultasi atau hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 0813 6665 7878.