Rab15Mei201912:19

Obat Klamidia Ampuh Hilangkan Gejala, Benarkah?

Penanganan dengan obat klamidia biasanya diberikan dokter jika gejala masih berada di tahap awal. Klamidia merupakan jenis penyakit menular seksual yang terjadi karena adanya infeksi bakteri bernama Chlamydia trachomatis. Penyakit ini bisa diderita oleh pria maupun wanita yang aktif secara seksual. Bakteri umumnya akan menginfeksi serviks atau leher rahim, anus, saluran kencing, mata, dan tenggorokan.
obat klamidia
obat klamidia

Apa Saja Gejala Akibat Infeksi Klamidia?

Penyakit klamidia jarang disadari karena infeksi yang terjadi pertama kali tidak menimbulkan gejala cukup jelas. Tanda dan gejala muncul satu hingga dua minggu setelah terpapar infeksi, namun sering kali ringan dan hilang begitu saja. Gejala penyakit klamidia pada pria dan wanita memiliki perbedaan, di antaranya:


• Gejala Klamidia Wanita

Pada wanita, gejala penyakit akan ditandai dengan rasa sakit pada perut bagian bawah, keluarnya cairan keputihan yang lebih banyak dari biasanya serta berbau busuk, terjadinya pendarahan di antara siklus haid, mengalami demam ringan, sakit ketika berhubungan seks, adanya rasa terbakar saat buang air kecil, dan pembengkakan di organ kelamin atau sekitar anus.
 

• Gejala Klamidia Pria

Meski berbeda, gejala penyakit klamidia pada pria memiliki beberapa persamaan. Gejala utama akibat adanya infeksi bakteri klamidia yang diderita pria, antara lain rasa sakit serta terbakar saat buang air kecil, keluarnya cairan berupa nanah dari organ kelamin, pembengkakan pada testis serta nyeri ketika ditekan, dan iritasi pada rektum.
 

Pengobatan Tepat Terhadap Infeksi Klamidia

Penanganan dengan obat klamidia bisa didapatkan jika dokter telah mendiagnosis penyakit. Biasanya, diagnosis yang dokter lakukan berupa skrining dan tes, seperti tes urin dan tes swab. Tes urin dilakukan dengan mengambil sampel urin yang kemudian akan dianalisis di laboratorium. Sementara tes swab berguna untuk melihat keberadaan bakteri di dalam sampel cairan dari serviks yang telah diambil.
 
Obat klamidia yang ampuh meredakan dan menghilangkan gejala adalah antibiotik dalam bentuk pil. Dosis yang diberikan dokter bisa satu kali setiap hari atau beberapa kali sehari dalam 5 hingga 10 hari. Penderita juga disarankan untuk menghabiskan obat klamidia sesuai anjuran dokter. Hal ini dilakukan guna mencegah Anda untuk kembali terinfeksi atau menyebabkan bakteri resisten terhadap antibiotik. Selain obat klamidia, penderitanya juga disarankan untuk melakukan beberapa tindak pencegahan, seperti:


• Gunakan pelindung atau kondom ketika melakukan hubungan seksual.
• Batasi jumlah pasangan seksual atau setia pada satu orang saja.
• Hindari melakukan pembersihan pada kemaluan dengan teknik semprot.
• Lakukan pemeriksaan kesehatan seksual secara rutin bersama dokter

Penyakit klamidia harus segera mendapatkan perawatan sebelum menyebabkan masalah yang lebih serius. Dengan melakukan penanganan yang tepat, penyakit dapat sembuh dalam jangka waktu dua minggu saja. Untuk itu, periksakan diri Anda maupun pasangan yang mungkin terinfeksi dengan dokter ahli


Lakukan Pemeriksaan Bersama Klinik Utama Sentosa

Biasanya, obat klamidia akan diberikan pada penderita jika telah melakukan pemeriksaan bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang menangani berbagai penyakit kulit dan kelamin terbaik di daerah Jakarta. Melakukan perawatan di klinik ini, Anda akan ditangani oleh dokter berpengalaman dan berkompeten di bidangnya dengan menggunakan peralatan medis canggih serta modern.
 
Klinik Utama Sentosa memberikan keringanan biaya sehingga pasien tidak perlu mengkhawatirkan uang yang harus dikeluarkan. Sebelum perawatan dilakukan, pasien dapat berkonsultasi secara online guna mengetahui penyebab penyakit secara pasti dan jenis perawatan yang cocok dilakukan. Untuk informasi mengenai penyakit kulit dan kelamin lainya, Anda dapat menghubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878.