Sen01Apr201913:00

Ketahui Penyebab Penularan Infeksi Klamidia

Penularan infeksi klamidia terjadi akibat melakukan hubungan seksual tidak aman tanpa menggunakan pelindung atau kondom. Klamidia merupakan salah satu penyakit menular seksual akibat terinfeksi bakteri Chlamydia trachomatis. Penyakit ini bisa diderita oleh pria maupun wanita yang telah aktif secara seksual. Jika tak ditangani dengan tuntas, penyakit klamidia dapat menimbulkan gangguan kesehatan yang lebih serius.
penularan infeksi klamidia
penularan infeksi klamidia

Penyebab Penyakit Klamidia Serta Gejalanya

Selain hubungan seksual, penularan infeksi klamidia bisa pula terjadi melalui mainan seks yang telah terkontaminasi. Risiko penularan infeksi klamidia akan meningkat jika melakukan hubungan seksual dengan banyak orang atau bergonta-ganti pasangan. Beberapa faktor yang akan memperbesar risiko penularan infeksi klamidia adalah pernah menderita penyakit menular seksual, berhubungan seks tanpa menggunakan pelindung, dan aktif secara seksual sejak muda.
 


Wanita hamil yang menderita klamidia berpotensi menularkan penyakit pada bayi dalam kandungannya. Penularan infeksi klamidia ini akan menyebabkan terjadinya pembengkakan pada mata serta keluarnya cairan yang disebut konjungtivitis. Meski penularan infeksi klamidia terjadi melalui berbagai cara, perlu Anda ketahui jika penyakit tidak akan menyebar pada orang lain akibat:


• Melakukan kontak langsung, seperti berciuman dan berpelukan.
• Menggunakan dudukan toilet yang sama dengan penderitanya.
• Berbagi peralatan makan, perlengkapan mandi, dan kamar mandi yang sama.
• Berada di satu pemandian atau kolam renang dengan orang yang terinfeksi.

Gejala penyakit yang dialami pria dan wanita memiliki perbedaan, namun keduanya dapat merasakan sakit ketika buang air kecil. Gejala yang muncul pada pria, berupa sakit pada testikel, adanya sensasi terbakar, keluarnya cairan putih kental dari ujung kemaluan. Sementara, gejala klamidia wanita ditandai dengan pendarahan ketika atau setelah berhubungan sekual, mensturasi lebih berat, dan rasa sakit pada perut bagian bawah.


Pengobatan Tepat Terhadap Penyakit Klamidia

Pengobatan terhadap infeksi klamidia dapat dilakukan dengan menggunakan kombinasi obat antibiotik. Obat antibiotik memiliki beberapa efek samping ringan, seperti diare, menurunnya nafsu makan, mual, perut kembung, sakit perut, dan infeksi jamur pada organ kelamin. Selama masa pengobatan, penderita disarankan untuk tidak melakukan hubungan seskual atau berlangsung 1 hingga 2 minggu. Untuk mendapatkan kesembuhan maksimal, tindak pencegahan perlu disertakan, seperti:


• Gunakan pelindung atau kondom ketika berhubungan seksual.
• Batasi jumlah pasangan seksual atau setia pada satu orang saja.
• Lakukan pemeriksaan kesehatan seksual secara rutin bersama dokter.

Selain itu, Anda dan pasangan perlu melakukan komunikasi secara terbuka mengenai kehidupan seksual. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya penularan infeksi pada pasangan mengingat klamidia tidak menimbulkan gejala pada sebagian orang. Wanita juga disarankan agar tidak terlalu sering membersihkan kemaluan karena bisa mengakibatkan berkurangnya bakteri baik sehingga risiko infeksi menular akan meningkat.


Segera Konsultasikan dengan Klinik Utama Sentosa

Pencegahan terhadap penularan infeksi klamidia bisa Anda ketahui setelah berkonsultasi bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang menangani berbagai penyakit kulit dan kelamin terbaik di daerah Jakarta. Melakukan perawatan di klinik ini, Anda akan ditangani oleh dokter berpengalaman dan berkompeten di bidangnya dengan menggunakan peralatan medis canggih serta modern.
 
Klinik Utama Sentosa memberikan keringanan biaya sehingga pasien tidak perlu mengkhawatirkan uang yang harus dikeluarkan. Sebelum perawatan dilakukan, pasien dapat berkonsultasi secara online guna mengetahui penyebab penyakit secara pasti dan jenis perawatan yang cocok dilakukan. Untuk informasi mengenai penyakit kulit dan kelamin lainya, Anda dapat menghubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878.