Min17Mar201916:34

Ketahui, Ini Penyebab Benjolan Pada Kemaluan


Benjolan pada kemaluan pria maupun wanita merupakan salah satu indikasi adanya penyakit menular seksual. Penyakit menular seksual dapat menginfeksi seseorang karena melakukan hubungan intim dengan sembarang orang tanpa menggunakan pelindung atau kondom. Biasanya, penderita akan menemukan bisul atau benjolan di bibir kemaluan saat bercukur ataupun mandi. Munculnya benjolan pada kemaluan ini cukup berbahaya jika tak segera ditangani.
benjolan pada kemaluan
benjolan pada kemaluan

Penyebab Penyakit Menular Seksual dan Gejalanya

Penyebab adanya benjolan pada kelamin biasanya disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, maupun parasit. Selain itu, salah satu risiko penularan penyakit seksual adalah penggunaan mainan seks yang terkontaminasi secara bergantian. Seseorang yang mengontraksi virus Zika melalui gigitan nyamuk vector dan telah terinfeksi berpotensi menyebabkan penyebaran penyakit menular seksual pada orang lain. Selain benjolan pada kemaluan, gejala penyakit menular seksual lainnya, adalah sebagai berikut:


• Sakit ketika buang air kecil

Munculnya rasa sakit ketika berkemih merupakan salah satu gejala penyakit menular seksual yang paling umum. Beberapa penyakit kelamin yang menyebabkan gejala tersebut, antara lain klamidia, gonore, dan trikomoniasis.


• Keluar cairan asing dari kemaluan

Gejala penyakit kelamin lainnya adalah cairan asing yang keluar saat buang air kecil. Cairan asing yang berbau amis atau busuk kemungkinan menandakan adanya penyakit kelamin, yakni gonore, trikomoniasis, dan klamidia.
 

• Nyeri saat berhubungan seks

Rasa sakit yang dirasakan ketika berhubungan seksual termasuk ciri penyakit kelamin yang sering diabaikan. Segera konsultasikan bersama dokter jika nyeri baru pertama kali dialami, timbul setelah berganti pasangan seksual, dan muncul setelah berganti kebiasaan seksual.


• Muncul luka atau kutil kelamin

Luka atau kutil yang muncul secara tiba-tiba di area genital termasuk gejala penyakit menular seksual. Beberapa jenis penyakit menular seksual yang ditandai dengan luka atau kutil adalah herpes genital, sipilis, HPV, dan Molloscum contagious.
 

Apa Saja Penanganan Tepat yang Dapat Dilakukan?

Penanganan terhadap benjolan pada kemaluan bisa dilakukan jika hasil diagnosis sudah diketahui. Dokter biasanya akan melakukan tes laboratorium guna mengindentifikasi penyebab dan mendeteksi penyebab penularan penyakit. Pemeriksaan atau tes yang dokter lakukan, antara lain:


• Tes darah, biasanya dilakukan guna memastikan diagnosis sifilis tahap akhir.
• Tes urin, berguna untuk mengetahui jenis penyakit kelamin yang menginfeksi.
• Tes cairan, dilakukan guna mendiagnosis jenis infeksi melalui cairan tubuh.

Jika diagnosis sudah didapatkan, maka perawatan terhadap benjolan pada kemaluan dan gejala yang menyertai lainnya bisa dilakukan. Dokter akan memberikan obat antiobiotik untuk membantu menyembuhkan berbagai jenis infeksi menular seksual akibat bakteri dan parasit. Selain itu, obat antivirus juga diperlukan karena mampu mengurangi risiko infeksi dan mencegah terjadinya kekambuhan penyakit.
 

Segera Konsultasikan Bersama Klinik Utama Sentosa

Benjolan pada kemaluan pria dan wanita dapat ditangani dengan melakukan perawatan di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin terpercaya di daerah Jakarta. Melakukan perawatan di klinik ini, Anda akan ditangani oleh dokter ahli berpengalaman dengan menggunakan peralatan medis berteknologi modern.
 
Pelayanan kesehatan Klinik Utama Sentosa diberikan secara maksimal sehingga pasien merasakan kepuasaan dan kenyamanan selama melakukan perawatan. Tak hanya itu, klinik ini juga memiliki fasilitas unggulan berupa layanan konsultasi online dan gratis. Melalui konsultasi, pasien dapat mengetahui penyebab munculnya benjolan pada kemaluan serta jenis penanganan yang cocok dilakukan. Untuk informasi lebih lanjut, segera hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878.