Kam09Mei201911:32

Jangan Abaikan! Inilah Gejala Penyakit Candidiasis

Penyakit candidiasis adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh adanya infeksi jamur bernama Candida. Jamur candida ini banyak jenisnya, dan yang paling sering menyebabkan infeksi pada manusia terutama bagian organ kelamin dan mulut adalah Candida albicans. Jamur yang satu ini juga bisa menyebabkan infeksi di berbagai bagian tubuh lainnya seperti saluran pencernaan, esophagus maupun kuku. Gejala candidiasis biasanya berbeda-beda tergantung dari bagian tubuh yang terkena infeksi.



Jamur candida ini sebenarnya memang sudah ada di permukaan kulit kita, hanya saja jika jumlahnya terlalu banyak, maka dapat menyebabkan infeksi yang kita kenal dengan penyakit candidiasis ini. Candidiasis dapat menyerang anak-anak maupun orang dewasa dan harus segera diperiksakan ke dokter. Mereka yang memiliki daya tubuh lemah cenderung lebih mudah terkena penyakit ini.

Gejala Candidiasis Yang Kerap Dialami


Gejala penyakit candidiasis yang sering dialami oleh penderitanya tergantung pada bagian mana yang terinfeksi. Inilah beberapa jenis gejalanya :



• Infeksi candidiasis di daerah organ kelamin

Infeksi candida ini biasa dialami oleh organ kelamin wanita. Namun, pria yang belum disunat juga bisa terkena infeksi candidiasis ini. Gejala yang biasanya dialami penderita biasanya berbeda antara wanita dan pria. Jika pada wanita vagina menjadi merah dan perih, beda hanya dengan pria. Gejalanya adalah penis yang bau dan harus segera diobati karena candidiasis pada kelamin termasuk penyakit menular seksual.

• Candidiasis pada mulut

Dikenal juga dengan oral trush dimana gejala yang dialami penderita diantaranya adalah adanya bintik-bintik putih yang muncul di bagian mulut dan lidah. Tak hanya itu, penderita juga mengalami kesulitan dalam menelan makanan disertai sakit tenggorokan.

Faktor Risiko Dan Penyebab Candidiasis


Penyakit candidiasis memang disebabkan oleh infeksi jamur, hanya saja adanya faktor berikut meningkatkan risiko berkembangnya jamur candida yang akhirnya menyebabkan infeksi. Berikut beberapa faktor yang dimaksud :

• Lemahnya sistem kekebalan tubuh

Yang paling berisiko mengalami keadaan ini adalah mereka yang mengidap penyakit HIV, menjalani prosedur pengobatan kemoterapi, maupun pengguna steroid.

• Mengonsumsi obat tertentu, misalnya antibiotik.

• Faktor usia, mereka yang sering terkena candidiasis adalah lansia dan bayi.

• Penderita penyakit kronis, seperti diabetes misalnya.

Peningkatan risiko dapat terjadi pada orang yang kurang bisa menjaga kebersihan. Begitu pula dengan mereka yang aktif dalam berhubungan seksual. Namun, perlu diingat bahwa penyakit candidiasis ini tidak termasuk ke dalam penyakit menular seksual. Untuk mendiagnosis penyakit ini, Anda dapat melakukannya di Klinik Utama Sentosa. Dokter akan menggunakan pemeriksaan fisik, riwayat medis, serta pemeriksaan lanjut jika dibutuhkan.


Jika sudah muncul gejala seperti di atas, lakukan pemeriksaan untuk mengetahui seberapa parah jamur candida telah menginfeksi. Jika mengalami gejala di atas sampai 1 minggu dan tidak kunjung sembuh, segera lakukan pemeriksaan di Klinik Utama Sentosa. Jika dibiarkan terlalu lama, gejala yang dialami dapat mengganggu aktivitas dan menyebabkan ketidaknyamanan.

Baca Juga : Simak, Ini Cara Penularan Penyakit Kandidiasis


Dapatkah Candidiasis Diobati?


Selain menggunakan pengobatan bersifat medis, langkah yang bisa dilakukan untuk meminimalisir risiko infeksi jamur candida ini diantaranya adalah menjaga kebersihan tubuh. Penyakit candidiasis pada kelamin jauh lebih bahaya dan menular. Jika didiagnosis penyakit satu ini, usahakan untuk tidak melakukan hubungan seksual yang dapat menularkan infeksinya pada pasangan Anda. Langkah yang paling tepat jika menemukan gejala candidiasis adalah dengan menghubungi dokter.
 
Penyakit candidiasis ini dapat diobati, hanya saja membutuhkan bantuan dokter. Apalagi jika gejala yang dirasakan sudah cukup parah. Untuk mengetahui jenis pengobatan lain yang dapat digunakan untuk menyembuhkan candidiasis ini silakan konsultasikan dengan dokter kami secara gratis di nomor 081366657878 .