Sel12Feb201916:36

Inilah Penyebab Klamidia yang Harus Diketahui

Penyebab klamidia baik pada wanita maupun pria adalah infeksi bakteri bernama Chlamydia trachomatis. Penyakit ini merupakan salah satu infeksi menular seksual yang muncul tanpa gejala yang terlihat jelas. Namun, secara umum infeksi yang menyebabkan klamidia akan menimbulkan rasa sakit pada organ kelamin dan keluarnya cairan asing dari organ kelamin. Klamidia juga dapat menginfeksi serviks, saluran kencing, anus, mata, serta tenggorokan.
penyebab klamidia
penyebab klamidia

Faktor yang Meningkatkan Risiko Infeksi Klamidia


Pada umumnya, penyebab klamidia yang menginfeksi organ lain terjadi akibat menularnya bakteri melalui hubungan seksual tanpa menggunakan pelindung atau kondom. Penyebaran infeksi penyebab klamidia juga bisa terjadi karena penggunaan alat bantu seks yang tidak dicuci setelah digunakan. Beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan risiko seseorang terjangkit penyakit klamidia, antara lain:


• Pernah menderita penyakit menular seksual sebelumnya.
• Sering bergonta ganti pasangan seksual.
• Berhubungan intim tanpa menggunakan pelindung.
• Telah aktif secara seksual sebelum berusia 18 tahun.

Meski dapat menular dengan mudah, penyakit klamidia tidak dapat menyebar melalui beberapa hal, seperti berpelukan, menggunakan dudukan toilet yang sama, berbagi handuk serta peralatan makan, berciuman, dan berada di satu kolam atau pemandian. Untuk mengetahui penyebab klamidia lebih lanjut, Anda harus melakukan pemeriksaan dengan dokter. Dokter biasanya akan melakukan diagnosis terlebih dahulu sebelum perawatan dilakukan.

BAGAIMANA CARA PENULARAN KLAMIDIA?*

Komplikasi Akibat Penyakit Klamidia serta Penanganannya

Klamidia yang dibiarkan tanpa penanganan tepat akan menyebar dan mengakibatkan adanya gangguan kesehatan jangka panjang. Komplikasi yang muncul berbeda-beda antara pria dan wanita. Beberapa bahaya atau komplikasi akibat infeksi bakteri penyebab klamidia, adalah sebagai berikut:


• Pada pria

Pria yang menderita penyakit klamidia dapat mengalami beberapa peradangan, seperti epididimitis atau peradangan epididimitis, reactive arthritis atau peradangan pada sendi, dan uretritis atau peradangan pada saluran pembuangan urin. Epididimitis yang dibiarkan akan semakin parah dan menyebabkan kemandulan. Sementara uretritis akan mengakibatkan kulup atau ujung kelamin mengalami iritasi serta mengeluarkan cairan kental berwarna putih.


• Pada wanita

Komplikasi penyakit klamidia pada wanita lebih banyak dan cukup berbahaya. Beberapa bahaya atau komplikasi yang dapat terjadi, seperti cervicitis atau peradangan pada leher rahim, penyakit radang panggul, adanya masalah pada masa kehamilan, bartholinitis atau pembengkakan kelenjar bartolin, dan salpingitis atau peradangan pada tuba fallopi.
 
Untuk menghindari berkembangnya penyakit menjadi komplikasi, Anda harus melakukan penanganan dengan segera. Klamidia dapat ditangani dengan rutin mengonsumsi obat antibiotik sesuai resep dokter. Penderita klamidia harus menuntaskan konsumsi obat guna mencegah resisten antibiotik atau terjadinya kekambuhan penyakit. Anda juga harus menghindari hubungan seksual selama masa perawatan.
 
Untuk mencegah penularan kembali, pasangan seksual juga harus melakukan pengobatan meski tidak mengalami gejala klamidia. Obat antibiotik biasanya menimbulkan beberapa efek samping, namun cukup ringan. Efek samping yang mungkin dirasakan penderitanya adalah diare, menurunnya nafsu makan, mual atau muntah, perut mengalami kembung, dan terasa sakit pada perut.


Lakukan Konsultasi dengan Klinik Utama Sentosa

Penyebab klamidia dapat diketahui dengan melakukan konsultasi bersama dokter di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani berbagai penyakit kulit dan kelamin terpercaya di daerah Jakarta. Melakukan penanganan di klinik ini, proses penyembuhan dapat berlangsung dengan cepat karena ditangani oleh dokter berpengalaman dan berkompeten di bidangnya.
 
Klinik Utama Sentosa juga telah dilengkapi dengan peralatan medis yang canggih serta modern. Tak hanya itu, klinik ini juga memberikan keringanan pada biaya perawatan sehingga pasien tidak perlu khawatir mengenai uang yang harus dikeluarkan. Untuk infomasi lebih lanjut mengenai penyakit kulit dan kelamin lainnya, Anda bisa segera berkonsultasi atau menghubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878.