Sab20Apr201916:08

Ini Dia, Ciri Ciri Klamidia Secara Umum

Ciri ciri klamidia dapat berbeda-beda antara pria dengan wanita. Klamidia adalah salah satu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Penyakit ini cukup berbahaya karena dapat mengakibatkan munculnya gangguan secara seksual dan reproduksi. Karena itu, jika ciri ciri klamidia sudah dirasakan, segera lakukan pengobatan hingga tuntas.
ciri ciri klamidia
ciri ciri klamidia

Gejala Penyakit Klamidia yang Perlu Diketahui

Gejala atau ciri ciri klamidia akan muncul dalam waktu satu hingga tiga minggu setelah terinfeksi masuk pertama kali. Struktur anatomi kemaluan antara pria dan waktu memiliki perbedaan sehingga ciri ciri klamidia pun bervariasi. Perbedaan ciri ciri klamidia pada pria dan wanita, adalah sebagai berikut:


• Gejala klamidia wanita

Ciri ciri klamdia pada wanita biasanya ditandai dengan keluarnya cairan tidak normal dari organ kelamin. Beberapa gejala lain yang menyertai, yakni pendarahan di luar siklus menstruasi, sakit serta perih ketika berkemih, rasa gatal atau sensasi panas, dan tubuh mengalami demam yang cukup lama.
 

• Gejala klamidia pria

Sementara itu, infeksi yang terjadi pada pria akan menimbulkan gejala klamidia, seperti keluranya cairan abnormal dari organ kelamin, muncul rasa sakit yang cukup kuat saat berkemih, area bukaan kelamin terasa panas hingga sensasi terbakar, dan terasa sakit akibat adanya lepuhan di area testis.
 
Pada wanita, ciri ciri klamidia yang muncul dan dibiarkan akan menyebabkan infeksi pada uretra dan peradangan di serviks. Selain itu, infeksi klamidia yang diderita wanita juga dapat menimbulkan penyakit radang panggul, infeksi para uterus, rahim, maupun saluran tuba. Sementara itu, pada pria biasanya akan mengakibatkan peradangan pada uretra dan epididimis.


Diagnosis Serta Pengobatan Penyakit Kelamin Klamidia

Sebelum melakukan penanganan penyakit klamidia, dokter akan mendiagnosis menggunakan alat penyeka atau melalui sampel urin. Alat penyeka berbentuk tipis ini dimasukkan ke organ kelamin untuk mendapatkan sampel dari cairan urin yang tersisa. Jika hasil diagnosis sudah diketahui, pengobatan penyakit bisa segera dilakukan menggunakan kombinasi antibiotik. Selama masa perawatan, penderita disarankan untuk tidak berhubungan seksual, baik secara oral, anal, maupun vaginal.
 
Meski efektif, obat antibiotik memiliki beberapa efek samping, namun cukup ringan. Beberapa efek samping yang dirasakan setelah mengonsumsi obat tersebut adalah menurunnya nafsu makan, mengalami diare, perut terasa kembung, mual hingga muntah, dan infeksi jamur pada kemaluan wanita. Untuk mendapatkan kesembuhan penyakit secara maksimal, perawatan penyakit perlu disertai dengan tindak pencegahan, seperti:

• Selalu gunakan pelindung atau kondom ketika berhubungan seksual,
• Hindari berbagi penggunaan alat bantu seks dengan orang lain.
• Batasi jumlah pasangan seksual atau setia pada satu orang saja.
• Tidak terlalu sering membersihkan kemaluan, terutama bagi wanita.
• Lakukan pemeriksaan kesehatan seksual bersama dokter secara rutin.


Lakukan Konsultasi Bersama Klinik Utama Sentosa

Ciri ciri klamidia dapat disembuhkan dengan melakukan penanganan bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin terpercaya di daerah Jakarta. Melakukan penanganan penyakit di klinik ini proses penyembuhan penyakit berlangsung dengan cepat karena peralatan medis yang digunakan telah canggih serta modern.
 
Klinik utama Sentosa juga menawarkan keringanan pada biaya perawatan sehingga pasien tidak perlu khawatir mengenai uang yang akan dikeluarkan. Dengan memiliki fasilitas yang lengkap, pasien dapat merasakan kenyamanan serta kepuasan telah melakukan perawatan maupun pemeriksaan rutin. Untuk informasi lebih lanjut mengenai penyakit kulit dan kelamin lainnya, Anda bisa segera menghubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878.