Sab05Jan201912:09

Gejala Penyakit Menular Seksual

Gejala penyakit menular seksual terkadang tidak muncul dengan jelas sehingga menyebabkan penderitanya tidak menyadari jika sudah terinfeksi. Karena itu, salah satu cara untuk memastikan apa tubuh telah terinfeksi penyakit seksual adalah dengan pemeriksaan laboratorium bersama dokter ahli. Penyakit menular seksual umumnya menular melalui hubungan seksual yang tidak aman atau lewat darah akibat penggunaan jarum suntik secara bergantian.

gejala penyakit menular seksual
gejala penyakit menular seksual

Beberapa Gejala Umum Penyakit Menular Seksual

Penyakit menular seksual bisa dialami oleh pria maupun wanita dari berbagai kalangan usia. Baik wanita dan pria memiliki gejala penyakit menular seksual yang hampir sama. Beberapa gejala umum yang mengindikasikan adanya infeksi akibat penyakit menular seksual, adalah sebagai berikut:


• Urin mengalami perubahan

Gejala penyakit menular seksual yang akan terlihat, yakni perubahan yang terjadi pada urin. Biasanya, perubahan warna menjadi kemerahan mengindikasikan adanya darah yang keluar bersama air urin. Selain mengalami perubahan, penderitanya akan merasakan sakit atau sensasi terbakar ketika buang air kecil.


• Keluar cairan dari organ kelamin

Cairan asing yang keluar dari organ kelamin merupakan salah satu kemungkinan yang menunjukkan jika terdapat infeksi akibat penyakit menular seksual. Beberapa penyakit menular seksual yang menjadi penyebab keluarnya cairan asing tersebut, antara lain gonore, klamidia, dan trikomoniasis.


• Rasa nyeri saat berhubungan seksual

Salah satu gejala penyakit menular seksual lain yang sering dirasakan penderitanya adalah rasa nyeri ketika melakukan hubungan seksual. Rasa sakit atau nyeri ini lebih sering dialami oleh wanita. Namun, pria juga bisa mengalami gejala penyakit menular seksual yang serupa, seperti rasa sakit saat ejakulasi.


• Organ kelamin terasa gatal

Rasa panas atau gatal pada organ kelamin bisa terjadi karena iritasi atau infeksi ragi. Namun, organ kelamin baik pria maupun wanita yang terasa gatal juga bisa menjadi gejala penyakit menular seksual. Salah satu penyebab rasa gatal di daerah sekitar kealmin adalah bacterial vaginosis.


• Muncul kutil di daerah kelamin

Kutil yang muncul di daerah kelamin merupakan petunjuk dini dari penyakit menular seksual. Beberapa jenis penyakit menular seksual yang ditandai dengan gejala munculnya kutil, seperti herpes genital dan sifilis. Kutil atau benjolan di sekitar kelamin dapat menghilang dengan sendirinya. Meski begitu, benjolan yang sudah menghilang ini dapat menular dan mengakibatkan infeksi.

Gejala Penyakit Menular Seksual Berdasarkan Penyebabnya.

Penyakit menular seksual bisa terjadi karena berbagai akibat, seperti bakteri, virus, jamur, parasit, dan protozoa. Beberapa penyakit tersebut, antara lain gonore (bakteri), herpes genital (virus), kutu kemaluan (parasit), trikomoniasis (protozoa), dan candida albicans (jamur). Gejala penyakit menular seksual dapat berbeda-beda setiap penyebabnya, seperti:


• Gonore atau kencing nanah

Gejala gonore biasanya tidak muncul dengan jelas, namun bisa berbeda antara pria dengan wanita. Penyakit kencing nanah atau gonore pada pria ditandai dengan keluarnya cairan berwarna kuning atau hijau, sakit ketika buang air kecil, dan terjadinya peradangan pada ujung kelamin. Senentara pada wanita gejala yang dirasakan, berupa gatal di sekitar organ kelamin, pendarahan ketika berhubungan seksual, dan nyeri di perut bagian bawah.


• Herpes genital

Gejala herpes genital muncul dalam beberapa hari setelah infeksi pertama kali masuk ke dalam tubuh penderitanya. Salah satunya adalah luka melepuh berwarna kemerahan yang menyebabkan rasa sakit di sekitar organ kelamin. Tak hanya itu, penyakit herpes kelamin juga bisa mengakibatkan nyeri dan perih ketika buang air kecil.
 

• Kutu kemaluan

Kutu kelamin biasanya akan menyebabkan gejala utama, seperti rasa gatal di bagian yang terinfeksi akibat adanya peradangan atau iritasi. Kutu pada rambut kemaluan merupakan serangga parasit kecil yang hidup memangsa darah manusia untuk bertahan hidup. Penularan kutu ini hanya dapat terjadi karena melakukan kontak seksual dengan penderitanya.


• Trikomoniasis

Trikomoniasi merupakan salah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh protozoa bernama Trichomonas vaginalis. Gejala akibat penyakit trikomoniasis pada pria, yakni keluarnya cairan berwarna keputihan dari organ kelamin, ada sensasi perih setelah buang air kecil, dan terjadi inflamasi pada kulup kelamin. Sementara pada wanita, gejala yang timbul, seperti rasa gatal di sekitar organ kelamin, tidak nyaman ketika berhubungan seksual, dan keluar cairan berwarna kuning kehijauan.


• Candida albicans

Penyakit candida albicans disebabkan oleh adanya infeksi jamur dan umumnya ditemukan pada sekitar bibir, anus, hingga saluran pencernaan. Pada wanita, gejala yang akan dirasakan adalah rasa gatal luar biasa di sekitar organ kelamin, terasa perih serta kemerahan di kulit sekitar kelamin, dan keluarnya keputihan yang menggumpal. Penyakit candida pada pria biasanya mengakibatkan munculnya ruam kemerahan di kelamin, gatal atau perih, hingga bau tidak sedap di sekitar kelamin.
 

Penanganan Terhadap Penyakit Menular Seksual

Cara menangani berbagai gejala dari penyakit menular seksual adalah dengan melakukan perawatan bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik ini merupakan salah klinik kesehatan yang khusus menangani masalah kulit dan kelamin. Melakukan perawatan di klinik ini, Anda akan mendapatkan pelayanan medis terbaik karena peralatan yang digunakan sudah modern. Segera lakukan konsultasi atau hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 0813 6665 7878.