Sel09Apr201916:33

Beberapa Gejala Klamidia yang Perlu Diketahui


Gejala klamidia yang diderita pria dan wanita memiliki beberapa perbedaan. Klamidia merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Penyakit ini dapat menyebar dengan mudah akibat kegiatan seksual yang tidak aman. Jika tak segera ditangani, penyakit klamidia dapat menimbulkan gangguan pada kesehatan yang lebih serius.
gejala klamidia
gejala klamidia

Apa Saja Gejala Akibat Infeksi Klamidia?

Terkadang, penderita tidak menyadari adanya gejala klamidia karena muncul tanpa rasa sakit. Gejala klamidia baru akan terasa setelah 1 hingga 3 minggu. Namun, meski sudah muncul biasanya gejala klamidia sering diabaikan karena tidak parah dan cepat menghilang dengan sendirinya. Pria dan wanita yang menderita penyakit klamidia akan memiliki gejala yang berbeda satu sama lain, yakni sebagai berikut:
 

• Gejala klamidia pria

Seorang pria yang terinfeksi bakteri penyebab klamidia akan merasakan beberapa gejala, seperti sakit ketika buang air kecil, keluarnya cairan bening atau keruh dari ujung kemaluan, rasa panas serta gatal di lubang kelamin, dan muncul rasa sakit hingga pembengkakan di sekitar testis.


• Gejala klamidia wanita

Sementara pada wanita, gejala yang dirasakan dapat berupa pendarahan di luar masa menstruasi, adanya rasa sakit ketika berhubungan seksual, keluarnya cairan tidak normal serta berbau dari kemaluan, nyeri pada bagian lambung bawah, dan adanya rasa panas atau gatal di area genital.

Bagaimana Penanganan Tepat yang Dapat Dilakukan?

Sebelum pengobatan penyakit klamidia dilakukan, dokter biasanya akan mendiagnosis menggunakan alat penyeka. Alat penyeka tipis ini kemudian akan dimasukkan ke ujung kelamin pria guna mendapatkan sampel dari saluran pembuangan urin atau uretra. Sementara bagi wanita, alat penyeka digunakan unruk bagian dalam kemaluan atau serviks. Setelah hasil diagnosis diketahui, barulah dokter memberikan penanganan dengan obat-obatan.
 
Dokter akan meresepkan antibiotik oral untuk mencegah infeksi berulang dan penyebaran bakteri lebih lanjut. Konsumsi obat yang dilakukan secara rutin dapat menghilangkan infeksi dalam waktu 1 hingga 2 minggu. Selama masa pengobatan, penderitanya disarankan agar tidak melakukan hubungan sekaual. Untuk mendapatkan kesembuhan secara maksimal, Anda dapat melakukan beberapa tindak pencegahan, seperti:


• Selalu gunakan pelindung atau kondom ketika berhubungan seksual.
• Tidak menggunakan mainan seks secara bergantian dengan pasangan seks.
• Tidak bergonta ganti pasangan seksual atau setia pada satu orang saja.
• Hindari membersihkan organ kelamin terlalu sering, terutama wanita.

Seseorang yang aktif secara seksual harus melakukan pemeriksaan mengenai kesehatan seksualnya. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya penularan penyakit kepada orang lain. Ketika melakukan hubungan seksual, sebaiknya gunakan plastik lunak atau lateks untuk menutupi organ kelamin saat melakukan kegiatan seksual secara oral. 

Konsultasikan Segera Bersama Klinik Utama Sentosa

Gejala klamidia bisa disembuhkan dengan melakukan konsultasi bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang menangani berbagai penyakit kulit dan kelamin terbaik di daerah Jakarta. Melakukan perawatan di klinik ini, Anda akan ditangani oleh dokter berpengalaman dan berkompeten di bidangnya dengan menggunakan peralatan medis canggih serta modern.
 
Klinik Utama Sentosa memberikan keringanan biaya sehingga pasien tidak perlu mengkhawatirkan uang yang harus dikeluarkan. Sebelum perawatan dilakukan, pasien dapat berkonsultasi secara online guna mengetahui penyebab penyakit secara pasti dan jenis perawatan yang cocok dilakukan. Untuk informasi mengenai penyakit kulit dan kelamin lainya, Anda dapat menghubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878.