Jum19Apr201911:27

Bagaimana Penanganan Terhadap IMS Pada Pria

Infeksi menular seksual atau IMS pada pria disebabkan karena melakukan hubungan intim yang tidak aman. Hubungan intim yang dimaksud dapat berupa vaginal, anal, maupun oral. Tak hanya melalui aktivitas seksual, penularan IMS pada pria bisa pula terjadi karena melakukan transfusi darah atau berbagi penggunaan jarum suntik dengan penderitanya. Penyakit infeksi menular seksual biasanya ditandai dengan ruam atau lepuhan dan rasa nyeri pada organ genital.
IMS pada pria
IMS pada pria

Ciri Infeksi Menular Seksual Pada Pria Secara Umum

Infeksi menular seksual terkadang tidak menimbulkan gejala yang jelas atau hanya muncul secara ringan. Karena itu, beberapa orang baru menyadari terkena infeksi menular seksual setelah muncul komplikasi. Gejala yang muncul akibat infeksi menular seksual dapat berbeda-beda bergantung jenis penyakitnya. Namun, beberapa gejala umum IMS pada pria yang perlu diketahui, adalah sebagai berikut:


• Munculnya benjolan, luka, atau lepuhan di sekitar organ kelamin.
• Organ kelamin terasa sangat gatal hingga adanya sensasi terbakar.
• Nyeri saat buang air kecil atau ketika melakukan hubungan seksual.
• Keluarnya cairan asing dari organ kelamin pria maupun wanita.
• Terdapat benjolan atau pembengkakan kelenjar getah bening di selangkangan.
• Muncul ruam di beberapa bagian tubuh, seperti kulit tangan, kaki, dan badan.
• Tubuh mengalami demam hingga menggigil dan nyeri di perut bagian bawah.

Penyakit IMS pada pria memiliki gejala lain, yakni berupa nyeri atau pembengkakan pada testis. Gejala penyakit IMS pada pria harus segera ditangani sebelum menyebabkan bahaya atau komplikasi yang lebih serius. Beberapa komplikasi yang mungkin muncul akibat infeksi menular seksual adalah peradangan pada mata, radang sendi, infertilitas, penyakit jantung, dan kanker anus.


Penanganan Tepat Terhadap Infeksi Menular Seksual

Penanganan pada infeksi menular seksual atau IMS pada pria biasanya dilakukan dengan mengonsumsi obat-obatan sesuai resep dokter. Beberapa obat yang disarankan dokter adalah antbiotik, antivirus, dan antijamur. Setiap obat yang diresepkan memiliki kegunaan yang berbeda-beda, antara lain:
 
• Obat antibiotik, berguna untuk mengobati berbagai infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri, seperti gonore, klamidia, dan sipilis.
 
• Obat antivirus, bertujuan untuk meredakan gejala infeksi menular seksual dan mengurangi risiko penyebaran penyakit pada orang lain.
 
• Obat antijamur, digunakan untuk menangani penyakit menular seksual yang disebabkan oleh jamur, seperti kandidiasis.
 
Selain mengonsumsi obat, proses penyembuhan penyakit akan berlangsung dengan cepat jika disertai dengan tindak pencegahan. Cara mencegah infeksi menular seksual yang bisa dilakukan, antara lain mengetahui riwayat kesehatan pasangan seksual masing-masing, tidak menggunakan obat-obatan terlarang termasuk jarum suntik, periksakan kesehatan secara rutin, dan lakukan vaksinasi sebelum berusia 26 tahun.


Segera Konsultasikan Bersama Klinik Utama Sentosa

Penyakit IMS pada pria bisa disembuhkan melalui perawatan bersama Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin terpercaya di daerah Jakarta. Melakukan perawatan di klinik ini, Anda akan ditangani oleh dokter ahli berpengalaman dengan menggunakan peralatan medis berteknologi modern.
 
Pelayanan kesehatan Klinik Utama Sentosa diberikan secara maksimal sehingga pasien merasakan kepuasaan dan kenyamanan selama melakukan perawatan. Tak hanya itu, klinik ini juga memiliki fasilitas unggulan berupa layanan konsultasi online dan gratis. Melalui konsultasi, pasien dapat mengetahui penyebab penyakit serta jenis penanganan yang cocok dilakukan. Untuk informasi lebih lanjut, segera hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878.