Rab10Apr201915:33

Bagaimana Penanganan Penyakit IMS Pada Wanita?


Penyakit IMS pada wanita ditularkan melalui hubungan seksual yang tidak aman, seperti tanpa pelindung atau kondom. Penyebaran infeksi bisa lewat darah, cairan organ kelamin, atau cairan tubuh lainnya. Beberapa gejala penyakit IMS pada wanita sering kali muncul tanpa disadari sehingga pengobatan terlambat dilakukan. Meskipun begitu, tanda penyakit menular seksual bisa muncul di mata, mulut, saluran pencernaan, hati, dan otak.
penyakit IMS pada wanita
penyakit IMS pada wanita

Beberapa Gejala Penyakit Menular Seksual Pada Wanita

Gejala penyakit IMS pada wanita akan muncul berbeda-beda bergantung pada jenis penyakitnya. Seorang wanita yang menderita penyakit menular seksual biasanya akan mengalami gejala, berupa pendarahan di luar masa menstruasi serta munculnya bau tidak sedap dari organ kelamin. Beberapa gejala umum dari penyakit IMS pada wanita berdasarkan jenisnya, adalah sebagai berikut:


• Sifilis

Sifilis atau raja singa adalah salah satu penyakit menular seksual disebabkan oleh infeksi bakteri. Gejala awal penyakit sifilis adalah munculnya luka atau lesi pada organ kelamin. Jika infeksi berlanjut ke tahap selanjutnya, maka akan muncul gejala mirip flu, seperti demam, nyeri persendian, dan sakit kepala.


• Gonore

Pada tahap awal, penyakit gonore tidak menunjukkan gejala apapun sehingga penderitanya tidak menyadari jika sudah terinfeksi. Namun, terdapat beberapa gejala umum yang dirasakan penderita wanita, berupa meningkatnya keinginan buang air kecil, keluarnya cairan organ kelamin berwarna kuning, sakit ketika buang air kecil, dan pendarahan saat berhubungan seks.
 

• Klamidia

Klamidia merupakan jenis penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri bernama Chlamydia trachomatis. Penyakit IMS pada wanita satu ini biasanya menimbulkan gejala, berupa pendarahan di luar siklus haid, perih atau sakit ketika buang air kecil, nyeri pada perut bagian bawah, dan sakit ketika berhubungan seksual.

Bagaimana Penanganan Tepat Terhadap Gejala IMS?

Pengobatan penyakit IMS pada wanita berbeda-beda bergantung dari penyebab penyakitnya. Dokter biasanya akan meresepkan obat yang sesuai untuk penderita infeksi menular seksual. Obat-obatan yang digunakan mampu meringankan keparahan gejala penyakit, namun bisa mengalami kekambuhan jika imunitas tubuh sedang rendah. Untuk menghindari terjadinya komplikasi penyakit lebih serius, penanganan penyakit harus disertai dengan tindak pencegahan, seperti:

• Gunakan alat kontrasepsi kondom guna mencegah penularan penyakit.
• Tidak bergonta ganti pasangan seksual atau setia pada satu orang saja.
• Hindari transfusi darah tambahan yang belum dipastikan kebersihannya.
• Tidak menggunakan alat-alat tembus kulit, seperti jarum suntik atau alat tindik.
• Berhati-hati ketika menangani sesuatu yang telah tercemar darah segar.
• Lakukan vaksinasi sebelum berusia 26 tahun, terutama HPV dan hepatitis B.

Riwayat seksual Anda dan pasangan harus dikenali masing-masing agar penularan penyakit menular lainnya tidak terjadi. Selama masa perawatan, tidak disarankan untuk melakukan segala kegiatan seksual. Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, terutama yang berkaitan dengan organ reproduksi.
 

Konsultasikan Segera Bersama Klinik Utama Sentosa

Penyakit IMS pada wanita bisa ditangani dengan berkonsultasi bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin di daerah Jakarta. Klinik Utama Sentosa sudah menjadi kepercayaan banyak orang karena mengutamakan kenyamanan serta kepuasan pasien pada setiap perawatannya.
 
Anda akan ditangani oleh dokter ahli yang telah berpengalaman di bidangnya dengan peralatan medis yang canggih serta modern. Untuk itu, sebelum penyakit menyebabkan komplikasi serius maka segera konsultasikan penyakit Anda dengan Klinik Utama Sentosa. Informasi lengkap mengenai penyakit kulit dan kelamin lainnya, Anda bisa hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878.