Rab03Apr201910:47

Bagaimana Cara Penularan Penyakit Kelamin?

Penularan penyakit kelamin mudah terjadi ketika melakukan aktivitas seksual yang tidak aman. Penyakit kelamin umumnya disebabkan oleh infeksi menular seksual akibat bakteri, virus, jamur, maupun parasit. Penyakit bisa diderita oleh pria maupun wanita yang aktif secara seksual. Meski mudah menular, tak jarang gejala tidak muncul dengan jelas sehingga pengobatan terlambat dilakukan.
penularan penyakit kelamin
penularan penyakit kelamin

Penularan Penyakit Kelamin Serta Gejalanya

Selain akibat berhubungan seks tidak aman, penularan penyakit kelamin bisa pula melalui darah atau cairan tubuh lainnya. Penularan penyakit kelamin dapat terjadi tanpa melalui kontak seksual adalah akibat pemakaian jarum suntik secara berulang atau bergantian dengan beberapa orang. Jika penularan penyakit kelamin sudah terjadi, beberapa gejala umum infeksi menular seksual akan muncul, di antaranya:


• Terjadi perubahan pada warna urin menjadi lebih pekat.
• Mengalami rasa nyeri selama melakukan hubungan seksual.
• Munculnya kutil pada sekitar kemaluan yang disertai memar.
• Adanya rasa sakit pada panggul atau perut bagian bawah.
• Keluar cairan keputihan tidak normal dari organ kelamin wanita.
• Organ kelamin pria mengeluarkan cairan asing.
• Terasa sakit hingga sensasi panas ketika buang air kecil.

Penyebaran infeksi menular seksual tanpa hubungan seks lainnya, yakni terjadi dari seorang ibu kepada bayi dalam kandungannya. Infeksi menular seksual ini biasanya berlangsung ketika mengandung atau saat proses persalinan secara normal. Karena itu, bagi wanita yang terdiagnosis penyakit kelamin saat hamil harus memeriksakan kondisi kesehatannya segera dengan dokter.


Pengobatan Terhadap Gejala Infeksi Menular Seksual

Penanganan yang disarankan dokter untuk penyakit kelamin biasanya berupa konsumsi antibiotik atau antivirus. Obat antibiotik berguna untuk menyembuhkan infeksi menular seksual akibat bakteri serta parasit, seperti gonore, sifilis, klamidia, dan trikomoniasis. Sementara itu, obat antivirus dapat membantu mengurangi risiko infeksi lebih lanjut serta kekambuhan penyakit. Untuk mendapatkan kesembuhan maksimal, penderita infeksi menular seksual perlu menyertai dengan tindak pencegahan, antara lain:


• Tidak berhubungan seks dengan sembarang orang

Risiko seseorang untuk terinfeksi penyakit menular seksual akan meningkat jika memiliki kebiasaan sering bergonta-ganti pasangan. Karena itu, Anda disarankan untuk melakukan kegiatan seksual dengan satu orang saja atau setia pada pasangan.
 

• Selalu gunakan pelindung atau kondom

Salah satu cara pencegahan infeksi menular seksual yang dianjurkan dokter adalah menggunakan pelindung atau kondom. Meski tidak sepenuhnya melindungi diri dari infeksi, penggunaan kondom ini bisa membantu mencegah penularan penyakit kelamin lain yang lebih berbahaya.


• Lakukan vaksinasi sebelum berusia 26 tahun

Pria dan wanita yang berusia kurang dari 26 tahun diharuskan melakukan vaksinasi HPV guna mencegahan penularan penyakit menular seksual. Vaksinasi ini dipercaya dapat mengurangi risiko terkena penyakit kelamin lebih dari 50 persen.


Segera Konsultasikan Bersama Klinik Utama Sentosa

Penularan penyakit kelamin bisa Anda ketahui dengan melakukan konsultasi bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan khusus menangani penyakit kulit dan kelamin yang berada di daerah Jakarta. Klinik ini sudah menjadi kepercayaan banyak orang karena mengutamakan kenyamanan pasien ketika perawatan maupun pemeriksaan rutin.
 
Anda akan ditangani oleh dokter ahli yang telah berpengalaman di bidangnya dengan peralatan media yang canggih serta modern. Untuk itu, sebelum penyakit menyebabkan komplikasi serius maka segera konsultasikan penyakit Anda dengan Klinik Utama Sentosa. Informasi lengkap mengenai penyakit kulit dan kelamin lainnya, Anda bisa hubungi hotline kami di nomor 081366657878.