Sel12Feb201911:48

Bagaimana Cara Penularan Klamidia?

Untuk mengetahui cara penularan klamidia, Anda bisa melakukan konsultasi di Klinik Utama Sentosa. Klamidia merupakan salah satu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri bernama Chlamydia trachomatis. Beberapa penderitanya terkadang tidak menyadari adanya infeksi karena penyakit muncul tanpa gejala yang jelas. Namun secara umum, infeksi penyakit klamidia menimbulkan rasa sakit dan keluarnya cairan dari organ kelamin.
cara penularan klamidia
cara penularan klamidia

Tanda dan Gejala Penyakit Klamidia

Sebagian besar penderita penyakit klamidia tidak menyadari adanya infeksi karena tidak menimbulkan gejala yang jelas. Gejala baru akan terlihat 1 hingga 3 minggu setelah bakteri menginfeksi tubuh pertama kali. Penderita klamidia memiliki gejala yang berbeda baik pada pria maupun wanita. Namun, biasanya gejala yang sama dapat dirasakan, seperti sakit ketika buang air kecil. Perbedaan gejala baik pada pria maupun wanita, antara lain:


• Pada pria

Beberapa penderita pria merasakan gejala penyakit secara jelas, namun sebagian tidak. Gejala yang dirasakan, yakni sakit pada testikel, adanya rasa gatal serta sensasi terbakar ketika buang air kecil, dan keluarnya cairan putih kental atau encer dari organ kelamin. Infeksi penyakit akibat bakteri ini masih dapat ditularkan kepada orang lain meski gejala sudah hilang.


• Pada wanita

Wanita yang menderita penyakit klamidia biasanya sebanyak 70 persen merasakan gejala dan 30 persen lainnya tidak. Gejala yang akan dirasakan adalah adanya pendarahan ketika atau setelah melakukan hubungan seksual, sakit pada perut bagian bawah, dan keluarnya cairan tidak biasa dari organ kelamin. Tak hanya itu, gejala lain yang akan menyertai seperti menstruasi yang lebih berat dari biasanya.


Komplikasi Penyakit Klamidia dan Penanganannya

Cara penularan klamidia yang paling umum adalah melalui hubungan seksual, baik secara oral, anal, maupun vaginal. Selain itu, cara penularan klamidia juga dapat terjadi karena menggunakan alat bantu seks yang telah terkontaminasi. Beberapa cara penularan klamidia lainnya yang dapat meningkatkan risiko terinfeksi bakteri, yakni sebagai berikut:

• Pernah menderita penyakit menular seksual lainnya.
• Bergonta ganti atau memiliki lebih dari satu pasangan seksual.
• Melakukan hubungan seksual tanpa pelindung atau kondom.
• Telah aktif secara seksual sejak usia yang masih muda.

Untuk mengetahui cara penularan klamidia, Anda perlu melakukan konsultasi bersama dokter ahli. Dokter biasanya akan menyarankan tindak pencegahan guna membantu mempercepat proses penyembuhan. Anjuran pencegahan tersebut, dapat berupa gunakan selalu pelindung atau kondom ketika berhubungan seksual, hindari seks dengan orang yang berbeda-beda atau setia pada satu pasangan, dan tidak berhubungan seksual jika belum dinyatakan sembuh.
 
Penanganan terhadap penyakit klamidia bisa dilakukan dengan memberikan obat antibiotik. Obat ini aman dikonsumsi oleh wanita hamil, namun harus segera dikonsultasikan jika memiliki alergi. Tak hanya itu, antibiotik juga memiliki beberapa efek samping , seperti diare, menurunnya nafsu makan, mual atau muntah, dan sakit pada perut. Untuk menghindari munculnya komplikasi lebih serius, Anda harus memeriksakan kondisi tubuh dengan dokter.


Konsultasikan Segera dengan Klinik Utama Sentosa

Cara penularan klamidia dapat diketahui dengan melakukan konsultasi bersama Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa adalah salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin terpercaya di wilayah Jakarta. Penanganan penyakit di klinik ini dapat Anda rasakan secara maksimal karena ditangani oleh dokter ahli berpengalaman di bidangnya dengan menggunakan peralatan medis yang telah canggih.
 
Sebelum melakukan penanganan, Anda dapat berkonsultasi mengetahui penyebab penyakit secara pasti dan jenis perawatan yang cocok untuk dilakukan. Tak hanya itu, klinik ini juga memberikan keringanan biaya sehinga pasien tidak perlu khawatir mengenai uang yang akan dikeluarkan. Untuk informasi mengenai penyakit kulit dan kelamin lainnya, Anda bisa segera melakukan konsultasi atau hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878.