Sen22Jul201913:24

Apakah Penyebab Jamur di Kemaluan Wanita?


Infeksi jamur di kemaluan wanita merupakan hal yang tidak boleh Anda remehkan, pasalnya gejala yang disebabkannya dapat mengganggu kenyamanan. Meskipun tidak termasuk ke dalam penyakit menular seksual, namun infeksi jamur pada vagina ini merupakan hal yang harus segera diobati jika tidak ingin gejalanya semakin parah. Infeksi jamur pada vagina dapat disebabkan oleh pertumbuhan jamur Candida secara berlebih.

jamur di kemaluan wanita
jamur di kemaluan wanita


Infeksi akibat jamur di kemaluan ini sering disebut sebagai infeksi ragi atau kandidiasis (candidiasis). Bakteri atau ragi di sekitar vagina merupakan hal yang normal. Namun, jika perkembangannya melebihi batas normal, maka dapat menyebabkan infeksi dan masalah di kemaluan wanita.

Penyebab Infeksi Jamur di Kemaluan


Adanya infeksi jamur di kemaluan wanita dapat disebabkan oleh jumlah jamur Candida yang berlebih, namun kondisi ini dapat terjadi akibat beberapa faktor penyebab Candidiasis berikut ini:

• Berhubungan seks yang tidak aman.
• Memakai pakaian yang terlalu ketat.
• Menderita penyakit diabetes.
• Memakai alat kontrasepsi baik yang IUD maupun yang berbentuk pil.
• Sedang hamil.
• Mengonsumsi obat antibiotik tertentu.

Jika Anda merasa memiliki faktor penyebab infeksi jamur pada kemaluan seperti di atas, maka sebaiknya waspada. Untuk mengetahui infeksi jamur terjadi pada vagina kita atau tidak, mari kita mengenal apa saja gejala yang mungkin dialami oleh penderita infeksi jamur di kemaluan wanita untuk mencegah bahaya seperti di bawah ini.

jamur di kemaluan wanita
jamur di kemaluan wanita

Bahaya Jamur di Kemaluan


Meskipun kandidiasis tidak termasuk penyakit menular seksual, namun jamur pada kemaluan wanita dapat berpindah ke pasangan melalui hubungan seksual. Solusi agar jamurnya tidak menyebar, maka melakukan pengobatan merupakan hal yang paling tepat. Lakukan pengobatan sebelum infeksi jamur ini menjadi parah. Berikut beberapa hal yang dapat memicu bahaya infeksi jamur di kemaluan wanita dapat menjadi semakin parah.

• Sedang hamil.
• Menderita diabetes kronis.
• Memiliki kekebalan tubuh yang lemah.
• Positif HIV.
• Menderita infeksi disebabkan oleh Candida.

Jamur Candida ini banyak jenisnya, dan salah satunya dapat menyebabkan kematian jika tidak segera diobati. Untuk Candida Albicans biasanya bahaya yang sering disebabkan hanya keputihan yang cukup mengganggu kenyamanan.


Gejala Infeksi Jamur di Vagina


Infeksi jamur di kemaluan wanita dapat menyebabkan berbagai gejala seperti berikut:

• Gatal-gatal pada kemaluan.
• Pembengkakan di area vagina.
• Sensasi terbakar setiap buang air kecil dan berhubungan seks.
• Ruam maupun kemerahan.
• Keputihan kental berwarna kuning agak abu-abu.

Jika Anda mengalami gejala infeksi jamur kandidiasis seperti di atas, segera lakukan pemeriksaan ke dokter agar dapat segera diobati.



Mengobati Infeksi Jamur di Vagina


Vagina merupakan bagian tubuh yang suhunya hangat dan seringkali lembab. Hal ini menyebabkan vagian lebih mudah terkena infeksi jamur, bakteri, maupun virus. Untuk mencegah adanya infeksi jamur di vagina, dapat dilakukan dengan menghindari hal yang dapat memicu terjadinya infeksi. Selain itu, menjaga kebersihan kemaluan merupakan salah satu hal penting yang perlu Anda lakukan. Pasalnya vagina yang tidak bersih akan lebih mudah terkena berbagai macam infeksi.

Untuk mengobati adanya infeksi jamur di kemaluan wanita dapat dilakukan dengan obat tertentu yang bisa Anda dapatkan di Klinik Utama Sentosa. Beberapa jamur Candida yaitu Candida auris juga dapat menyebabkan kematian. Melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum melakukan pengobatan sangatlah penting. Pengobatan yang tepat sesuai dengan penyebabnya dapat mencegah terjadinya bahaya infeksi jamur di kemaluan wanita. Untuk konsultasinya dapat dilakukan dengan dokter kami di nomor 081366657878.