Sab16Mar201909:35

Apa Saja Pengobatan Penyakit Klamidia?

Pengobatan penyakit klamidia harus segera dilakukan sebelum menimbulkan berbagai komplikasi lebih serius. Klamidia merupakan penyakit menular seksual yang paling umum diderita oleh seseorang akibat melakukan kegiatan seksual yang tidak aman. Bakteri penyebab penyakit klamidia dapat berpidah dari satu orang ke orang lain melalui hubungan seksual baik secara anal, oral, maupun vaginal.
pengobatan penyakit klamidia
pengobatan penyakit klamidia

Bagaimana Gejala Pada Penyakit Klamida?

Bagi wanita, akan sulit untuk mengetahui apakah terdapat infeksi klamidia pada tubuh karena kebanyakan penderita ridak mengalami gejala apapun. Karena itu, sangat penting untuk memeriksakan diri ke dokter setahun sekali jika Anda aktif secara seksual. Beberapa gejala yang akan dirasakan penderita wanita, dapat berupa nyeri pada perut bagian bawah, sakit selama berhubungan seksual, dan mengalami pendarahan di luar periode menstruasi.



Tak hanya wanita, pria juga mengalami kesulitan untuk mengenali gejala penyakit sehingga pemeriksaan bersama dokter harus dilakukan setidaknya setahun sekali. Jika seorang pria menderita klamidia, maka gejala yang akan muncul, antara lain keluarnya cairan berwarna jernih atau keruh dari ujung kemaluan dan munculnya pembengkakan serta merasakan nyeri pada testikel,
 
Jika pengobatan penyakit klamidia tidak segera diobati, maka bisa menyebabkan infeksi pada uretra, peradangan di serviks, muncul radang pada panggul, infeksi uterus, rahim, atau saluran tuba. Wanita yang tidak menjalami pengobatan penyakit klamidia bisa berisiko mengalami kehamilan ektopik dan infertilitas atau ketidaksuburan. Sementara pada pria, klamidia akan mengakibatkan peradangan pada uretra dan menderita epididimitis.


Pengobatan Tepat Terhadap Infeksi Klamidia

Pengobatan penyakit klamidia biasanya dilakukan dengan memberikan antibiotik sesuai resep dokter. Dokter akan melakukan pengobatan pada Anda dan pasangan seksual selama lima hingga sepuluh hari. Dalam beberapa kasus, pengobatan penyakit klamidia memakan waktu dua minggu sampai penyakit benar-benar tuntas. Penderita penyakit klamidia disarankan untuk menuntaskan konsumsi obat guna mencegah resisten terhadap antibiotik serta menghindari kekambuhan penyakit. Selain obat, pengobatan penyakit klamidia bisa dilakukan dengan cara:


• Tidak melakukan kontak seksual

Hal ini dilakukan guna menghindari penyebaran bakteri penyebab penyakit klamidia kepada orang lain. Kegiatan seksual yang harus dihindari termasuk seks melalui vaginal, anal, maupun oral.


• Setia pada satu pasangan seksual

Cara mengurangi serta menghindari risiko terinfeksi penyakit kelamin adalah dengan melakukan hubungan seksual bersama satu orang yang sama. Pastikan pula untuk menggunakan pelindung atau kondom ketika melakukan berbagai jenis kegiatan seksual.


• Komunikasikan dengan pasangan

Melakukan komunikasi bersama pasangan seksual secara terbuka sangatlah penting guna menghindari penularan penyakit. Anda dan pasangan harus mengetahui kehidupan seksual serta riwayat kesehatan masing-masing sebelum melakukan hubungan seksual.


Segera Konsultasikan Bersama Klinik Utama Sentosa

Pengobatan penyakit klamidia bisa Anda dapatkan setelah berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin terpercaya di daerah Jakarta. Lakukan penanganan penyakit di klinik ini proses penyembuhan penyakit berlangsung dengan cepat karena peralatan medis yang digunakan telah canggih serta modern.
 
Klinik Utama Sentosa juga menawarkan keringanan pada biaya perawatan sehingga pasien tidak perlu khawatir mengenai uang yang akan dikeluarkan. Dengan memiliki fasilitas yang lengkap, pasien dapat merasakan kenyamanan serta kepuasan setelah melakukan perawatan maupun pemeriksaan rutin. Untuk informasi lebih lanjut mengenai penyakit kulit dan kelamin lainnya, Anda bisa segera menghubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878.