Sab23Mar201914:44

Apa Saja Pencegahan Penyakit Klamidia?

Pencegahan penyakit klamidia harus segera dilakukan sebelum menyebabkan gangguan kesehatan jangka panjang. Klamidia merupakan salah satu penyakit menular seksual yang bisa diderita oleh wanita dan pria dari segala golongan usia. Namun, pada umumnya sebagian besar kasus klamidia dialami oleh wanita yang berusia muda dan aktif secara seksual. Gejala klamidia pada pria akan berbeda dengan wanita, namun tanda yang bisa dialami keduanya adalah rasa sakit ketika buang air kecil.
pencegahan penyakit klamidia
pencegahan penyakit klamidia

Apa Saja Penyebab Munculnya Penyakit Klamidia?

Penyakit klamidia umumnya terjadi karena adanya infeksi bakteri bernama Chlamydia trachomatis. Penularan bakteri klamidia paling mudah terjadi ketika melakukan kegiatan seks, baik secara oral, anal, vaginal, dan saling bersentuhnannya organ kelamin. Karena itu, hubungan seksual dengan banyak orang berisiko meningkatkan bakteri untuk berpindah atau menular pada orang lain. Beberapa faktor pemicu lainnya yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena klamidia, antara lain:


• Pernah mengidap penyakit menular seksual sebelumnya.
• Sering bergonta ganti pasangan seksual atau lebih dari satu orang.
• Berhubungan seksual tanpa menggunakan pelindung atau kondom.
• Sudah aktif secara seksual sebelum berusia 18 tahun.

Meski mudah menular, penyakit klamidia tidak dapat menular karena melakukan kontak fisik, seperti berpelukan, ciuman, menggunakan dudukan toilet yang sama, berbagi peralatan makan, menggunakan handuk secara bergantian, dan berada di satu pemandian atau kolam renang yang sama dengan penderitanya.

Bagaimana Pencegahan Terhadap Infeksi Klamidia?

Pengobatan penyakit klamidia biasanya dilakukan dengan menggunakan kombinasi obat antibiotik. Penderita disarankan untuk tidak melakukan hubungan seksual selama 1 hingga 2 minggu masa perawatan atau hingga infeksi hilang sepenuhnya. Pencegahan penyakit klamidia juga diperlukan guna menghindari penularan bakteri kembali. Untuk mengurangi risiko infeksi bakteri, beberapa tindak pencegahan penyakit klamidia yang bisa Anda lakukan, yakni:


• Gunakan pelindung atau kondom

Salah pencegahan penyakit klamidia yang paling mudah dilakukan adalah selalu menggunakan pelindung atau kondom ketika berhubungan seksual. Pemakaian kondom ini memang tidak sepenuhnya melindungi seseorang dari infeksi, namun cara ini cukup efektif dalam mengurangi risikonya.


• Batasi jumlah pasangan seksual

Membatasi jumlah pasangan seksual merupakan salah satu cara pencegahan penyakit klamidia lainnya. Jika Anda aktif berhubungan seks dengan lebih dari satu orang, maka risiko penularan bakteri penyebab klamidia akan semakin besar. Karena itu, segera periksakan kondisi kesehatan seksual secara rutin untuk mendeteksi gejala sejak tahap awal.


• Hindari membersihkan kelamin terlalu sering

Pencegahan penyakit klamidia lainnya adalah tidak terlalu sering membersihkan kelamin, terutama wanita. Hal ini dikarenakan dapat mengurangi jumlah bakteri baik di dalam organ genital. Bakteri baik yang semakin berkurang akan menyebabkan meningkatnya risiko infeksi di dalam organ kelamin.
 

Segera Lakukan Konsultasi di Klinik Utama Sentosa

Berbagai cara pencegahan penyakit klamidia bisa Anda ketahui dengan melakukan konsultasi bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang menangani berbagai penyakit kulit dan kelamin terbaik di daerah Jakarta. Melakukan perawatan di klinik ini, Anda akan ditangani oleh dokter berpengalaman dan berkompeten di bidangnya dengan menggunakan peralatan medis canggih serta modern.
 
Klinik Utama Sentosa memberikan keringanan biaya sehingga pasien tidak perlu mengkhawatirkan uang yang harus dikeluarkan. Sebelum perawatan dilakukan, pasien dapat berkonsultasi secara online guna mengetahui penyebab penyakit secara pasti dan jenis perawatan yang cocok dilakukan. Untuk informasi mengenai penyakit kulit dan kelamin lainya, Anda dapat menghubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878.