Kam11Apr201914:01

Apa Saja Ciri Ciri Bakteri Chlamydia Trachomatis?

Ciri ciri bakteri chlamydia trachomatis biasanya baru akan muncul 1 hingga 3 minggu setelah infeksi pertama kali masuk. Bakteri ini merupakan penyebab penyakit kelamin klamidia yang dapat menular melalui hubungan seks. Infeksi bakteri penyebab penyakit klamidia akan menyerang uretra pada pria dan serviks pada wanita. Penyakit klamidia dapat menimbulkan gangguan pada kesehatan yang lebih serius jika tak segera ditangani.
ciri ciri bakteri chlamydia trachomatis
ciri ciri bakteri chlamydia trachomatis

Apa Saja Gejala Akibat Infeksi Bakteri Klamidia?

Gejala atau ciri ciri bakteri chlamydia trachomatis biasanya sangat ringan. Pada pria, ciri ciri bakteri chlamydia trachomatis berupa keluarnya nanah atau keputihan serta rasa sakit setiap kali berkemih. Sementara pada wanita, ciri ciri bakteri chlamydia trachomatis ditandai dengan adanya rasa tidak nyaman ketika berkemih, keluarnya kotoran dari organ kelamin, dan muncul darah segar di antara siklus haid.



Penyakit klamidia tak hanya menginfeksi organ kelamin, namun bisa pula menyerang mata dan anus. Jika mata terkena cairan organ kelamin yang terinfeksi, maka dapat menyebabkan kojungtivitis. Sementara itu, infeksi yang menyerang anus akan mengakibatkan terjadinya pendarahan, keluar cairan asing, dan terasa sakit hingga tidak nyaman. Jika gejala infeksi klamidia tak segera ditangani, komplikasi yang mungkin terjadi, di antaranya penyakit usus buntu, epididimitis, dan juga infertilitas atau kemandulan.


Pengobatan Penyakit Klamidia Serta Pencegahannya

Munculnya ciri ciri bakteri chlamydia trachomatis bisa ditangani dengan menggunakan kombinasi obat antibiotik. Biasanya dokter akan meresepkan obat untuk digunakan selama 7 hari. Selama masa perawatan, penderita dianjurkan untuk tidak melakukan hubungan seksual. Selain itu, untuk mencegah penularan infeksi kembali, pasangan juga harus melakukan pengobatan bersama dokter.
 
Penanganan penyakit klamidia harus segera dilakukan sebelum menyebabkan komplikasi lebih serius, beberapa komplikasi yang bisa terjadi akibat infeksi bakteri klamida adalah radang sendi, radang pada saluran pembuangan urin, radang leher rahim atau serviks, pembengkakan kelenjar bartholin, penyakit radang panggul, peradangan tuba fallopi, dan komplikasi kehamilan. Karena itu, sebelum berlanjut pada kondisi yang lebih parah Anda harus melakukan tindak pencegahan, seperti:


• Gunakan pelindung atau kondom ketika melakukan hubungan seksual.
• Tidak berbagi penggunaan alat bantu seks dengan orang lain.
• Setia pada satu orang atau tidak bergonta ganti pasangan seksual.
• Lakukan pemeriksaan kesehatan seksual Anda dan pasangan secara rutin.

Wanita yang memiliki ciri ciri bakteri chlamydia trachomatis disarankan untuk tidak terlalu sering membersihkan kemaluan. Jumlah bakteri baik di dalam kemaluan akan semakin berkurang sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi. Organ kelamin bisa dibersikan setelah buang air kecil atau besar serta seusai melakukan hubungan seksual. Membersihkan organ kelamin tidak perlu terlalu sering, namun cukup dilakukan secara rutin.


Segera Konsultasikan Bersama Klinik Utama Sentosa

Ciri ciri bakteri chlamydia trachomatis bisa disembuhkan dengan melakukan perawatan bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin terpercaya di daerah Jakarta. Melakukan perawatan di klinik ini, Anda akan mendapatkan kepuasaan karena dilengkapi fasilitas lengkap, seperti peralatan medis yang canggih serta modern.
 
Klinik Utama Sentosa berlokasi sangat strategis serta memberikan keringanan pada biaya perawatan sehingga pasien tidak perlu khawatir untuk melakukan penanganan penyakit. Segera lakukan pemeriksaan jika mengalami gejala sebelum penyakit bertambah serius hingga menyebabkan komplikasi. Untuk informasi lebih lanjut mengenai penyakit kulit dan kelamin lainnya, Anda bisa menghubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878.