Sel23Apr201910:31

Apa Itu Penyakit Kelamin Klamidia?

Penyakit kelamin klamidia merupakan salah satu infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Penyakit ini dapat diderita oleh pria maupun wanita yang aktif secara seksual. Infeksi akibat bakteri klamidia bisa sembuh dengan mudah jika segera ditangani pada masa awal kemunculan gejala. Namun, jika dibiarkan tanpa penanganan akan berakibat buruk, seperti munculnya masalah kesehatan yang serius.
penyakit kelamin klamidia
penyakit kelamin klamidia

Beberapa Gejala Akibat Infeksi Bakteri Klamidia

Biasanya, gejala penyakit kelamin klamidia tidak terlihat dengan jelas sehingga kerap kali tidak disadari oleh penderitanya. Namun, gejala atau ciri penyakit kelamin klamidia akan muncul satu hingga dua minggu setelah terpapar infeksi. Gejala yang dirasakan antara pria dan wanita memiliki beberapa perbedaan, seperti:


• Gejala klamidia pada wanita

Seorang wanita yang terinfeksi penyakit kelamin klamidia akan merasakan gejala cukup banyak, diantaranya sakit pada perut bagian bawah, mengalami demam ringan, sakit saat berhubungan intim, terjadi pembengkakan pada organ kelamin, iritasi di rektum, nyeri pada lambung bawah, pendarahan di luar periode haid, dan adanya rasa terbakar ketika berkemih.
 

• Gejala klamidia pada pria

Sementara itu, gejala penyakit klamidia yang dirasakan pria, diantaranya pembengkakan pada testis, nyeri ketika ditekan, iritasi pada rektum, keluarnya cairan asing berupa nanah yang encer dari organ kelamin, terasa gatal pada lubang kemaluan dan muncul rasa sakit serta terbakar ketika buang air kecil.
 
Penyakit kelamin klamidia bisa diderita oleh siapa saja jika memiliki beberapa faktor risiko, seperti aktif secara seksual sebelum berusia 25 tahun, sering bergonta ganti pasangan seksual, tidak menggunakan pelindung atau kondom ketika berhubungan intim dengan orang yang berbeda, dan memiliki riwayat penyakit kelamin lainnya.


Penanganan Tepat Terhadap Gejala Klamidia

Penanganan terhadap penyakit kelamin klamidia bisa dilakukan dengan menggunakan kombinasi obat antibiotik. Selama masa perawatan, penderitanya disarankan untuk tidak melakukan hubungan seksual sampai infeksi hilang sepenuhnya. Untuk mencegah terjadinya penularan kembali, pasangan juga harus melakukan pengobatan meski tidak mengalami gejala klamidia. Proses penyembuhan penyakit akan berjalan dengan cepat jika disertai beberapa tindak pencegahan, seperti:


• Gunakan pelindung atau kondom ketika melakukan hubungan seksual.
• Hindari penggunaan alat bantu seks secara bergantian dengan orang lain.
• Tidak bergonta ganti pasangan atau setia pada satu orang saja.
• Lakukan pemerikaan secara rutin guna menghindari penularan bakteri.

Selain itu, hindari membersihkan organ kelamin terlalu sering, terutama wanita. Kemaluan yang sering dibersihkan dapat menyebabkan berkurangnya bakteri baik di dalamnya. Jumlah bakteri baik yang sedikit akan meningkatkan risiko infeksi di dalam organ kelamin. Wanita juga disarankan untuk tidak melakukan teknik mencuci kemaluan dengan menyemprotkan larutan khusus atau douching.
 

Segera Konsultasikan Bersama Klinik Utama Sentosa

Penyakit kelamin klamidia dapat disembuhkan dengan melakukan perawatan bersama Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa adalah salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin terpercaya di wilayah Jakarta. Penanganan penyakit di klinik ini dapat Anda rasakan secara maksimal karena ditangani oleh dokter ahli berpengalaman di bidangnya dengan menggunakan peralatan medis yang telah canggih.
 
Sebelum melakukan penanganan, Anda dapat berkonsultasi mengetahui penyebab penyakit secara pasti dan jenis perawatan yang cocok untuk dilakukan. Tak hanya itu, klinik ini juga memberikan keringanan biaya sehinga pasien tidak perlu khawatir mengenai uang yang akan dikeluarkan. Untuk informasi mengenai penyakit kulit dan kelamin lainnya, Anda bisa segera melakukan konsultasi atau hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878.