Sab29Des201815:13

Penyebab Parafimosis

Penyebab Parafimosis

 

Parafimosis merupakan kondisi yang dialami dan terjadi pada pria yang belum melakukan sunat atau khitan. Kondisi ini terjadi ketika kulit penutup penis tidak dapat ditarik ke depan melebihi ujung penis. Hal ini akan menyebabkan kulit menjadi bengkak serta terjepit yang pada akhirnya akan dapat memperlambat atau juga menghentikan aliran darah pada ujung penis. Kondisi ini akan dapat berujung pada komplikasi yang serius jika tidak ditangani dengan segera dan tepat.

penyebab parafimosis
penyebab parafimosis


Parafimosis tidak sama dengan fimosis. Fimosis merupakan dimana kondisi kulit tidak dapat ditarik dari ujung penis pria. Kondisi ini sering terjadi pada anak kecil dan bukan merupakan suatu masalah atau kondisi yang serius. Pada lain sisi, parafimosis merupakan situasi gawat darurat. Sebaiknya segera menghubungi dokter dan lakukan segera tindakan pengobatan parafimosis jika Anda mengalami gejalanya.

Parafimosis sering terjadi ketika tidak menangani kulit pada penis dengan baik. Penyebab lain dari penyakit parafimosis, antara lain:

  • Trauma pada fisik di area sekitar alat kelamin.
  • Menarik kulit penis yang terlalu kuat.
  • Memiliki kulit lebih yang ketat dibanding kulit yang normal.
  • Kulit penis ditarik kebelakang dengan waktu yang cukup lama.

 

Gejala dan Komplikasi Parafimosis

Gejala yang umum muncul akibat dari penyakit parafimosis adalah rasa sakit serta pembengkakan yang terjadi pada ujung penis. Di samping itu, perubahan warna pada ujung penis menjadi warna merah tua atau juga mungkin terjadi karena terhalangnya aliran darah.

Tanda dan gejala umum parafimosis, antara lain:

  • Kulit penutup penis tidak dapat kembali ke ujung depan kepala penis.
  • Kulup pada penutup penis bengkak.
  • Kulup penis terasa nyeri.
  • Ujung pada kepala penis berwarna merah tua atau juga berwarna biru karena peredaran darah yang kurang.

Apabila parafimosis tidak segera ditangani dan tidak mendapatkan penanganan yang tepat, maka kondisi ini akan berpotensi menyebabkan infeksi serius, jaringan yang mati (gangrene), serta amputasi pada ujung penis. Oleh sebab itu, parafimosis digolongkan sebagai keadaan atau kondisi sebagai kedaruratan urologi.

 

Diagnosis dan pengobatan parafimosis

Penyakit parafimosis dapat didiagnosis dengan mudah oleh dokter yang mengeluhkan gejala melalui dengan pengamatan luar pada bagian kulup penis. Apabila terbukti mengidap parafimosis, usia serta tingkat keparahan dari kondisi penderita akan menjadi faktor utama di dalam mempertimbangkan langkah serta metode penanganan kondisi ini. Parafimosis yang terdeteksi sejak dini dapat ditangani melalui prosedur yang sederhana, seperti:

  • Mengompres bagian bengkak dengan air dingin atau es.
  • Membungkus penis penderita dengan menggunakan perban.
  • Mengeluarkan darah atau nanah dengan jarum.
  • Menyuntik obat yang dapat mengurangi pembengkakan.

Lain halnya dengan penyakit parafimosis yang sudah parah. Sebelum penanganan dilakukan, dokter akan memberikan obat bius kepada penderitanya.

Penyayatan pada kulup yang tersangkut akan dilakukan berguna untuk mengurangi tekanan serta untuk meredakan pembengkakan yang terjadi. Dengan ini, kulup akan bisa kembali ditarik ke posisi yang normal. Proses sunat kemudian dianjurkan untuk mencegah parafimosis berulang. Dokter yang menangani akan mengajarkan bagaimana cara untuk membersihkan serta merawat ujung penis penderita setelah pengobatan dilakukan agar tetap bersih serta terhindar dari infeksi.

 

Mencegah parafimosis dan kondisi yang lainnya

Selain melakukan tindakan sunat atau khitan, penting untuk menjaga kebersihan penis, hal ini merupakan cara yang paling utama dalam mencegah kondisi penyakit parafimosis. Selain itu langkah-langkah sederhana yang dapat untuk dilakukan, antara lain:

  • Rutin untuk membasuh penis dengan menggunakan air hangat, bagian dalam kulup juga dapat dibersihkan secara perlahan.
  • Tidak menarik atau membuka kulup bayi maupun pada balita karena akan dapat menyebabkan rasa sakit serta cidera.
  • Hindari menggunakan bedak atau deodoran pada penis, sebab hal ini dapat memicu iritasi.
  • Menggunakan sabun tanpa parfum atau dengan bahan kimia ringan agar penis terhindar dari iritasi.

Namun, jika parafimosis terlanjur terjadi pada Anda, sebaiknya langsung konsultasi dengan dokter untuk secepatnya mendapatkan penanganan dengan tepat.

 

Konsultasikan keluhan Anda pada Klinik Utama Sentosa

Jika saat ini Anda mengalami gejala parafimosis, atau sedang mencari cara untuk mengatasi gejala parafimosis, serta sedang mencari tempat untuk pengobatan parafimosis yang saat ini Anda alami. Kunjungi Klinik Utama Sentosa.

Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kulit kelamin terbaik yng berada di Jakarta, Indonesia. Membantu untuk mengatasi penyakit menular seksual (PMS), Andrologi, dan Ginekologi, termasuk parafimosis yang saat ini Anda alami.

Di Klinik Utama Sentosa Anda akan langsung ditangani oleh dokter ahli profesional yang sudah berpengalaman dibidang penyakit kulit kelamin. Langkah serta metode pengobatan terbaru, di dukung peralatan medis modern yang canggih, dengan biaya yang relatif terjangkau dapat Anda temukan di Klinik Utama Sentosa.

Klinik Utama Sentosa dengan lokasi yang strategis sehingga mudah untuk di akses dan di jangkau bagi Anda yang berada di dalam dan luar kota Jakarta yang ingin melakukan pengobatan pengobatan penyakit kelamin seperti parafimosis. Sudah banyak yang datang melakukan pengobatan dan berhasil disembuhkan.

Tunggu apalagi, segera konsultasikan keluhan Anda agar secepatnya terbebas dari penyakit parafimosis. Klinik Utama Sentosa memberikan pelayanan dan perawatan medis intensif hingga penyakit sembuh. Kenyamaman selama proses dan tindakan pengobatan, kesehatan serta kesembuhan penyakit pasien yang mempercayakan pengobatan pada Klinik Utama Sentosa adalah prioritas bagi kami.

Untuk informasi lebih lanjut terkait parafimosis, dan ingin melakukan konsultasi langsung dengan dokter Klinik Utama Sentosa, silahkan hubungi hotline kami di 081366657878.