Min27Jan201909:44

3 Tanda dan Gejala Parafimosis Pada Anak

Tanda dan gejala parafimosis umumnya berupa sulitnya kulup kelamin untuk ditarik kembali ke depan kepala kemaluan atau glans. Parafimosis hanya terjadi karena seseorang yang belum melakukan khitan atau sunat. Penyebab yang sering memicu kondisi ini adalah lupa mengembalikan posisi kulup setelah ditarik ke belakang dan dalam waktu yang cukup lama. Beberapa penyebab lainnya adalah mengalami cedera di sekitar kelamin, menderita infeksi, memiliki kulup ketat, dan pernah menjalani kateter urin.

tanda dan gejala parafimosis
tanda dan gejala parafimosis

>>>klik disini untuk melakukan konsultasi<<<

Apa Saja Gejala Parafimosis Pada Anak?

Perlu diketahui, tanda dan gejala parafimosis pada anak dapat terjadi saat mandi atau buang air kecil. Kulup biasanya lupa dikembalikan ke posisi awal dan dibiarkan dalam waktu yang cukup lama. Kulit kulup yang tertarik ke belakang ini akan menyumbat peredaran darah menuju kelamin sehingga terjadi pembengkakan pada organ kelamin. Tak berbeda dengan orang dewasa, tanda dan gejala parafimosis secara klinis pada anak, dapat berupa:


• Pembengkakan pada kelamin

Tanda dan gejala parafimosis pada anak dapat diketahui dengan adanya pembengkakan pada organ kelamin. Kelamin yang membengkak terjadi akibat aliran darah menuju organ kelamin terhambat oleh kulup yang tersangkut.


• Perubahan warna kelamin

Organ kelamin yang membengkak dapat mempengaruhi warna pada kulit kulup. Perubahan warna pada organ kelamin ini biasanya diawali dengan kemerahan, membiru bahkan kehitaman jika tidak ditangani dengan tepat.


• Rasa nyeri pada kemaluan

Tanda dan gejala parafimosis selain pembengkakan dan perubahan warna, juga akan disertai nyeri pada organ kelamin. Rasa nyeri akan dirasakan ketika melakukan kegiatan berkemih. Tak hanya ietu, anak mungkin juga merasakan perih dan sakit pada organ kelamin.


Penanganan Tepat Pada Penyakit Parafimosis

Penanganan awal dilakukan dengan mengurangi pembengkakan yang terjadi pada organ kelamin. Berbagai cara dapat Anda terapkan baik dengan bantuan dokter atau melakukan penanganan mandiri di rumah. Beberapa penanganan dini terhadap munculnya tanda dan gejala parafimosis adalah sebagai berikut.
 

• Suntikan anestesi

Kulit kelamin atau kulup dapat dikembalikan ke posisi awal dapat dilakukan dengan bantuan suntikan anestesi. Suntikan tersebut bertujuan untuk memblok saraf kelamin pria saat proses pengembalian kulup. Sementara itu, bayi dan anak-anak biasanya membutuhkan obat bius oles sebelum prosedur pengembalian kulup dilakukan dengan dokter.
 

• Kompres dengan es

Cara ini dapat dilakukan sendiri di rumah tanpa bantuan dokter. Mengompres dengan es berguna untuk mengurangi pembengkakan yang terjadi di sekitar organ kelamin. Bungkus kelamin dengan kantung es secara melingkar dari kelenjar ke pangkal. Pembalutan harus dibiarkan selama lima hingga tujuh menit untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
 

• Sunat

Jika penyakit parafimosis sudah tidak dapat ditangani dengan pemberian obat-obatan, maka prosedur bedah dengan sunat harus dilakukan. Sunat atu khitan berguna untuk menghilangkan kulit kulup sebagian atau keseluruhan dengan mengangkatnya. Hal ini berguna untuk menghindari kekambuhan penyakit secara berulang.


Segera Hubungi Klinik Utama Sentosa

Penyakit parafimosis dapat diobati dengan melakukan perawatan bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik terbaik penanganan penyakit Andrologi, Ginekologi, dan Penyakit Menular Seksual. Melakukan penanganan di klinik ini, Anda akan mendapatkan pelayanan medis maksimal karena ditangani oleh dokter berpengalaman serta berkompeten di bidangnya dengan menggunakan peralatan yang canggih.
 
Konsultasikan penyakit Anda dengan Klinik Utama Sentosa. Klinik ini terletak di daerah Jakarta dan sudah terpercaya sebagai klinik kesehatan khusus menangani masalah kulit dan kelamin. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut, segera lakukan konsultasi atau hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 0813 6665 7878.