Sab06Jul201911:40

Penyebab Bulu Kemaluan Gatal

 

Masalah bulu kemaluan gatal dapat terjadi karena berbagai alasan, mulai dari tumbuhnya rambut kemaluan hingga adanya kutu di sekitar rambut kemaluan. Pada kemaluan wanita, ketika bulu sudah terlalu panjang memang kerap mengganggu dan menyebabkan rasa gatal jika tidak dibersihkan dengan benar. Namun, bagi Anda yang biasa mencukur habis bulu pada kemaluan sebaiknya pikir ulang karena bagaimanapun bulu kemaluan ini ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan lho.

bulu kemaluan gatal
bulu kemaluan gatal


Tidak ada salahnya mencukur bulu kemaluan, hanya saja jangan dicukur habis. Bagaimanapun mencukur bulu kemaluan akan memudahkan kita dalam membersihkan area kemaluan. Gangguan pada kemaluan seperti gatal dapat terjadi karena berbagai hal, namun yang penting untuk Anda waspadai adalah jika bulu kemaluan gatal akibat kutu kemaluan. Hewan yang dapat tumbuh di rambut kemaluan, ketiak, alis, bulu mata, kumis, jenggot, hingga bulu kaki ini jika dibiarkan saja dapat menyebabkan gejala yang mengganggu.

Fungsi Bulu Kemaluan


Untuk menghindari kutu kemaluan, kita tidak bisa hanya mencukur habis bulu kemaluan saja. Pasalnya, bagaimanapun bulu kemaluan juga memiliki fungsi yang baik untuk kesehatan wanita, seperti:



• Mencegah penyakit menular seksual.
• Mengatur suhu tubuh.
• Mengurangi iritasi pada kulit kemaluan.
• Mengurangi keringat di sekitar kemaluan.
• Mencegah terjadinya infeksi jamur.

Ketika bulu kemaluan gatal karena adanya kutu kemaluan, maka infeksi jamur, iritasi, maupun infeksi menular seksual dapat dengan mudah terjadi. Untuk itu, jika Anda merasakan adanya tanda kutu kemaluan, maka segera periksakan ke dokter untuk mengatasi kutu kemaluan sekaligus gejala yang disebabkannya.

bulu kemaluan gatal
bulu kemaluan gatal

Komplikasi Akibat Kutu Kemaluan


Kutu kemaluan bertahan hidup dengan cara menghisap darah, dan ketika darah kita dihisap, maka akan menyebabkan rasa gatal. Jika bulu kemaluan gatal, kita akan merasa harus menggaruknya dan hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah atau komplikasi. Baik kutu kemaluan terdapat di alat kelamin, alis, bulu mata, maupun tempat lainnya.

• Gatal pada kulit.
• Lepharitis atau pembengkakan kelopak mata jika kutu terdapat di sekitar mata.
• Konjungtivitis atau gangguan pada mata berupa mata merah. Hal ini biasanya sering dialami oleh anak-anak karena bulu mata dan alis merupakan bagian yang paling sering dihinggapi kutu kemaluan pada anak.
• Penyakit menular seksual, dan ini adalah bahaya yang wajib untuk diwaspadai, pasalnya sekali terkena penyakit menular seksual, maka akan sulit untuk menyembuhkannya. Bahkan dapat kembali kambuh meskipun sempat dinyatakan sembuh.

Untuk itu waspadalah terhadap adanya kutu kemaluan yang membuat bulu kemaluan gatal. Begitu mengalami gejala ini, maka segeralah periksakan ke dokter. Jika gejalanya segera diatasi, maka komplikasi akibat kutu kemaluan dapat dihindari. Untuk mengatasi kutu kemaluan, silahkan lakukan pemeriksaan di Klinik Utama Sentosa.


Bagaimana Mengatasi Kutu Kemaluan?

Kutu kemaluan dapat hidup di berbagai tempat seperti ketiak, alis, bulu kemaluan, bulu mata, kumis, jenggot, bahkan bulu kaki. Kutu kemaluan ini dapat menular dengan cara berpindah dari rambut ke rambut. Makanya, jika ada orang terdekat yang terkena kutu kemaluan, sebaiknya hindari pemakaian sprei, handuk, maupun pakaian yang sama dengan penderita. Hal ini berisiko menularkan kutu kemaluan kepada orang yang ada di sekitarnya.
 
Selain menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan penularan kutu kemaluan, gejala yang muncul juga harus segera diberikan pengobatan dan perawatan yang tepat. Jika mengalami gejala seperti bulu kemaluan gatal, maka segeralah pergi ke dokter. Untuk mengobatinya, silahkan datang ke klinik kelamin terdekat, seperti Klinik Utama Sentosa dan konsultasikan keluhan yang Anda alami. Untuk berkonsultasi melalui online, kami juga menyediakan layanan hotline gratis di nomor 081366657878.