Rab09Jan201916:27

Pencegahan Penyakit Kutu Kelamin

Kutu kelamin atau crabs merupakan serangga kecil sejenis parasit yang hidup di rambut kasar manusia. Kutu kelamin ini mudah ditemukan pada bulu ketiak, kaki, perut, dada, alis, janggut, kumis, rambut wajah dan juga rambut kelamin. Seseorang yang terkena kutu kelamin akan merasakan gatal berlebih pada area tertentu. Hal ini dikarenakan kutu yang berada di rambut tubuh menghisap darah dan menyebabkan luka.

kutu kelamin
kutu kelamin
Penularan kutu pada anak terjadi ketika tidur di atas kasur yang sama dengan orang dewasa yang sudah terinfeksi. Biasanya, kutu pada anak lebih sering terdapat pada bulu mata dan rambut alis. Infeksi ini juga bisa mengindikasikan adanya kemungkinan adanya pelecehan seksual. Karena itu, untuk mengetahui faktor penyebab lebih lanjut maka pemeriksaan bersama dokter ahli harus segera dilakukan.


>>>lakukan konsultasi online dengan dokter Kami<<<

Ciri Tubuh yang Terinfeksi Kutu Kelamin

Gejala utama akibat terkena kutu kelamin adalah rasa gatal yang cukup parah. Gatal yang dirasakan ini terjadi akibat reaksi alergi atau hipersensivitas kulit terhadap air liur kutu. Rasa gatal umumnya dirasakan di sekitar selangkangan dan dapat menyebar ke perut, paha, dan kaki. Gejala kutu kelamin akan mulai muncul setelah 1 sampai 3 minggu setelah infeksi pertama kali terjadi. Beberapa gejala yang menyertai adanya infeksi akibat kutu kelamin, antara lain:


• Bintil kecil berwarna merah kebiruan bekas gigitan.
• Terdapat bintik cokelat pada pakaian dalam.
• Adanya kutu beserta telornya di rambut.
• Terjadi peradangan hingga iritasi akibat digaruk.
• Mengalami demam dan merasa mudah lelah.

Munculnya kutu pada rambut biasanya ditularkan melalui kontak langsung, termasuk hubungan seksual. Seseorang juga mudah tertular karena menggunakan selimut, handuk, dan pakaian yang sama secara bergantian dengan penderitanya. Terdapat berbagai faktor yang meningkatkan risiko terkena kutu pada rambut kelamin, seperti:

• Memiliki lebih dari satu pasangan seksual.
• Melakukan hubungan seksual dengan penderitanya.
• Berada di satu tempat tidur bersama orang yang terinfeksi.

Beberapa Pencegahan yang Dapat Dilakukan

Area yang gatal seringkali digaruk secara terus menerus hingga mengakibatkan kulit mengalami iritasi. Hal ini akan berlanjut pada kondisi yang dinamakan impetigo atau bisul akibat paparan bakteri. Selain itu, kutu yang mendiami bulu mata dapat menyebabkan peradangan pada kelopak mata atau blefaritis dan konjungtiva atau konjungtivitis. Untuk itu, segera lakukan penanganan bersama dokter ahli atau terapkan tindak pencegahan jika Anda terinfeksi, yakni sebagai berikut.

• Hindari melakukan hubungan seksual sebelum dinyatakan sembuh.
• Ajak keluarga untuk melakukan pemeriksaan guna menghindari penularan.
• Tidak memakai handuk, pakaian, dan sprei yang sama dengan penderitanya.


Lakukan Penanganan Bersama Klinik Utama Sentosa

Penanganan masalah yang diakibatkan oleh adanya kutu pada rambut kemaluan adalah dengan menggunakan beberapa obat-obatan topikal, Obat ini digunakan pada area yang terinfeksi atau seluruh tubuh bagian luar saja. Pengobatan diberikan selama 9 sampai 10 hari guna memastikan kutu dapat hilang sepenuhnya dan tak kambuh.
 
Cara terbaik untuk mengatasi infeksi akibat kutu pada kemaluan Anda adalah mengonsultasikan dengan dokter Kami di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik terbaik dan terpercaya yang ada di daerah Jakarta. Klinik kesehatan khusus penyakit kulit dan kelamin ini telah menggunakan peralatan medis yang canggih dan modern sehingga penanganan segala penyakit Ginekologi, Andrologi, dan Penyakit Kelamin berjalan maksimal.
 
Untuk informasi lainnya, Anda bisa langsung menghubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 0813 6665 7878. Segera lakukan perawatan lebih spesifik dengan Klinik Utama Sentosa sebelum penyakit bertambah semakin parah. Membiarkan penyakit terus menerus berada di dalam tubuh hanya akan membuat keadaan Anda semakin memburuk. Untuk itu, konsultasikan bersama dokter ahli di klinik Kami.