Jum05Jul201916:30

Mengatasi Gejala Kutu Kemaluan

 

Mengalami gejala kutu kemaluan? Jangan abaikan, atau gejalanya akan semakin memburuk dan mengganggu aktivitas Anda. Kutu pada kemaluan dapat menyebabkan berbagai gangguan, salah satunya rasa gatal di sekitar kemaluan yang sangat mengganggu. Bahkan jika gatalnya sudah parah dapat menyebabkan adanya iritasi pada kulit.

gejala kutu kemaluan
gejala kutu kemaluan


Meskipun namanya kutu kemaluan, namun kutu ini tidak hanya bisa hidup di sekitar alat kelamin saja, namun di tempat-tempat yang memiliki rambut dengan permukaan kasar. Misalnya saja seperti alis, bulu mata, ketiak, hingga kaki dimana rambut yang tumbuh di bagian tersebut berbeda dengan rambut di kepala yang permukaannya lebih halus. Jika kutu terdapat di sekitar mata maka dapat menyebabkan gangguan mata yang dapat mengganggu penglihatan nantinya. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, maka perlu dilakukan penanganan terhadap gejala kutu kemaluan sejak gejalanya mulai dirasakan.

Apakah Kutu Kemaluan Dapat Menular?


Jika mengalami gejala kutu kemaluan seperti rasa gatal pada bagian organ intim, maka Anda harus berhati-hati. Pasalnya kutu pada kemaluan dapat menular dengan berpindah kepada orang lain maupun organ lainnya yang ditumbuhi rambut seperti alis, bulu mata, kumis, maupun jenggot pada pria. Penularannya juga dapat terjadi hanya dengan berdekatan dengan penderita.


Kutu kemaluan ini juga dapat menular melalui kontak seksual mulai dari seks vagina, anal, maupun oral. Kutu kemaluan dapat berpindah dari rambut ke rambut, jadi penggunaan sprei, selimut, maupun pakaian yang sama dengan penderita juga memungkinkan untuk penularan kutu kemaluan. Kutu pada kemaluan ini dapat diderita oleh siapa saja, bahkan oleh anak-anak. Hanya saja kutu ini lebih sering terdapat pada bulu mata maupun alis. Jika pada anak-anak ditemukan kutu kemaluan pada organ intim, maka perlu diwaspadai karena bisa saja hal tersebut terjadi akibat adanya pelecehan seksual. Selain lewat penemuan kutu kelamin pada rambut, untuk mengetahui adanya kutu kemaluan dapat dilihat dari gejala kutu kemaluan yang dirasakan.

gejala kutu kemaluan
gejala kutu kemaluan

Apakah Kutu Kemaluan Berbahaya?


Kutu pada kemaluan menyebabkan gejala gatal, namun jika dibiarkan saja lama-kelamaan bisa sangat mengganggu. Pasalnya kutu kemaluan berkembang biak dalam waktu yang singkat dan bertahan hidup dengan menghisap darah kita. Tak hanya rasa gatal yang mengganggu, kutu kemaluan ini juga dapat menyebabkan berbagai bahaya berikut:

• Iritasi kulit di sekitar kulit yang didiami kutu.
• Bisul yang disebabkan oleh paparan bakteri atau impetigo.
• Blepharitis atau peradangan yang terjadi pada kelopak mata.
• Konjungtivitis.

Saat menghisap darah, kutu kemaluan akan menyebabkan rasa gatal di sekitar kulit yang dihisap. Ketika bagian yang gatal digaruk, maka hal tersebut dapat menyebabkan adanya iritasi kulit. Agar tidak menyebabkan iritasi, maka Anda sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter.


Pencegahan dan Pengobatan Kutu Kemaluan

Untuk mencegah adanya gejala kutu kemaluan, maka sebaiknya lakukan hal-hal berikut ini:
 
• Tidak berbagi sprei, handuk, maupun pakaian dengan orang yang telah terinfeksi oleh kutu kemaluan.
• Tidak berhubungan seksual terlebih dahulu sebelum dinyatakan sembuh dari infeksi kutu kemaluan.
• Segera memeriksakan diri ke dokter dengan mengajak anggota keluarga ketika dinyatakan terinfeksi kutu kemaluan. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah adanya penularan kutu kemaluan kepada orang di sekitar Anda.
 
Sedangkan untuk pengobatannya, silahkan datang langsung ke Klinik Utama Sentosa untuk mendapatkan perawatan terhadap gejala kutu kemaluan. Selama pengobatan, usahakan untuk menghindari hal yang berisiko menularkan kutu kemaluan hingga benar-benar dinyatakan sembuh. Untuk keluhan terkait gejala kutu kemaluan dan cara pengobatannya, silahkan konsultasikan saja dengan dokter kami melalui layanan hotline di nomor 081366657878.