Sel26Feb201914:50

Mengapa Terdapat Kutu Pada Rambut Kemaluan?

Kutu pada rambut kemaluan terjadi karena kurang menjaga kebersihan daerah sekitar organ kelamin. Biasanya, penyakit kutu pada rambut kemaluan dapat menular melalui kontak intim, termasuk hubungan seksual. Kutu pada rambut kemaluan terkadang berukuran lebih kecil dari kutu tubuh dan kutu kepala. Tak hanya pada organ kelamin, dalam beberapa kasus kutu ini juga dapat menyerang bulu mata, bulu ketiak, dan rambut pada wajah.
kutu pada rambut kemaluan
kutu pada rambut kemaluan

Penyebab Adanya Kutu di Rambut Kemaluan

Biasanya, kutu pada rambut kemaluan menyerang orang dewasa, namun dapat pula diderita oleh anak-anak. Cara penularan paling mudah pada penyakit kutu kelamin adalah melalui kontak seksual. Selain itu, kutu pada rambut kemaluan juga dapat menyebar lewat benda yang digunakan oleh penderita, seperti handuk, pakaian, dan juga seprai. Meski begitu, infeksi kutu ini tidak dapat menular melalui penggunaan toilet duduk yang sama.
 


Penyebab kutu pada rambut kemaluan diakibatkan karena tidak menjaga kebersihan dan kesehatan daerah organ intim. Organ genital termasuk rambut kemaluan yang tidak terawat dengan baik akan mempermudah kutu untuk hinggap. Tidak hanya hinggap, serangga kecil ini dapat menimbulkan rasa gatal dan infeksi di sekitar rambut kemaluan. Rasa gatal akan semakin parah pada malam hari karena kutu menjadi lebih aktif untuk menghisap darah.
 
Biasanya, rasa gatal akibat adanya kutu ini muncul selama 2 sampai 4 minggu setelah terinfeksi atau bahkan segera terasa saat kutu menginfeksi area organ kelamin. Selain rasa gatal, gejala lain yang menyertai berupa luka bekas gigitan kutu di sekitar organ kelamin, luka akibat terlalu sering menggaruk area yang gatal, dan perubahan pada warna kulit menjadi abu-abu kebiruan.

Bagaimana Pengobatan yang Dapat Dilakukan

Gejala akibat infeksi kutu pada rambut kemaluan dapat ditangani dengan mengoleskan krim pembasmi kutu secara rutin. Untuk mendapatkan kesembuhan optimal, perawatan perlu disertai dengan penanganan mandiri. Beberapa cara untuk menangani penyakit kutu kelamin, baik pada wanita maupun pria, antara lain:
 

• Cuci benda yang terkontaminasi

Pencegahan infeksi kutu pada kemaluan bisa dilakukan dengan mencuci benda-benda yang terkontaminasi, seperti seprai, pakaian, dan handuk selama dua hari sejak pengobatan dilakukan. Gunakan sabun dan air panas untuk mencuci guna membunuh parasit.
 

• Dry clean benda tertentu di tempat tertutup

Benda yang tidak bisa dicuci harus disimpan pada tempat tertutup atau biasa disebut dry clean. Dry clean dilakukan dengan menyimpan benda tertentu pada tas atau kantung tanpa udara selama dua minggu.
 

• Periksakan seluruh anggota keluarga

Jika Anda terinfeksi kutu kelamin, maka pasangan atau orang yang tinggal serumah perlu melakukan pemeriksaan serta pengobatan lebih lanjut. Hal ini dikarenakan kutu rambut kemaluan dapat menular dengan sangat mudah melalui kontak fisik.


Segera Konsultasikan dengan Klinik Utama Sentosa

Kutu bulu kemaluan dapat dihilangkan dengan melakukan perawatan penyakit bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin terpercaya di daerah Jakarta. Proses penyembuhan penyakit akan berlangsung cepat karena ditangani langsung oleh dokter berpengalaman dan berkompeten di bidangnya dengan menggunakan peralatan medis canggih serta berteknologi modern.
 
Klinik Utama Sentosa memberikan keringanan pada biaya ehingga pasien tidak perlu mengkhawatirkan uang yang harus dikeluarkan selama perawatan maupun pemeriksaan rutin. Sebelum menentukan perawatan lebih lanjut, pasien dapat berkonsultasi secara online dan gratis guna mengetahui penyebab penyakit secara pasti serta jenis perawatan yang cocok untuk dilakukan. Untuk informasi lebih lanjut, segera hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878.