Rab24Apr201915:38

Kutu di Rambut Kemaluan Apakah Bisa Menular?

Kutu di rambut kemaluan merupakan serangga atau parasit berukuran kecil yang hidup dengan cara menghisap darah melalui kulit. Seseorang yang menderita penyakit kutu kemaluan akan merasakan gatal yang luar biasa. Hal ini bukan akibat dari gigitan kutu, melainkan reaksi kulit terhadap liur serangga tersebut. Kutu kelamin lebih suka hinggap di rambut kasar manusia dibandingkan yang bertektur halus dan lembut.
kutu di rambut kemaluan
kutu di rambut kemaluan

Gejala Kutu Kelamin Serta Cara Penularannya

Terkadang, gejala penyakit ini tidak muncul dengan jelas sehingga penularan virus bisa terjadi tanpa disadari. Munculnya kutu di rambut kemaluan dapat menyebabkan gejala yang baru terasa setelah 1 hingga 3 minggu. Gejala yang mungkin dirasakan penderitanya akibat keberadaan kutu di rambut kemaluan, adalah sebagai berikut:


• Rasa gatal pada kulit yang digigit kutu dan dapat memburuk saat malam hari.
• Munculnya bintik kecil berwarna merah kebiruan di kulit bekas gigitan kutu.
• Terdapat bintik kecoklatan di pakaian dalam yang merupakan kotoran kutu.
• Terlihat kutu beserta telornya di rambut tubuh, terutama kemaluan.
• Terjadi peradangan dan iritasi akibat terlalu sering menggaruk area infeksi.

Kutu di rambut kemaluan dapat menular dari penderita ke orang lain melalui kontak langsung. Karena itu, penyebaran paling banyak terjadi melalui aktivitas seksual, termasuk seks oral. Kutu dapat berpindah dengan cara merayap, namun tidak dapat melompat ataupun terbang. Pada anak-anak, penularan kutu kelamin bisa terjadi ketika tidur di atas kasur yang sudah terpapar. Selain itu, infeksi kutu kemaluan pada anak-anak juga menandakan kemungkinan adanya pelecehan seksual.


Penanganan Serta Pencegahan Tepat Terhadap Kutu Kemaluan

Penanganan terhadap kutu di rambut kemaluan dapat dilakukan dengan menggunakan obat topikal. Obat ini hanya boleh digunakan pada area yang terinfeksi atau bagian luar tubuh saja. Penggunaan obat untuk menyembuhkan kutu kemaluan ini biasanya memerlukan pengulangan setelah 9 atau 10 hari. Selama masa perawatan, periksa area yang terinfeksi guna memastikan apakah terdapat kutu atau telur yang masih tertinggal.
 
Kutu kemaluan dapat berisiko menimbulkan beberapa komplikasi, seperti impetigo atau bisul, peradangan pada kelopak mata, dan konjungtivitis. Untuk itu, cara terbaik untuk menyingkirkan kutu di rambut kemaluan adalah membersihkan diri, pakaian, handuk, serta seprai. Anda juga perlu melakukan tindak pencegahan terhadap infeksi kutu kemaluan, seperti berikut ini:
 
• Hindari penggunaan handuk, pakaian, selimut, maupun seprai secara bergantian dengan penderita kutu kelamin.
 
• Jika terdiagnosis kutu kelamin, segera periksakan seluruh anggota keluarga Anda untuk diperiksa secara bersamaan.
 
• Tidak melakukan hubungan seksual, baik secara oral, anal, maupun vaginal hingga dinyatakan sembuh oleh dokter.
 
• Bersihkan seluruh rumah serta peralatan dan cuci semua handuk, seprai, maupun pakaian dengan air panas guna membunuh kutu kelamin.


Segera Konsultasikan Bersama Klinik Utama Sentosa

Kutu di rambut kemaluan bisa diatasi dengan perawatan dokter Kami di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik terbaik dan terpercaya yang berada di daerah Jakarta. Klinik kesehatan khusus penyakit kulit dan kelamin ini telah menggunakan peralatan medis yang canggih serta modern sehingga penanganan segala penyakit dapat berjalan dengan maksimal.
 
Untuk informasi lebih lanjut mengenai penyakit kulit dan kelamin lainnya, Anda bisa langsung menghubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878. Segera lakukan perawatan bersama dengan Klinik Utama Sentosa sebelum penyakit semakin parah. Membiarkan penyakit terus menerus berada di dalam tubuh hanya akan membuat keadaan Anda semakin memburuk. Untuk itu, segera konsultasikan bersama dokter ahli di klinik Kami.