Rab30Jan201915:51

Apa Saja Penyebab Kutu Kemaluan?

Penyebab kutu kemaluan bisa terjadi karena adanya faktor risiko, seperti memiliki infeksi menular seksual. Kutu memiliki bentuk mirip dengan kepiting yang berukuran sangat kecil dan menyebabkan rasa gatal hingga infeksi. Gatal tidak terjadi karena kutu menggigit kulit, namun karena adanya reaksi alergi kulit terhadap liur kutu. Rasa gatal ini tidak terbatas pada daerah yang terkena kutu, namun juga sekitar selangkangan dan menyebar ke perut, paha, hingga kaki.

penyebab kutu kemaluan
penyebab kutu kemaluan

>>>klik disini untuk melakukan konsultasi<<<

Ciri Utama Terkena Kutu Kelamin

Gejala utama dari kutu kelamin adalah rasa gatal yang sangat menganggu terutama saat malam hari. Hal ini dikarenakan ketika malam, kutu pada sekitar kelamin menjadi lebih aktif untuk menghisap darah manusia. Selain rasa gatal, gejala juga akan ditandai dengan peradangan atau iritasi pada daerah yang terinfeksi. Penyebabnya adalah karena menggaruk daerah tersebut secara terus menerus hingga kulit terkelupas.
 
Kulit yang telah terkelupas ini dapat rusak dan memicu infeksi bakteri sekunder akibat kurangnya perlindungan di area tersebut. Namun, tak perlu khawatir karena luka bekas garukan akan memudar dalam satu hingga dua hari. Untuk menghindari gejala tersebut, Anda perlu mengetahui penyebab kutu kemaluan yang paling umum. Penyebab kutu kemaluan adalah kontak intim dengan penderitanya serta menggunakan selimut, seprai, dan pakaian yang sama. Selain itu, terdapat pula faktor risiko yang menjadi penyebab kutu kemaluan, seperti:
 
• Memiliki lebih dari satu pasangan seksual.
• Melakukan kontak fisik dengan orang yang terinfeksi.
• Menggunakan seprai dan pakaian yang sama dengan penderita.


Bagaimana Penanganan yang Dapat Dilakukan?

Penyebab kutu kemaluan bisa diketahui secara pasti melalui hasil diagnosis dokter ahli. Dokter dapat menentukan penyebab kutu kemaluan melalui pemeriksaan fisik dan beberapa tes lanjutan lainnya. Kutu pada kemaluan biasanya berwarna abu-abu pucat dan bisa berubah menjadi lebih gelap setelah menghisap darah. Selain itu, pertanda seseorang terkena kutu kemaluan adalah adanya telor kutu pada pakaian dalam.
 
Beberapa penyebab kutu kemaluan yang sudah mengakibatkan infeksi harus segera ditangani sebelum bertambah parah. Dokter biasanya akan memberikan pilihan perawatan rumahan terhadap kutu yang ada di sekitar kelamin. Cara menangani kutu pada rambut kemaluan yang bisa Anda lakukan, yakni:


• Gunakan pelembap atau sampo khusus

Perawatan mandiri yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kutu kemaluan adalah menggunakan pelembap atau sampo khusus. Pelembap dan sampo ini hanya digunakan pada daerah yang terinfeksi atau bagin luar tubuh saja.


• Lakukan perawatan rutin

Kutu kemaluan harus segera ditangani jika sudah menular kepada anggota keluarga lainnya. Perawatan pada setiap orang di waktu yang bersamaan dapat mencegah risiko penularan kutu pada kelamin.


• Bersihkan rumah dan kamar mandi

Untuk menghindari menularnya kutu kelamin, sedot seluruh rumah serta bersihkan kamar mandi dengan menggunakan larutan pemutih. Tak hanya itu, cuci juga seluruh seprai, handuk, dan pakaian dengan air panas lalu keringkan menggunakan mesin dengan pengaturan paling tinggi.

Konsultasikan dengan Klinik Utama Sentosa

Penyebab kutu kelamin dapat diketahui dengan melakukan konsultasi bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin terpercaya di daerah Jakarta. Anda akan mendapatkan perawatan terbaik karena klinik ini menggunakan peralatan medis yang canggih serta modern.
 
Klinik Utama Sentosa berlokasi sangat strategis dan juga memberikan keringanan biaya sehingga memudahkan pasien baru yang ingin melakukan penanganan penyakitnya. Tak hanya itu, perawatan juga akan dibantu oleh staf medis professional dan berpengalaman di bidangnya. Untuk informasi lebih lanjut, segera lakukan konsultasi atau hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 0813 6665 7878.