Min03Feb201915:17

Apa Bahaya Kutu Rambut Kemaluan?

Kutu rambut kemaluan akan muncul ketika tidak menjaga kebersihan serta kesehatan daerah organ intim. Bentuk umum dari kutu rambut kemaluan adalah seperti kepiting dengan ukuran kecil. Serangga yang termasuk parasit ini hinggap dari satu orang ke orang lainnya dengan merangkak di antara rambut padan bagian tubuh manapun. Rasa gatal akan muncul hingga menyebabkan infeksi akibat adanya kutu ini.
kutu rambut kemaluan
kutu rambut kemaluan

Gejala Kutu Pada Kemaluan Secara Umum

Kutu rambut kemaluan tak hanya menyerang sekitar organ kelamin, namun juga dapat berada di bagian tubuh lain, seperti alis, ketiak, bulu kaki, bulu mata, kumis, dan janggut. Selain orang dewasa, kutu rambut kemaluan juga bisa diderita oleh anak-anak. Penularan kutu yang menginfeksi orang dewasa biasanya diakibatkan oleh kontak seksual. Gejala umum yang akan dirasakan berupa gatal di sekitar organ kelamin dan akan semakin parah ketika malam hari.
 

 
Rasa gatal akibat kutu rambut kemaluan akan muncul selama 2 hingga 4 minggu setelah terinfeksi. Selain gatal, kutu yang berada pada rambut kemaluan akan memunculkan gejala lain, seperti luka gigitan di sekitar organ kelamin, luka akibat bekas garukan, dan kulit yang terinfeksi berubah warna menjadi abu-abu kebiruan. Beberapa gejala lain yang menandakan bahwa Anda terkena infeksi kutu, antara lain:

• Adanya bintik cokelat di celana dalam yang merupakan kotoran kutu.
• Terdapat kutu beserta telornya pada rambut di bagian tubuh penderitanya.
• Tubuh terasa kurang sehat dan tidak enak hingga menyebabkan demam.
• Peradangan pada anggota tubuh lainnya, seperti mata akibat infeksi di bulu mata.


Beberapa Bahaya serta Pencegahan yang Dapat Dilakukan

Bahaya atau komplikasi lain karena adanya infeksi kutu pada rambut kemaluan adalah iritasi hingga menimbulkan impetigo. Impetigo merupakan bisul atau benjolan yang muncul karena paparan bakteri. Iritasi pada kulit ini terjadi akibat seringnya menggaruk area gatal yang didiami oleh kutu kemaluan. Selain itu, bahaya lain yang mungkin terjadi adalah peradangan pada kelopak mata atau blefaritis dan konjungtiva atau konjungtivitis.
 
Untuk menghindari beberapa bahaya kutu kemaluan tersebut, Anda harus melakukan tindak pencegahan. Pencegahan juga berguna untuk mengurangi penularan infeksi akibat kutu pada rambut kemaluan. Tindak pencegahan secara mandiri yang bisa Anda lakukan, adalah sebagai berikut:


• Hindari menggunakan pakaian, seprai, dan handuk yang sama dengan penderitanya..
• Tidak melakukan hubungan seksual jika belum dinyatakan sembuh oleh dokter.
• Segera periksakan anggota keluarga lainnya guna menghindari penularan kutu.

Jika Anda terinfeksi kutu, maka pasangan atau anggota keluarga yang tinggal satu rumah perlu mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Hal ini dikarenakan kutu pada kemaluan sangat mudah menyebar melalui kontak fisik. Selain itu, Anda juga harus menjaga kebersihan serta kesehatan area organ intim dengan baik. Segera lakukan konsultasi jika gejala yang dirasakan sudah cukup mengganggu sebelum menular pada orang lain.


Konsultasikan dengan Klinik Utama Sentosa

Bahaya kutu rambut kemaluan dapat diatasi dengan melakukan konsultasi bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin terpercaya di daerah Jakarta. Anda akan mendapatkan perawatan terbaik karena klinik dilengkapi dengan fasilitas lengkap serta peralatan medis yang telah canggih dan modern.
 
Menangani penyakit kulit dan kelamin di klinik ini, Anda akan ditangani oleh tim dokter berpengalaman dan berkompeten di bidangnya. Tak hanya itu, keringanan biaya juga akan diberikan sehingga Anda tidak perlu khawatir untuk mengeluarkan uang perawatan. Sebelum penyakit bertambah parah, segera lakukan konsultasi dengan klinik Kami. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878.