Mengenal Tanda-Tanda Fimosis

 

Pada pria yang belum atau tidak disunat, maka penis masih memiliki kulup yang menempel pada ujungnya. Mengenal tanda-tanda fimosis merupakan hal yang penting, yang bertujuan jika gejala muncul maka pemeriksaan dapat segera dilakukan.

Mengenal Tanda-Tanda Fimosis
Mengenal Tanda-Tanda Fimosis

Kulup pada penis pria umumnya dapat ditarik ke belakang atau akan mengerut ketika ereksi. Namun demikian, ada beragam kemungkinan masalah yang menghampiri penis. Salah satunya fimosis, saat kulit kulup penis tidak dapat ditarik kebelakang. Apa yang menjadi penyebabnya? Bahayakah jika pria mengalami kondisi ini?

Kulit kulup mewakili setidaknya ada sepertiga kulit penis. Kulup berfungsi untuk melindungi kepala penis dari gesekan serta kontak langsung dengan pakaian. Saat kulup penis tidak dapat ditarik ke belakang atau tidak dapat mengerut mundur melewati kepala penis ketika ereksi, kondisi inilah yang disebut dengan fimosis. Fimosis muncul dalam bentuk cincin ketat atau karet gelang melingkari kulup sekitar ujung penis, mencegah kulit kulup tertarik penuh ke belakang.

Tingkat keparahan fimosis bervariasi, pada kasus yang ringan sebagian kulup masih ditarik. Tapi pada fimosis tingkat berat, kulup tidak ditarik sama sekali dan sepenuhnya menutupi penis. Jika Anda mengalami kondisi ini, sebaiknya untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

 <<<konsultasi online 24 jam gratis hanya di Klinik Utama Sentosa* silahkan klik>>>

Apa yang menjadi penyebab fimosis?

Fimosis merupakan kondisi yang umum terjadi pada bayi, balita, atau anak laki-laki yang belum sunat. Karena kulit kulup akan tetap menempel pada kepala penis beberapa tahun pertama bayi atau selama belum sunat. Kulit kulup penis anak mengalami fimosis biasanya mulai bisa ditarik ke belakang di usia 3 tahun. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan remaja serta pria dewasa dapat mengalami kondisi ini.

Pada orang dewasa, ada sejumlah faktor risiko serta kemungkinan yang menjadi penyebab fimosis. Meski telah sunat, pria dewasa mungkin mengalami fimosis jika memiliki infeksi saluran kencing (ISK) yang sering kambuh, infeksi kulit kulup, tidak merawat kebersihan penis, atau menarik kulit kulup terlalu keras atau paksa, misalnya ketika masturbasi. Berbagai hal dapat menyebabkan jaringan parut timbul di area kepala penis sehingga kulup tidak dapat mengerut ke belakang.

 



Gejala fimosis

Gejala atau tanda fimosis pada umumnya tidak menimbulkan gejala selain kulup yang tidak bisa ditarik ke belakang. Nemun, pada beberapa orang mungin merasakan gejala yang nyeri ketika ereksi, kulit kemerahan, kadang menyebabkan bengkak seperti balon pada bawah kulup.

Fimosis yang sudah parah, dapat menganggu kinerja saluran urine, menyebabkan peradangan pada penis (balanitis), balanoposthitis (infeksi kelenjar kulup), hingga menyebabkan parafimosis yang akhirnya menghentikan aliran darah ke ujung penis.

 <<<simak, metode sunat untuk fimosis* klik disini>>>

Pengobatan yang tepat untuk fimosis

Pilihan pengobatan fimosis akan disesuaikan dengan gejala yang muncul. Fimosis yang terjadi pada anak-anak, dokter mungkin akan menyarankan dengan metode sunat. Pada pria dewasa. Operasi pengangkatan sebagian kulup dapat menjadi pilihan pengobatan yang efektif agar fimosis tidak berulang dikemudian hari.

Fimosis dapat dicegah dengan menjaga kebersihan organ intim, rutin membersihkan daerah penis menggunakan air hangat kemudian dikeringkan menggunakan handuk bersih.

Jika mengalami fimosis, kemungkinan pria akan lebih berisiko untuk terkena kanker penis. Kanker penis adalah kanker yang jarang terjadi pada kulit penis atau bagian dalam penis. pria dewasa sebaiknya mewasapadai tanda kanker penis, yaitu:

  • Penis terasa sakit, tidak sembuh dalam 4 minggu.
  • Penis mengeluarkan kotoran yang berbau tidak sedap.
  • Pendarahan dari penis atau kulup penis.
  • Perubahan pada warna kulit atau kulup penis.
  • Penebalan kulit pada penis yang menyebabkan sulit untuk menarik kulup (fimosis).
  • Ruam pada penis.

Jika mengalami gejala ini, segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Memang, ada kemungkinan bahwa penyebabnya bukan kanker penis, namun pemeriksaan akan memperjelas masalahnya. Diagnosis sejak dini akan membantu mempercepat proses penyembuhan.

 



Konsultasikan keluhan Anda pada Klinik Utama Sentosa

Klinik Utama Sentosa adalah klinik kulit kelamin yang dapat membantu mengatasi fimosis Anda hingga tuntas. Jika Anda mengalami gejala fimosis atau telah mengenal tanda-tanda fimosis, kunjungi Klinik Utama Sentosa untuk mendapatkan pengobatan yang tepat, cepat dan akurat. Kami hadir dengan metode pengobatan terbaru yang efektif untuk mengatasi penyakit kelamin. disini Anda ditangani langsung oleh dokter ahli kelamin, di dukung peralatan medis modern yang canggih, dengan biaya pengobatan yang relatif terjangkau. Memberikan perawatan medis prima hingga fimosis sembuh total dan tidak berulang.

Untuk informasi lebih lanjut terkait mengenal tanda-tanda fimosis, silahkan klik website kami untuk konsultasi dengan dokter, atau Anda dapat menghubungi kami di 081366657878 .