Fimosis adalah Kelainan Pada Kulup

Fimosis adalah kelainan kulup kelamin pada pria yang terjadi akibat belum melakukan sunat. Hal ini menyebabkan kulup melekat dengan erat pada kepala kelamin sehingga sulit untuk ditarik ke belakang kepala kelamin. Masalah fimosis dapat terjadi pada anak yang berusia dua hingga enam tahun dan juga pria dewasa yang belum disunat. Fimosis ini dapat menyebabkan gejala yang mengganggu, seperti kesulitan buang air kecil.

fimosis adalah
fimosis adalah

>>>konsultasi online 24 jam gratis di Klinik Sentosa<<<

Penyebab Utama Masalah Fimosis Pada Pria

Kelainan kulup atau fimosis ini masih dianggap wajar jika tidak menimbulkan gejala atau masalah yang serius. Karena itu, jika Anda mengalami gangguan kesehatan yang lebih jauh, maka segera lakukan penanganan secara medis secepatnya. Untuk menangani masalah fimosis ini, Anda harus mengetahui faktor penyebabnya. Beberapa penyebab penyakit fimosis adalah sebagai berikut:


• Kondisi medis

Penyebab fimosis yang terjadi pada pria dapat terjadi karena memiliki kondisi medis tertentu, seperti penyakit diabetes. Penyakit diabetes rentan menyebabkan seseorang terkena infeksi sehingga dapat membentuk jaringan parut pada kulup. Jika jaringan parut terbentuk pada kulup maka akan membuat kelamin menjadi tidak lentur dan sulit ditarik.
 

• Menarik kulup terlalu keras

Melakukan penarikan atau peregangan yang terlalu kuat pada kulup kelamin dapat menyebabkan terjadinya peradangan. Peradangan yang tak segera ditangani ini akan mengakibatkan munculnya masalah kelainan pada kulup, yaitu fimosis.


• Faktor usia

Organ kelamin yang dimiliki oleh pria dengan usia lanut akan semakin berkurang kelenturannya. Kulup kelamin yang sudah tidak lentur seperti saat muda akan melekat sehingga sulit untuk ditarik ke belakang.
 
Beberapa anak yang menderita fimosis umumnya disebabkan oleh beberapa faktor, seperti bagian atas kulup kelamin yang terlalu kecil sehingga kepala kelamin atau glans tidak dapat melewati, braking cord terlalu pendek sehingga kulup sulit ditarik dengan sempurna, dan akibat adanya infeksi sehingga memunculkan luka pada kepala kelamin.

SIMAK PENGOBATAN FIMOSIS SECARA ALAMI* 

Bagaimana Cara Mencegah Fimosis?

Guna menghindari kondisi menempelnya kulup pada kelamin, Anda harus melakukan beberapa pencegahan. Tindak pencegahan awal pada masalah fimosis adalah dengan menjaga kebersihan kebersihan organ kelamin. Pencegahan lainnya terhadap masalah fimosis adala dengan tidak menggunakan sabun pembersih organ kelamin yang mengandung bahan kimia. Hindari juga penggunaan parfum guna mengurangi risiko iritasi di sekitar organ kelamin.

Penanganan Tepat Terhadap Masalah Fimosis


Cara menangani fimosis adalah dengan melakukan konsultasi bersama dokter ahli guna mendapatkan obat yang sesuai. Biasanya, dokter akan memberikan beberapa obat-obatan untuk meringankan gejala penyakit yang muncul. Obat yang diresepkan dokter untuk dikonsumsi oleh penderita fimosis, yakni:

• Steroid topikal, berguna untuk melenturkan kulup sehingga mudah ditarik.
• Krim antijamur, bertujuan untuk mengurangi gejala akibat infeksi jamur.
• Obat antibiotik, diberikan guna membantu mengatasi infeksi akibat bakteri.

 
Cara terbaik untuk menangani masalah fimosis adalah melakukan perawatan di Klinik Utama Sentosa. Klinik ini didukung oleh dokter ahli yang telah berpengalaman dan peralatan medis canggih serta modern. Beberapa fasilitas tersebut dapat membantu proses penyembuhan berbagai penyakit kulit dan kelamin berjalan dengan cepat.
 
Melakukan perawatan di Klinik Utama Sentosa akan mendapatkan banyak keuntungan karena pelayanan medis diberikan secara maksimal. Untuk informasi lebih lanjut mengenai masalah kulit dan kelamin lainnya, Anda dapat segera menghubungi hotline Kami di nomor 0813 6665 7878. Lakukan penanganan segera sebelum penyakit bertambah parah dan mengakibatkan komplikasi yang serius.