Bahaya Kulup Panjang Pada Pria Dewasa 

Bahaya kulup panjang tidak dapat diremehkan begitu saja, karena dapat menimbulkan berbagai masalah pada alat kelamin pria. Kulup panjang merupakan sebuah keadaan dimana kulit penis tidak dapat mengkerut sehingga menutupi bagian depan penis. Masalah ini tentu saja cukup mengganggu saat berhubungan seksual, terutama saat ereksi. Salah satu cara untuk mengatasi masalah kulup panjang ini adalah dengan sunat. 


Kulup panjang ini biasa dialami oleh bayi maupun anak-anak. Hanya saja, terkadang ada kalanya kulup panjang ini dialami hingga dewasa terutama oleh pria yang tidak disunat. Kulup panjang jarang terjadi pada mereka yang sudah disunat. Bahaya kulup panjang ini memang tidak begitu serius, hanya saja pembengkakan, rasa nyeri, dan kemerahan pada penis membuat kita tidak nyaman. Apalagi saat kita berhubungan seksual dan buang air kecil. Selain itu, adanya kulup yang menutupi penis seringkali memicu terperangkapnya bakteri yang dapat menyebabkan berbagai infeksi penyakit kelamin.


Definisi Mengenai Kulup Panjang


Kulup adalah kulit luar yang menutupi penis dan dapat ditarik maupun mengerut dengan sendirinya. Kulup ini menutupi bagian kepala penis, dan bagian inilah yang dibuang saat seseorang disunat. Sedangkan kulup panjang merupakan masalah dimana kulup menutupi bagian kepala penis, kaku, dan tidak bisa ditarik sehingga menyebabkan ketidaknyamanan. Bahaya kulup panjang sering terjadi pada mereka yang belum atau tidak disunat.

Kulup panjang juga membuat aktivitas membersihkan penis sedikit terhalang. Menjaga kebersihan penis sangatlah penting, karena hal tersebut dapat memicu infeksi bakteri yang dapat menyebabkan berbagai infeksi menular seksual. Infeksi ini jika tidak segera diatasi dapat mengakibatkan komplikasi. Kulup panjang dikenal juga dengan Fimosis. Sifat kulup ini sebenarnya elastis, namun bisa juga mengalami masalah sehingga tidak dapat ditarik dan kondisi inilah yang disebut dengan Fimosis

Apakah Kulup Panjang Bahaya?

 

Sebagian besar pria yang mengalami bahaya kulup panjang adalah mereka yang belum atau tidak disunat. Meskipun sunat ini di Indonesia dilakukan atas faktor budaya maupun agama, namun di negara lain sunat ini mulai dilakukan untuk alasan kesehatan. Banyak yang berpendapat bahwa penis yang disunat akan lebih mudah dibersihkan. Dan terhindar dari adanya kulup panjang. Untuk bahayanya, kulup yang mengalami fimosis dapat mengganggu keharmonisan hubungan seksual dengan pasangan. Pasalnya dapat menyebabkan rasa nyeri pada penis saat berhubungan seksual maupun buang air kecil. 

Di luar itu, bahaya kulup panjang juga berisiko memicu penyakit kelamin karena bakteri yang bersarang di bagian kulup dapat menginfeksi bagian kelamin. Pada anak kecil, kulup panjang dapat diatasi dengan rajin menarik bagian kulupnya. Sedangkan untuk pria dewasa, sebaiknya disunat. Kulup panjang ini biasanya ditandai dengan beberapa gejala yang menyebabkan ketidaknyamanan.


Ciri-Ciri Kulup Panjang


Pada umumnya pria yang mengalami kulup panjang dapat diketahui dengan melihat ciri-ciri yang terlihat :

• Kulup penis sulit atau tidak dapat ditarik ke belakang sehingga glans tidak terlihat.
• Menjadi lebih sensitif.
• Kulup panjang akibat kebersihan penis yang kurang terjaga menimbulkan adanya bau.
• Muncul bintik-bintik putih pada bagian penis.

Jika Anda mendapati ciri-ciri tersebut pada bagian penis anda, artinya anda perlu segera mengonsultasikan masalahnya kepada dokter. Dokter kami di Klinik Utama Sentosa siap memberikan Anda penanganan terhadap berbagai masalah alat kelamin pada pria, salah satunya bahaya kulup panjang. Mereka yang berisiko terkena kulup panjang adalah yang berada pada usia aktif berhubungan seksual. Selain itu, pria yang sering bergonta-ganti pasangan juga lebih rentan mengalami penyakit kulup panjang. Cara mengatasi kulup panjang ini adalah dengan sunat yang dapat anda lakukan di Klinik Utama Sentosa. Untuk melakukan konsultasi melalui hotline, silahkan hubungi nomor 081366657878.