Sel29Jan201916:17

Cara Mengobati Infeksi Kandung Kemih dengan Mudah

Cara mengobati infeksi kandung kemih yang paling umum adalah dengan menggunakan obat antibiotik sesuai resep dokter. Infeksi pada kandung kemih atau biasa disebut dengan cystitis merupakan kondisi dimana kandung kemih dan uretra bagain atas mengalami peradangan. Penyakit ini dapat terjadi pada siapapun, baik wanita maupun pria. Namun, biasanya bakteri lebih mudah menyerang wanita karena beberapa faktor yang memicu.

cara mengobati infeksi kandung kemih
cara mengobati infeksi kandung kemih

Tanda dan Gejala Infeksi Pada Kandung Kemih

Umumnya, infeksi yang terjadi pada kandung kemih dapat terjadi akibat reaksi obat-obatan tertentu. Penyakit bisa berkembang menjadi kronik atau kambuhan dan sulit untuk diobati. Karena itu, upaya penyembuhan harus dilakukan dengan melihat gejala yang mulai muncul. Beberapa tanda dan gejala dari infeksi kandung kemih, dapat berupa:

• Muncul rasa sakit serta terbakar ketika buang air kecil.
• Terasa nyeri dan tertekan pada perut bagian bawah.
• Perubahan warna urin menjadi keruh dan berbau amis.
• Keluarnya air urin yang disertai dengan darah.
• Keinginan untuk buang air kecil menjadi meningkat.
• Tubuh mengalami demam dan merasa mudah lelah.

Tak hanya pada orang dewasa, infeksi kandung kemih juga bisa dialami oleh anak-anak. Gejala yang muncul sedikit berbeda, yakni emosi meningkat atau mudah marah, berkurangnya nafsu makan, merasakan mual serta kelelahan, dan merasakan sakit ketika buang air kecil. Penyakit pada orang dewasa maupun anak-anak ini dapat diatasi dengan melakukan beberapa cara mengobati infeksi kandung kemih yang disarankan oleh dokter.


Faktor Risiko dan Penanganan yang Dapat Dilakukan

Penyebab paling umum dari infeksi kandung kemih adalah bakteri bernama Escherichia coli atau E.coli yang ditularkan melalui hubungan seksual. Tak hanya infeksi, beberapa penyebab lain dapat berupa penggunaan obat kemoterapi, pernah melakukan terapi radiasi di daerah panggul, menggunakan kateter dalam jangka waktu lama, dan adanya komplikasi penyakit lain. Hal lain yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena infeksi kandung kemih adalah sebagai berikut.


• Berhubungan seksual tanpa menggunakan pelindung atau kondom.
• Pemakaian alat kontrasepsi jenis tertentu saat berhubungan intim.
• Perubahan hormon yang terjadi selama masa kehamilan.
• Perubahan kadar hormon ketika sedang mengalami menopause.

Perubahan yang menyebabkan kekebalan tubuh menjadi tidak optimal dapat menjadi faktor pemicu seseorang menderita infeksi kandung kemih. Selain itu, infeksi juga dapat diakibatkan oleh adanya gangguan pada aliran urin. Karena itu, untuk mengatasinya Anda harus mengetahui cara mengobati infeksi kandung kemih yang paling tepat. Jika perawatan dilakukan bersama dokter, biasanya beberapa cara mengobati infeksi kandung kemih yang akan disarankan, seperti:

• Mengonsumsi obat sesuai resep dokter

Cara mengobati infeksi kandung kemih adalah mengonsumsi obat sesuai resep dokter, berupa antibiotik dan pereda rasa sakit. Selama mengonsumsi obat ini, penderitanya disarankan untuk tidak berhubungan seksual karena dapat mengakibatkan infeksi menjadi bertambah parah.

• Perbanyak minum air mineral

Pengobatan mudah untuk infeksi pada kandung kemih dapat dilakukan dengan rutin mengonsumsi cukup air mineral. Air putih dipercaya mampu membantu mengeluarkan bakteri penyebab infeksi melalui proses berkemih.


Lakukan Penanganan dengan Klinik Utama Sentosa

Cara mengobati infeksi kandung kemih dapat dilakukan bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin terpercaya di daerah Jakarta. Anda akan mendapatkan perawatan maksimal karena Klinik Utama Sentosa telah menggunakan peralatan medis yang canggih serta modern.

Klinik Utama Sentosa berlokasi strategis dan dengan biaya perawatan yang relatif terjangkau sehingga pasien baru dapat terbantu dan tidak khawatir mengenai uang yang harus dikeluarkan.. Peradangan pada kandung kemih harus segera ditangani sebelum menyebar ke organ lain dan mengakibatkan komplikasi lebih serius, Anda bisa segera melakukan konsultasi secara online dan gratis atau hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878.