Min21Apr201910:18

Apa Sistitis Adalah Infeksi di Kandung Kemih?


Sistitis adalah kondisi dimana kandung kemih serta bagian atas uretra mengalami peradangan. Gangguan ini biasanya tidak menimbulkan masalah serius, namun akan sangat menggangu kenyamanan. Penyebab utama dari penyakit sistitis adalah infeksi bakteri dan rentan diderita oleh kaum wanita. Hal ini dikarenakan ukuran uretra atau saluran urin pada wanita lebih pendek dibanding pria sehingga bakteri mudah masuk ke kandung kemih.
sistitis adalah
sistitis adalah

Tanda atau Gejala Penyakit Sistitis Secara Umum

Penyakit sistitis memiliki gejala yang berbeda antara orang dewasa dan anak-anak. Pada anak-anak, gejala akibat menderita sistitis adalah sakit saat buang air kecil, meningkatnya frekuensi berkemih, sakit pada perut, demam, tubuh terasa lemas, mudah lelah, dan tidak nafsu makan. Sementara itu, pada orang dewasa, beberapa gejala sistitis adalah sebagai berikut:

• Rasa sakit serta sensasi terbakar ketika buang air kecil.
• Sering buang air kecil, namun intensitas urin sedikit.
• Berubahnya warna urin menjadi keruh dan berbau tajam.
• Adanya sensasi tertekan pada perut bagian bawah.
• Urin yang dikeluarkan terkadang disertai dengan darah.
• Frekuensi buang air kecil yang melebihi normal.
• Tubuh terasa kurang sehat serta mengalami demam.

Munculnya gejala tersebut disebabkan oleh berbagai faktor pemicu. Selain masuknya bakteri melalui saluran kemih, beberapa penyebab yang mungkin memicu munculnya peradangan pada kandung kemih atau sistitis adalah mengonsumsi obat-obatan tertentu, efek samping akibat melakukan radioterapi, komplikasi penyakit lain, sedang dalam keadaan hamil, dan iritasi akibat bahan kimia. 

Bagaimana Penanganan Terhadap Penyakit Sistitis

Sebelum melakukan pengobatan terhadap penyakit sistitis, dokter perlu memeriksa kondisi kesehatan penderitanya. Biasanya, pemeriksaan tersebut dilengkapi dengan tes penunjang lainnya, berupa analisis sampel urin dan foto rontgen atau USG. Pengambilan sampel urin ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan bakteri dalam urin. Sementara USG berguna untuk mencari penyebab lain dari peradangan saluran kemih.
 
Setelah hasil diagnosis dinyatakan positif, dokter akan melakukan langkah penanganan berdasarkan tingkat keparahan yang dialami penderitanya. Untuk kasus yang ringan, pengobatan yang bisa dilakukan terhadap infeksi sistitis adalah memperbanyak konsumsi air minum guna membantu membersihkan bakteri dari saluran kemih. Namun, jika gejala tidak kunjung mereda maka memerlukan penanganan dengan obat antibiotik. Untuk mendapatkan kesembuhan maksimal, tindak pencegahan perlu disertai dengan cara sebagai berikut:

• Hilangkan kebiasaan sering menahan urin terlalu lama dalam kandung kemih.
• Hindari membersihkan organ kelamin dengan pembersih yang mengandung parfum.
• Perbanyak konsumsi air minum guna mencegah bakteri berkembangbiak lebih banyak.
• Kenakan pakaian dalam yang tidak terlalu ketat atau berbahan dasar katun.
• Biasakan menyeka organ kelamin dari arah depan ke belakang bukan sebaliknya.


Segera Konsultasikan Bersama Klinik Utama Sentosa

Cara terbaik untuk menangani infeksi kandung kemih atau sistitis adalah dengan berkonsultasi bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin terpercaya di daerah Jakarta. Anda akan mendapatkan perawatan maksimal karena Klinik Utama Sentosa telah menggunakan peralatan medis yang canggih serta modern.
 
Klinik Utama Sentosa berlokasi strategis dan dengan biaya perawatan yang relatif terjangkau sehingga pasien baru dapat terbantu dan tidak khawatir mengenai uang yang harus dikeluarkan. Peradangan pada kandung kemih harus segera ditangani sebelum menyebar ke organ lain dan mengakibatkan komplikasi lebih serius, Anda bisa segera melakukan konsultasi secara online dan gratis atau hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878.