Min10Mar201912:51

Apa Penyebab Saluran Kemih Sakit?

Biasanya, wanita lebih sering menderita saluran kemih sakit dibandingkan pria. Penyebab utama dari saluran kemih sakit adalah karena salah arah ketika menyeka kemaluan setelah buang air kecil. Bakteri dari usus besar, seperti E.coli mudah berpindah dari anus menuju uretra. Bakteri kemudian akan melakukan perjalanan sampai ke kandung kemih dan jika tidak diobati dapat menginfeksi ginjal.
saluran kemih sakit
saluran kemih sakit

Apa Penyebab Munculnya Infeksi Saluran Kemih?

Seperti yang telah diketahui, penyebab saluran kemih sakit adalah bakteri. Bakteri yang sudah berada di saluran kemih ini dapat menyebabkan infeksi uretra atau uretritis, infeksi kandung kemih atau sistitis, infeksi ureter atau uretritis, dan infeksi ginjal atau pielonefritis. Dibanding pria, wanita lebih berisiko menderita saluran kemih sakit karena memiliki uretra yang lebih pendek dan dekat dengan anus. Selain itu, beberapa faktor risiko yang menyebabkan saluran kemih sakit, di antaranya:


• Pernah mengalami infeksi saluran kemih.
• Menggunakan kateter dalam waktu yang lama.
• Menurunnya kadar hormon estrogen akibat menopause.
• Adanya sumbatan pada saluran kemih, seperti batu ginjal.
• Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.
• Penggunaan pelindung atau kondom dengan pelumas.
• Baru menjalani operasi pada saluran kemih.
• Wanita yang sedang dalam keadaan hamil.
• Terlahir dengan kelainan pada saluran kemih.

Untuk mengidentifikasi ada tidaknya infeksi saluran kemih, terdapat beberapa gejala umum yang mungkin dirasakan penderitanya. Gejala penyakit infeksi saluran kemih, dapat berupa adanya rasa terbakar ketika buang air kecil, keinginan buang air kecil meningkat, nyeri pada punggung atau perut bagian bawah, urin yang keluar disertai dengan darah, perubahan warna urin menjadi lebih gelap, dan merasa lelah hingga demam.

Bagaimana Pengobatan yang Dapat Dilakukan?

Pengobatan pada saluran kemih sakit dapat dilakukan dengan menggunakan obat antibiotik sesuai resep dokter. Biasanya, gejala akan menghilang setelah beberapa hari mengonsumsi obat antibiotik. Meski gejala sudah hilang, pengobatan tetap harus dilanjutkan hingga selesai guna mencegah kekambuhan penyakit. Jika pasien menderita infeksi saluran kemih kambuhan, maka dokter akan menganjurkan konsumsi antibiotik dalam dosis rendah selama 6 bulan atau lebih.
 
Tak hanya dengan obat, penanganan penyakit ini bisa dibantu dengan perawatan mandiri. Salah satu perawatan secara mandiri yang bisa Anda lakukan di rumah adalah perbanyak konsumsi air putih. Mengonsumsi air putih berguna dalam membantu mengeluarkan bakteri dari saluran kemih. Untuk mendapatkan kesembuhan maksimal, perawatan penyakit perlu disertai dengan tindak pencegahan, seperti:

• Usahakan untuk tidak menahan urin terlalu lama di dalam kandung kemih.
• Bersihkan organ kemaluan dari arah depan ke belakang setelah berkemih.
• Tidak menggunakan pembersih kewanitaan karena dapat mengiritasi kelamin.
• Bersihkan area genital setelah melakukan hubungan seksual.
• Selalu buang air kecil seusai berhubungan intim guna mengeluarkan bakteri.
• Hindari menggunakan celana ketat serta ganti celana dalam jika sudah lembap


Segera Konsultasikan dengan Klinik Utama Sentosa

Saluran kemih sakit bisa diobati dengan melakukan konsultasi bersama Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani berbagai jenis penyakit kulit dan kelamin terpercaya di daerah Jakarta. Melakukan perawatan di klinik ini, Anda akan mendapatkan kepuasaan serta kenyamanan karena ditangani langsung oleh dokter ahli dan didukung dengan peralatan medis yang canggih berteknologi modern.
 
Klinik Utama Sentosa memberikan kemudahan kepada pasien dengan adanya keringanan biaya perawatan. Selain itu, Anda juga dapat berkonsultasi terlebih dahulu secara online dan gratis sebelum melakukan perawatan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai penyakit kulit dan kelamin lainnya, Anda bisa segera menghubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878. Lakukan penanganan bersama Klinik Utama Sentosa sebelum penyakit mengakibatkan komplikasi yang lebih serius.