Sel29Jan201917:01

Apa Itu Uretritis non Gonore?

Uretritis non gonore merupakan salah satu penyakit akibat adanya peradangan di bagian uretra atau saluran yang membawa urin ke luar dari kandung kemih. Penyakit ini umumnya terjadi karena adanya infeksi bakteri bernama Chlamydia. Bakteri dapat dengan mudah masuk ke dalam tubuh karena melakukan hubungan seks yang tidak aman. Untuk itu, penyakit ini dapat dicegah dengan menghindari faktor pemicu serta berhubungan seksual yang aman menggunakan kondom.

uretritis non gonore
uretritis non gonore

>>>klik disini untuk melakukan konsultasi<<<

Gejala Serta Faktor Risiko Penyakit Uretritis

Gejala dari penyakit uretritis non gonore akan muncul dalam jangka waktu 1 hingga 5 minggu setelah infeksi pertama kali masuk ke dalam tubuh. Namun, beberapa penderitanya terkadang tidak mengalami gejala apapun sehingga penyakit secara tidak sadar sudah menginfeksi. Meski demikian, gejala umum akibat infeksi yang menyebabkan uretritis non gonore dapat diketahui dengan beberapa hal, sebagai berikut:
 
• Perubahan warna urin menjadi keruh.
• Keinginan buang air kecil lebih sering.
• Muncul rasa gatal dan terbakar pada organ kelamin.
• Terasa nyeri ketika melakukan hubungan seksual.

Uretritis non gonore biasanya terjadi akibat infeksi bakteri selain gonore yang menyebar melalui hubungan seksual. Tak hanya itu, bakteri lain seperti Ureaplasma urealyticum, parasit Trichomonas vaginalis, dan virus herpes juga bisa menjadi penyebab seseorang menderita uretritis non gonore. Penyakit ini dapat terjadi karena adanya beberapa faktor yang memicu, seperti memiliki lebih dari satu pasangan seksual, melakukan hubungan seks tanpa menggunakan pelindung atau kondom, dan sistem kekebalan tubuh yang lemah.


Penanganan Tepat yang Dapat Dilakukan

Sebelum penanganan dilakukan, dokter biasanya akan menanyakan riwayat medis guna mendapatkan hasil diagnosis penyakit. Pengambilan sampel urin dan darah menjadi cara pertama ketika melakukan diagnosis. Tes urin bertujuan untuk menguji ada tidaknya infeksi pada uretra. Sementara tes darah dilakukan guna mendapatkan diagnosis yang lebih akurat. Setelah itu, barulah perawatan medis akan dilakukan dengan pemberian antibiotik oleh dokter. Antibiotik ini berguna untuk mengurangi rasa sakit akibat gejala yang muncul.
 
Selain itu, untuk meradakan nyeri Anda bisa menggunakan air hangat untuk berendam dalam beberapa kali sehari atau memakai obat pereda rasa nyeri. Jika sedang dalam masa penyembuhan, hindari untuk melakukan hubungan seksual tanpa pelindung atau kondom karena akan memperparah infeksi yang ada. Untuk mendapatkan kesembuhan yang maksimal, beberapa tindak pencegahan perlu Anda lakukan, seperti:

• Hindari melakukan hubungan seksual dengan orang yang berbeda.
• Usahakan untuk buang air kecil setelah berhubungan seksual.
• Kurangi mengonsumsi makan yang bersifat asam.
• Perbanyak konsumsi air mineral, yakni 8 gelas per hari.
• Hindari paparan bahan kimia karena akan menyebabkan iritasi.
• Lakukan pemeriksaan kesehatan seksual secara rutin.
• Periksakan diri Anda dan pasangan guna mencegah penularan.


Konsultasi Bersama Klinik Utama Sentosa

Penyakit uretritis non gonore dapat ditangani dengan melakukan perawatan bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa adalah klinik kesehatan yang khusus menangani berbagai penyakit kulit dan kelamin terbaik di daerah Jakarta. Klinik ini telah dipercaya sebagai klinik spesialis karena penanganan dilakukan bersama tim dokter profesional yang berpengalaman di bidangnya dengan menggunakan peralatan medis berteknologi modern.
 
Sebelum melakukan perawatan atau pemeriksaan rutin, Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu bersama staf medis ahli. Melalui konsultasi ini, pasien akan mengetahui penyebab penyakit, bahaya yang mungkin muncul, serta jenis perawatannya yang cocok diberikan. Karena itu, tak perlu ragu untuk melakukan pemeriksaan dan segera hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 0813 6665 7878.