Jum15Mar201916:00

Gejala Penyakit Disfungsi Ereksi yang Harus Diketahui

Gejala penyakit disfungsi ereksi umumnya ditandai dengan ketidakmampuan organ kelamin untuk mencapai atau mempertahankan ereksi. Impotensi atau disfungsi ereksi merupakan penyakit yang sering dialami oleh pria berusia di atas 40 tahun. Meskipun impotensi tidak cukup berbahaya, namun kondisi ini akan sangat mengganggu kehidupan seksual Anda dan pasangan. Untuk mengetahui penyebab munculnya gejala penyakit disfungsi ereksi, dokter perlu melakukan pemeriksaan lanjutan guna menentukan pengobatan yang tepat dilakukan.
gejala penyakit disfungsi ereksi
gejala penyakit disfungsi ereksi

Apa Saja Gejala Disfungsi Ereksi Pada Pria?

Umumnya, gejala penyakit disfungsi ereksi akan ditandai dengan sulitnya organ kelamin mencapai ereksi, tidak mampu bertahan di posisi ereksi, dan menurunnya gairan seksual. Beberapa kondisi yang menjadi pertanda seseorang pria mengalami gangguan ereksi, antara lain lemahnya ereksi sehingga tidak dapat melakukan hubungan seksual, ereksi yang terjadi kurang lama, serta ereksi yang terjadi lebih sering dari biasanya.
 


Seseorang yang terpicu secara seksual bukan proses yang sederhana karena melibatkan otak, saraf, otot, pembuluh darah, hormon, serta emosi. Munculnya gejala penyakit disfungsi ereksi biasanya terjadi karena memiliki masalah atau merupakan kombinasi dari beberapa kondisi. Beberapa hal yang menjadi kemungkinan seorang pria dapat mengalami masalah impotensi atau disfungsi ereksi, adalah sebagai berikut:


• Kondisi medis tertentu

Seorang pria yang mengalami gejala penyakit disfungsi ereksi kerap dipicu oleh penyakit tertentu, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, penyumbatan pada pembuluh darah, obesitas, kelebihan berat badan atau obesitas, sindrom metabolik, dan memiliki gangguan tidur.


• Faktor psikologis

Ereksi yang normal bergantung pada kesehatan mental sehingga otak memainkan peran penting untuk memicunya. Seorang pria memulai ereksi karena adanya rangsangan sehingga gairah seksual meningkat. Namun, hal ini bisa terganggu karena beberapa kondisi psikologis, seperti stres, depresi, cemas berlebih, dan masalah hubungan dengan pasangan seksual.


• Konsumsi obat-obatan tertentu

Gejala penyakit disfungsi ereksi terkadang disebabkan karena mengonsumsi obat-obatan tertentu. Beberapa obat yang dapat memicu disfungsi ereksi pada pria, antara lain antidepresan, antipsikotik, menurunnya tekanan darah tinggi, obat untuk kanker prostat, dan menggunakan obat-obatan terlarang.
 

• Mengalami cedera

Disfungsi ereksi dapat disebabkan oleh cedera yang terjadi pada bagian kelamin, bagian saraf, dan pembuluh darah di bagian punggung. Cedera di sekitar kemaluan dapat memicu pembentukan jaringan parut sehingga menyebabkan posisi kemaluan pria yang melengkung selama ereksi.

Cara Mengobati Penyakit Disfungsi Ereksi

Pengobatan terhadap gejala impotensi atau disfungsi ereksi harus segera dilakukan karena akan berdampak rusaknya keharmonisan rumah tangga. Penanganan terbaik yang dapat dilakukan adalah berkonsultasi terlebih dahulu guna mencari tahu penyebab penyakit dengan tes penunjang. Selain konsultasi atau konseling, dokter akan memberikan obat hingga tindak operasi jika diperlukan.
 
Dokter akan menyarankan untuk membicarakan dengan psikolog jika penyakit disfungsi ereksi diakibatkan oleh stres dan depresi. Jika penanganan dengan obat tidak menunjukkan kemajuan, maka dokter mungkin menyarankan untuk menjalani tindak operasi. Penderita perlu mendapat dukungan secara emosional dan berkomunikasi dengan pasangan selama melakukan terapi guna mempercepat proses penyembuhan.


Konsultasikan Segera Bersama Klinik Utama Sentosa

Gejala penyakit disfungsi ereksi Anda bisa diatasi bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan di daerah Jakarta yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin. Anda dapat melakukan konsultasi secara online dan gratis bersama staf medis yang telah berpengalaman di bidangnya. Konsultasi ini bertujuan untuk mengetahui penyebab penyakit dan jenis perawatan yang cocok.
 
Selain konsultasi, Klinik Utama Sentosa memberikan keringanan biaya pada pasien sehingga tidak perlu khawatir mengenai uang yang harus dikeluarkan. Proses penyembuhan penyakit berjalan dengan mudah dan cepat karena ditangani langsung oleh dokter ahli dengan menggunakan peralatan medis yang canggih serta modern. Untuk informasi lebih lanjut, lakukan konsultasi atau hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878.