Min31Mar201916:09

Bagaimana Gejala Awal Impotensi Pada Pria?

Gejala awal impotensi yang diderita oleh pria adalah sulitnya organ kelamin untuk mempertahankan ereksi. Impotensi bukanlah masalah kesehatan yang bersifat serius. Namun, penanganan harus segera dilakukan karena dapat menyebabkan dampak buruk bagi psikologis penderitanya. Salah satu akibat mengabaikan gejala impotensi adalah gairah terhadap seksual menjadi berkurang hingga menghilang.
gejala awal impotensi
gejala awal impotensi

Gejala Impotensi Serta Faktor Penyebabnya

Selain sulit mempertahankan ereksi, gejala awal impotensi lainnya adalah sulit mencapai ereksi meski sudah mendapat cukup rangsangan. Seorang pria dikatakan menderita penyakit ini jika mengalami gejala awal impotensi secara berkelanjutan dan bukan hanya sekali. Gejala awal impotensi yang terjadi terus menerus ini akan mempengaruhi psikologis dan emosional. Karena itu, biasanya penderita impotensi akan merasa malu, minder, merasa tidak berharga, putuh asa, dan mengalami depresi.
 


Pada umumnya, penyakit impotensi disebabkan oleh masalah kesehatan, seperti penyakit jantung, diabetes, obesitas, hipertensi, tumor otak, dan penyakit saraf. Tak hanya itu, terdapat pula beberapa faktos psikologis yang memicu terjadinya impotensi, berupa gangguan kecemasan, stres berlebih akibat khawatir dengan performa seksnya, dan memiliki masalah dengan kehidupan rumah tangga.

Penanganan Tepat Penyakit Impotensi Pada Pria

Untuk menangani gejala awal impotensi, dokter biasanya memberikan obat-obatan yang harus dikonsumsi 1 hingga 2 jam sebelum berhubungan intim. Penyakit impotensi juga bisa diobati dengan menyuntikkan hormon guna meningkatkan kadar testosteron dalam tubuh. Jika beberapa cara tersebut belum berhasil menyembuhkan impotensi, maka operasi perlu dijalani dengan menanamkan sebuah cincin karet di pangkal kelamin pria.
 
Selain itu, dokter juga akan menyarankan penderita impotensi untuk melakukan senam khusus, yakni kegel. Senam yang dilakukan bertujuan untuk memperkuart otot serta merelaksasikan otot panggul. Pada dasarnya, penanganan impotensi bergantung pada penyebab yang diketahui melalui hasil diagnosis. Untuk itu, segeralah konsultasikan dengan dokter andrologi untuk penanganan lebih lanjut.
 
Pencegahan untuk menghindari munculnya tanda impotensi pada pria bisa dilakukan dengan berbagai cara. Proses penyembuhan penyakit dapat berlangsung cepat jika perawatan disertai dengan menerapkan gaya hidup sehat. Tindak pencegahan impotensi harus dilakukan secara maksimal guna mendapatkan hasil yang diinginkan. Beberapa cara mencegah munculnya penyakit impotensi pada pria, adalah sebagai berikut:

• Hentikan kebiasaan buruk, seperti merokok.
• Kurangi berat badan jika mengalami obesitas.
• Lakukan olahraga secara rutin dan teratur.
• Perbanyak konsumsi makanan yang bergizi.
• Hindari minuman yang mengandung alkohol.
• Tidak memakai obat-obatan terlarang.
• Hindari faktor yang dapat memicu stres.
• Jalani pemeriksaan kesehatan secara rutin


Segera Lakukan Konsultasi di Klinik Utama Sentosa

Gejala awal impotensi yang diderita oleh pria dapat diketahui dengan melakukan konsultasi bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa adalah salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin terpercaya di daerah Jakarta. Melakukan perawatan di klinik ini, Anda akan mendapatkan perawatan terbaik karena ditangani langsung oleh dokter ahli yang telah berpengalaman serta dibantu staf medis profesional.
 
Klinik Utama Sentosa memberikan pelayanan medis maksimal sehingga pasien akan merasakan kepuasaan selama melakukan perawatan. Selain itu, klinik ini juga menyediakan layanan konsultasi secara online dan gratis. Melalui konsultasi ini, pasien dapat mengetahui penyebab penyakit impotensi dan jenis pengobatan yang cocok untuk dilakukan. Informasi lebih lanjut mengenai penyakit kulit dan kelamin lainnya, segera lakukan konsultasi atau hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878.