Sel30Jul201916:59

Apakah Gejala Impotensi dan Cara Mengatasinya?

 

Gejala impotensi dan cara mengatasinya haruslah berkaitan, pasalnya jika menggunakan cara yang salah, gejala impotensi dapat bertambah buruk. Impotensi adalah gangguan seksual yang dapat terjadi pada pria. Tak hanya dapat dialami oleh pria yang berusia lanjut, impotensi juga bisa dialami oleh pria yang masih dalam masa produktif atau berusia muda.

gejala impotensi dan cara mengatasinya
gejala impotensi dan cara mengatasinya


Impotensi atau yang dikenal juga sebagai disfungsi ereksi adalah jenis gangguan seksual yang ditandai dengan gejala sulit mencapai ereksi. Selain ereksi sulit untuk dicapai, impotensi juga dapat ditandai dengan sulitnya mempertahankan ereksi. Impotensi merupakan masalah seksual yang umum terjadi pada pria, namun jika terjadi hampir setiap kali Anda berhubungan seksual, maka itu adalah masalah yang serius. Tak hanya mengganggu keharmonisan hubungan dengan pasangan, impotensi juga dapat menyebabkan Anda kesulitan mendapatkan keturunan. Ketahui gejala impotensi dan cara mengatasinya agar impotensi sembuh.

Pengertian Impotensi


Sering kesulitan mencapai ereksi? Bisa jadi itu adalah gejala impotensi dan cara mengatasinya adalah dengan menemukan penyebabnya. Tidak semua orang yang mengalami impotensi menyadarinya. Hal ini karena gejala yang dialami ketika berhubungan seksual merupakan hal yang umum terjadi. Namun, jika frekuensinya terlalu sering, itu artinya Anda membutuhkan langkah penanganan untuk infeksi saluran kemih. Salah satu cara untuk mengatasi masalah impotensi adalah dengan melakukan terapi impotensi yang untuk info lebih detail nya Anda dapat dibimbing oleh dokter Anda.

Namun penggunaan impotensi ini juga tergantung pada penyebab dari gangguan impotensi itu sendiri. Impotensi pada pria paling sering terjadi pada pria yang berusia lanjut atau yang berusia di atas 50 tahun. Untuk mengetahui apakah Anda terkena impotensi atau tidak dapat Anda lakukan dengan cara memeriksakan diri ke dokter. Dokter akan membantu anda untuk menemukan penyebab atau akar masalah dari gangguan impotensi yang Anda alami. Pemeriksaan yang dimaksud dapat berapa konsultasi maupun pemeriksaan secara fisik dan lanjutan jika diperlukan. Pasalnya setiap orang mungkin mengalami gejala impotensi dan cara mengatasinya yang berbeda satu sama lain.

gejala impotensi dan cara mengatasinya
gejala impotensi dan cara mengatasinya

Dampak Impotensi Terhadap kehidupan Seksual


Impotensi dapat memberikan seksual bagi penderitanya juga untuk pasangannya. Berikut ini ada beberapa dampak yang dialami oleh seorang pria jika menderita impotensi.

• Keharmonisan hubungan dengan pasangan menjadi terganggu.
• Menjadi tidak percaya diri dalam berhubungan seksual.
• Tidak dapat memuaskan pasangan.
• Kesulitan mendapatkan keturunan.
• Mengalami gangguan seksual lain.

Impotensi bahkan menjadi salah satu alasan pasangan memutuskan untuk bercerai. Jika Anda tidak segera mengatasi gejala impotensi yang Anda alami, maka hubungan seksual Anda dengan pasangan dapat terancam. Namun, jangan khawatir, gejala yang dialami oleh setiap orang menandakan sampai mana tahap keparahan impotensinya. Untuk mengetahui apakah impotensi yang Anda alami parah atau tidak, silahkan simak gejala dan impotensi serta tahapannya di bawah ini. Mengenali gejala impotensi dan cara mengatasinya merupakan salah satu langkah penting untuk mencegah sekaligus mengobati impotensi.


Tahap Impotensi dan Gejalanya


Gejala impotensi yang dialami oleh pria, dapat menjadi salah satu tanda untuk mendeteksi impotensi pada pria agar dapat segera ditangani. Berikut ada beberapa tahap sekaligus gejala yang mungkin dialami oleh penderitanya.


• Impotensi tahap ringan

Dianggap sebagai impotensi pada tahap normal jika penderitanya masih bisa berhubungan seksual secara normal. Namun pada saat akan mencapai klimaks ia akan kesulitan untuk mempertahankan ereksi. Jika gejala ini terjadi pada Anda, silahkan berkonsultasi dengan dokter kami.

• Impotensi tahap sedang

Termasuk ke dalam tahap sedang jika penderita mulai kesulitan untuk mempertahankan ereksi dalam berhubungan seksual. Pada tahap ini kendala yang dialami biasanya adalah penis yang mengencang namun tidak terlalu keras sehingga tidak dapat mempertahankan ereksi dalam waktu yang lama.

• Impotensi tahap berat

Impotensi dianggap sudah parah jika gejala yang muncul adalah penderitanya tidak dapat mencapai ereksi sama sekali. Apalagi jika penisnya sama sekali tidak dapat mengeras. Jika hal ini terjadi maka segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.


Gejala impotensi dan cara mengatasinya saling berkaitan. Untuk itu, kenali dulu gejala impotensi yang Anda alami agar dapat mengatasinya dengan cara yang tepat. Tahapan impotensi ini juga mempengaruhi cara yang dapat digunakan untuk mengatasinya. Semakin parah tahap impotensinya, maka akan membutuhkan waktu lebih untuk menyembuhkannya.


Penyebab Impotensi


Seorang pria dapat mengalami impotensi karena beberapa penyebab, diantaranya adalah:

• Pola hidup tidak sehat

Pola hidup yang tidak sehat seperti kurang olahraga, kurang mengonsumsi makanan yang memiliki nutrisi seimbang hingga mengonsumsi minuman beralkohol merupakan penyebab impotensi. Merokok juga merupakan salah satu pemicunya. Nikotin yang terdapat di dalam rokok menyebabkan sumbatan yang mengganggu aliran darah ke penis yang merupakan salah satu pendukung suksesnya ereksi. Saat orang jarang olahraga, maka kemungkinan mengalami obesitas juga dapat terjadi, dimana stamina ketika berhubungan seksual tidak dapat bertahan lama.

• Gangguan hormon

Jumlah kadar hormon yang tidak seimbang di dalam tubuh juga dapat menyebabkan terjadinya impotensi. Untuk mengatasi penyebab yang satu ini dapat dilakukan dengan melakukan terapi hormon. Mengonsumsi obat yang dapat menyeimbangkan hormon juga dapat menjadi salah satu solusinya. Ada beberapa hormon yang berkaitan dengan impotensi, jika hormon ini mengalami masalah, maka impotensi dapat dialami oleh seseorang.

• Gangguan kesehatan

Orang yang menderita penyakit jantung maupun diabetes cenderung lebih rentan terkena gangguan seksual impotensi. Dalam mencapai ereksi dibutuhkan aliran darah ke otot penis yang lancar, namun orang yang mengalami diabetes dan jantung umumnya mengalami masalah dengan aliran darah dalam tubuhnya. Gangguan kesehatan yang satu ini dapat diatasi dengan menggunakan obat impotensi dan Anda perlu menjaga kadar gula darah Anda agar diabetesnya tidak semakin bertambah parah. Kenali gejala impotensi dan cara mengatasinya agar diabetes sembuh dan impotensi tak perlu lagi Anda alami.


Bahaya Impotensi dan Pengobatannya
Saat impotensi terjadi, langkah yang harus Anda diambil adalah memeriksakannya ke dokter. Lakukan konsultasi dengan dokter dan tidak perlu merasa malu. Kebanyakan penderita impotensi malu untuk memeriksakan diri atau sekedar berkonsultasi dengan dokter mengenai masalah impotensi yang dialaminya. Padahal jika dibiarkan saja tanpa pengobatan, impotensi dapat bertambah parah dan mungkin dampaknya Anda tidak bisa lagi berhubungan seksual secara normal. Untuk mengatasinya Anda perlu mengetahui penyebab impotensinya terlebih dahulu. Dan cara untuk mengetahui penyebabnya adalah dengan cara melakukan pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter. gejala impotensi dan cara mengatasinya dapat Anda cari tahu terlebih dahulu informasinya.
 
Pasalnya impotensi yang parah dapat memicu adanya infertilitas atau kemandulan. Anda dan pasangan akan kesulitan untuk mendapatkan keturunan. Karena kebanyakan pria malu untuk berkonsultasi, mereka cenderung memilih untuk tidak berkonsultasi dan melakukan pengobatan mandiri. Padahal melakukan pengobatan secara mandiri dengan cara yang kurang tepat akan membuat akan membuat impotensi semakin parah. Cara yang perlu Anda lakukan adalah mengenali gejala impotensi dan cara mengatasinya agar tidak semakin parah. Untuk mengobati impotensi ini dapat dilakukan di Klinik Utama Sentosa. Untuk konsultasinya, dapat dilakukan melalui layanan konsultasi online di nomor 081366657878 .