Rab27Mar201913:13

Apakah Disfungsi Ereksi Adalah Masalah Normal?

Disfungsi ereksi adalah kondisi ketika organ kelamin pria tidak mampu mencapai atau mempertahankan ereksi. Penyakit ini termasuk masalah seksual yang normal dan biasanya dialami oleh pria berusia 40 tahun ke atas. Meski tidak berbahaya, disfungsi ereksi atau biasa disebut impotensi ini akan sangat mengganggu penderita dan juga pasangan jika terjadi secara berulang. Karena itu, ada baiknya untuk segera melakukan pemeriksaan sebelum kondisi bertambah parah.
disfungsi ereksi adalah
disfungsi ereksi adalah

Bagaimana Disfungsi Ereksi Dapat Terjadi?

Penyebab dari munculnya masalah disfungsi ereksi adalah akibat faktor fisik dan psikologis. Faktor fisik yang dimaksud berupa beberapa jenis penyakit, seperti penyakit jantung, gangguan hormon tiroid, diabetes tipe 2, stroke, penyakit parkinson, epilepsi, hipertensi, alzheimer, dan masih banyak lagi. Sementara itu, faktor psikis yang memicu seseorang terkena disfungsi ereksi adalah mengalami stres atau depresi, rasa takut atau cemas berlebih, gelisah, serta kurang percaya terhadap diri sendiri.
 


Terjadinya gangguan pada proses ereksi juga bisa disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat, kurang melakukan kegiatan fisik atau olahraga, memiliki kecanduan terhadap alkohol, dan menggunakan obat-obatan terlarang. Selain itu, penyebab lain dari disfungsi ereksi adalah cedera pada organ kelamin, tulang belakang, panggul, dan kandung kemih. Konsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat untuk kanker prostat serta obat penenang juga akan memicu impotensi atau disfungsi ereksi.


Penanganan Tepat Terhadap Masalah Disfungsi Ereksi

Pengobatan tepat terhadap disfungsi ereksi adalah mengonsumsi obat sesuai dengan resep yang dokter berikan. Sebelum melakukan perawatan, dokter biasanya akan mendiagnosis kondisi penderita impotensi melalui beberapa pemeriksaan atau tes lanjutan, seperti:
 
• Tes darah, dilakukan untuk memeriksa adanya tanda-tanda penyakit jantung, diabetes, kadar testosteron yang rendah, serta kondisi kesehatan lain.
 
• Tes urin, bertujuan untuk mencari tanda-tanda penyakit diabetes dan kondisi kesehatan lainnya yang mendasari.
 
• Ultrasonografi, dilakukan untuk merangsang aliran darah dan menghasilkan ereksi yang normal seperti biasa.
 
• Uji psikologis, dilakukan dengan menanyakan beberapa pertanyaan guna mendeteksi depresi serta penyebab psikologis lainnya dari disfungsi ereksi.
 
Jika hasil diagnosis melalui tes sudah didapatkan, maka pengobatan dapat dilakukan dengan berbagai pilihan lain, seperti terapi testosteron dan perangkat vakum. Terapi testosteron dilakukan pada pria yang mengalami disfungsi ereksi akibat rendahnya tingkat hormon testosteron. Sementara untuk perangkat vakum, cara ini dilakukan dengan menggunakan tabung vakum yang dirancang khusus untuk mengalirkan darah ke organ kelamin. Penyakit dapat sembuh dengan cepat jika disertai dengan beberapa pencegahan, berupa:

• Menghentikan kebiasaan merokok.
• Turunkan berat badan jika obesitas.
• Hindari konsumsi minuman beralkohol.
• Komunikasikan hubungan secara terbuka.
• Tidak memakai obat-obatan terlarang.


Segera Konsultasikan dengan Klinik Utama Sentosa

Cara terbaik untuk menangani penyakit disfungsi ereksi adalah berkonsultasi bersama dokter ahli di Klinik Utama Sentosa. Klinik Utama Sentosa merupakan salah satu klinik kesehatan yang khusus menangani penyakit kulit dan kelamin terbaik di wilayah Jakarta. Melakukan perawatan di klinik ini Anda akan mendapatkan keuntungan, salah satunya proses penyembuhan penyakit berlangsung dengan cepat karena peralatan medis yang digunakan sudah canggih serta modern.
 
Klinik Utama Sentosa juga memberikan keringanan biaya kepada semua pasien sehingga tidak perlu mengkhawatirkan berapa banyak uang yang harus dikeluarkan. Selain itu, sebelum melakukan perawatan Anda juga bisa berkonsultasi secara online dan gratis bersama staf medis yang telah berpengalaman. Informasi lebih lanjut mengenai penyakit kulit dan kelamin lainnya, segera lakukan konsultasi atau hubungi hotline Klinik Utama Sentosa di nomor 081366657878.