Sen05Agu201912:13

Adakah Klinik Impotensi Terbaik di Kelapa Gading Jakarta?


Klinik impotensi terbaik di kelapa gading Jakarta dapat Anda jadikan pilihan untuk mengatasi masalah impotensi yang Anda alami. Impotensi atau lemah syahwat adalah salah satu gangguan seksual yang terjadi pada pria. Dikenal juga dengan istilah disfungsi ereksi, impotensi memiliki beberapa dampak terhadap kehidupan seksual seseorang. 

klinik impotensi terbaik di kelapa gading jakarta
klinik impotensi terbaik di kelapa gading jakarta


Impotensi dapat disembuhkan dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan menggunakan terapi impotensi. Sekarang ini juga telah banyak obat untuk impotensi yang dapat digunakan. Bahkan tak sedikit obat alami yang bisa digunakan untuk mengatasi gangguan impotensi. Namun penggunaan obat untuk mengatasi impotensi sebaiknya disesuaikan dengan penyebab dari impotensi itu sendiri. 

Apa itu Impotensi

Impotensi ditandai dengan berbagai gejala, di antaranya seperti gairah seksual yang menurun dan kesulitan untuk mencapai ereksi. Ereksi merupakan sebuah proses mengencang atau membesarnya penis ketika berhubungan seksual. Ereksi ini menjadi salah satu tanda bahwa hubungan seksual akan mencapai klimaks. Dengan adanya klimaks, hubungan seksual dengan pasangan akan mencapai kepuasan. 

Impotensi dapat terjadi karena berbagai hal, mulai dari faktor fisik hingga faktor psikologis. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan adanya impotensi adalah gangguan pada sistem endokrin. Sistem endokrin merupakan bagian yang memiliki tugas untuk memproduksi hormon. Dalam proses metabolisme, reproduksi, maupun hubungan seksual membutuhkan adanya bantuan dari hormon tertentu. Jika yang bertugas untuk memproduksi hormon ini mengalami masalah, maka begitu juga dengan proses ereksi. impotensi ini paling sering dialami oleh pria yang berusia di atas 50 tahun. Namun, bisa juga dialami oleh pria berusia muda, akibat kondisi tertentu. 

klinik impotensi terbaik di kelapa gading jakarta
klinik impotensi terbaik di kelapa gading jakarta

Dampak Impotensi Bagi Pria

Dampak dari terjadinya impotensi pada pria ada banyak. Pasalnya kehidupan seksual merupakan hal yang penting bagi manusia. Jika sampai impotensi dialami oleh pria, maka berikut adalah beberapa dampak yang dapat dialami.

  • Tidak dapat memuaskan pasangan

Dampak yang pertama tentu saja tidak dapat memuaskan pasangannya. Seseorang yang mengalami impotensi akan cenderung kesulitan mencapai dan mempertahankan ereksi karena penis tidak terlalu kencang. Padahal dibutuhkan penis yang kencang untuk melakukan ereksi. Dan pastinya tidak hanya tidak bisa memuaskan pasangan, namun juga kepuasan diri sendiri tidak dapat terjadi. 

  • Infertilitas

Dampak lainnya yang mungkin dialami oleh penderitanya adalah infertilitas atau kemandulan. Kemandulan ini dapat menghambat Anda dan pasangan untuk mendapatkan keturunan. Hal ini karena orang yang mengalami masalah seksual akan kesulitan untuk menghamili pasangannya karena proses memasukkan sperma ke organ kewanitaan dapat dilakukan jika telah mencapai tahap ereksi. 

Untuk mencegah dampak dari impotensi ini, maka Anda dapat melakukan langkah pengobatan. lalu, bagaimana cara mengetahui bahwa Anda terkena impotensi? Caranya dengan melihat dari gejala yang mungkin dialami oleh pria. Untuk mengetahui ciri-ciri maupun gejala yang menandai impotensi, silahkan lakukan konsultasi dengan dokter kami. Klinik kami merupakan klinik impotensi terbaik di kelapa gading Jakarta.

Ciri-ciri Impotensi

Seorang pria yang mengalami impotensi biasanya akan mengalami beberapa gejala seperti di bawah ini. Gejala tersebut dapat dikenali sebagai ciri ciri impotensi sementara


  • Menurunnya gairah seksual

Gairah seksual merupakan faktor yang penting dalam kehidupan seksual pasangan. Ketika gairah seksual seseorang menurun, maka gangguan seksual dapat muncul. Salah satunya adalah impotensi. Bagaimanapun ereksi dipengaruhi oleh aliran darah yang menggerakkan otot pada penis dan akhirnya menyebabkan ereksi. Ketika hal ini terjadi, maka ereksi juga akan sulit untuk dicapai dan dipertahankan. Walaupun dapat mencapai ereksi. maka hanya bisa bertahan dalam waktu singkat. 

  • Kesulitan mencapai ereksi

Ketika mencapai klimaks, maka ereksi dapat terjadi, jika penis tidak dapat mengeras, maka ereksi pun akan sulit untuk dicapai. Saat ereksi tak dapat dicapai, maka kepuasan dalam berhubungan seksual juga tidak dapat terjadi. Selain penderita impotensi, ciri ini juga dapat memberikan dampak bagi pasangannya. Sehingga membuat keharmonisan hubungan dengan pasangan menjadi terganggu.

  • Tidak dapat mempertahankan ereksi

Ciri lainnya yang dapat dilihat dari penderita impotensi adalah tidak dapat mempertahankan ereksi dalam waktu lama. ereksi pada umumnya dapat bertahan selama beberapa waktu. Dan penis mengencang hingga kepuasan tercapai. Namun, ketika impotensi, penis hanya mengeras sebentar kemudian lemas lagi dan hal ini menyebabkan ereksi tidak dapat bertahan lama.

Namun perlu diingat bahwa ciri atau gejala yang dialami setiap orang bisa saja berbeda. Semakin parah gejalanya, maka Anda juga harus segera menghubungi dokter. lakukan konsultasi untuk mengetahui seberapa parah impotensi yang Anda alami. Ketahui penyebab ereksinya agar dapat melakukan pengobatan dengan segera. Impotensi terbagi menjadi tiga tahap yaitu impotensi ringan, sedang, dan juga berat. Seberapa parah tahapnya dapat dilihat dari gejala yang dialami oleh penderitanya. Jika masih pada tahap rendah, biasanya penderita masih bisa berhubungan seksual secara normal. Namun, jika sudah ke tahap yang lebih parah maka perlu dilakukan pengobatan dengan segera. Ada berbagai cara yang bisa digunakan untuk mengatasi impotensi, mulai dengan menggunakan terapi hingga menggunakan obat untuk impotensi. Untuk pengobatan impotensi biasanya disesuaikan dengan penyebab impotensinya, apakah karena stress, diabetes, ataupun faktor lainnya. 

Penyebab dan Pengobatan Impotensi

Terkadang kita tidak dapat mengenali adanya penyakit tertentu hingga kita menemukan gejalanya. Dan impotensi ini dapat menjadi sebuah gejala terjadinya gangguan kesehatan yang kita alami. Salah satunya adalah penyakit jantung atau diabetes yang mempengaruhi aliran darah penyokong terjadinya ereksi. Berikut ini ada beberapa faktor penyebab terjadinya impotensi. 

  • Gangguan hormon

Gangguan pada sistem endokrin merupakan salah satu penyebab terjadinya gangguan pada hormon. Sistem yang bertugas untuk memproduksi hormon ini berpengaruh besar terhadap berbagai aktivitas tubuh mulai dari metabolisme, reproduksi, hingga hubungan seksual. Perubahan kadar hormon ini juga biasanya terjadi pada pria yang berusia lanjut atau 50 tahun ke atas. 

  • Faktor psikologis

Penyebab lainnya yaitu gangguan psikologis seperti stress, depresi, maupun rasa cemas dalam berhubungan seksual yang menyebabkan adanya gangguan. Rasa tertekan yang dialami seseorang akan mempengaruhi fungsi kerja tubuh sehingga berpengaruh terhadap aktivitas berhubungan seksual. 


  • Gangguan kesehatan

Seseorang yang menderita penyakit jantung, hipertensi, maupun diabetes cenderung memiliki masalah aliran darah. Ketika aliran darah tidak berjalan lancar, artinya aliran darah ke penis yang menyebabkan ereksi juga mengalami hambatan. 

Selain ketiga faktor tersebut, disfungsi ereksi juga dapat terjadi akibat pengaruh dari menjalani operasi tertentu. Dampak pasca operasi dapat menyebabkan gangguan impotensi sementara maupun permanen. Gaya hidup yang tidak sehat juga mempengaruhi aktivitas seksual seseorang. Salah satu contohnya adalah aktivitas merokok. Kandungan nikotin dalam rokok dapat menyumbat aliran darah dalam tubuh sehingga mengganggu proses ereksi ketika berhubungan seksual. Pengobatan dan konsultasi untuk impotensi ini dapat dilakukan di klinik impotensi terbaik di kelapa gading Jakarta. Jika ingin melakukan pengobatan di Klinik Utama Sentosa, Anda dapat melakukan registrasinya secara online di 081366657878 .